Liputan6.com, Purwakarta Oyok Mintarsih (62 tahun), tidak berhenti berucap syukur. Tahun 2025 ini, menjadi tahun yang spesial bagi perempuan paruh baya, warga Kampung Pasir Jaya, Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Oyok akhirnya berhasil mendapatkan hunian impiannya yang layak untuk disinggahi. Selama ini, rumah yang terbuat dari bilik itu telah berubah menjadi dinding kokoh. Renovasi itu dilakukan atas bantuan pemerintah melalui program penanganan Rumah Tidak Layak Huni.
Saat ditemui di kediamannya, Oyok menjelaskan, bahwa bantuan itu datang dari pemerintah melalui program Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein. Bantuan itu sangat bermanfaat dan membantu dirinya menjalani hidup di masa tuannya. Terlebih, merenovasi rumah adalah impiannya sejak dulu.
"Alhamdulillah, terima kasih saya haturkan kepada Om Zein, karena telah memperbaiki rumah saya. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT," ujarnya kepada Liputan6.com, Rabu (27/8/2025).
Oyok menjelaskan, sebelum direnovasi oleh pemerintah daerah, kondisi rumahnya memang cukup memprihatinkan. Bahkan, salah satu ruangannya sudah roboh.
Selama ini, dirinya hidup bersama salah satu anaknya. Hampir setiap malam atau saat turun hujan, dirinya kerap diselimuti rasa takut. Apalagi, beberapa bagian atap rumahnya saat itu sudah tak lagi bisa menahan air hujan.
"Kalau hujan, airnya masuk. Memang sudah tidak layak," kata dia.
Pernah Usul Bantuan Perbaikan Rumah
Oyok pun bercerita, sebenarnya dirinya pernah mengusulkan bantuan untuk perbaikan rumahnya ke pemerintah daerah pada 2020 lalu. Hanya saja, hingga pengajuan ke 3 pada 2024 kemarin, permohonannya tak kunjung terealisasi.
Namun, saat Om Zein menjabat Bupati, Oyok mengaku seperti mendapatkan berkah. Pada Juni 2025 kemarin, rumahnya mulai direnovasi melalui program Rutilahu.
"Awal tahun kemarin kalau tidak salah, kerabat saya nyoba-nyoba lagi mengusulkan bantuan. Alhamdulillah, langsung didengar dan dilaksanakan perbaikan. Terima Kasih Om Zein. Saya sangat bahagia," ujar Oyok yang tak henti-hentinya mengucap rasa syukur.
Program Bupati Purwakarta
Sementara itu Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperkim Kabupaten Purwakarta, Ofi Sofyan Gumelar, mengatakan, Mak Oyok memang menjadi salah satu penerima bantuan Rutilahi di 2025 ini.
Adapun program tersebut merupakan salah satu fokus pembangunan yang digagas Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang bertajuk Imah Alus (rumah bagus).
"Tahun ini, kami mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12 miliar dari APBD untuk penanganan Rutilahu. Anggaran tersebut, untuk penanganan 278 unit rumah dengan alokasi bantuan masing-masing sebesar Rp 40 juta per unit," ujar Ofi.
Pihaknya menegaskan, sesuai arahan Om Zein, penanganan Rutilahu menjadi salah sah satu fokus pembangunan daerah. Dalam hal ini, pemerintah punya komitmen besar untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat. Terutama, yang menyangkut dengan kebutuhan hidup layak bagi masyarakatnya.
"Sesuai arahan dari Pak Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein untuk penanganan Rutilahu itu akan dilakukan secara bertahap. Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah yang ingin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.