Demo Depan Polda Jateng Makin Panas, Massa Tak Goyah Meski Disemprot Water Canon dan Gas Air Mata

12 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Demo di depan Mapolda Jateng Jalan Pahlawan, Jumat (29/8/2025) ricuh. Massa melempari Mapolda Jateng dengan berbagai barang yang ditemukan di sepanjang jalan.

Demo ini sebagai bentuk solidaritas bagi Affan Kurniawan driver ojek online yang ditabrak mobil rantis Brimob. Ratusan driver ojek online sudah bersiap di jalan pahlawan.

Aksi massa dibalas dari halaman Polda Jateng dengan semprotan dari water cannon dan tembakan gas air mata. Mendapat tembakan gas air mata, massa dari gabungan mahasiswa, warga dan sejumlah pelajar menyebar hingga di kantor Gubernur Jawa Tengah.

Demo dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Demo diawali dengan orasi dari massa aksi dan menyanyikan sejumlah yel yel dengan tertib di depan pintu masuk Polda Jawa Tengah. Sekitar satu jam berorasi, massa merangsek mendekati pintu gerbang Polda Jateng.

Massa yang mendekati pintu gerbang diiringi lemparan botol. Massa berhasil ditenangkan oleh sejumlah orator melanjutkan aksi di depan gerbang. Belum lama peserta aksi melakukan orasi, sejumlah lemparan barang ke dalam halaman Polda Jateng kembali terjadi.

Umbul-Umbul dan Batu jadi Amunisi

Kali ini, lemparan dari mahasiswa disambut dengan semprotan air dari water canon. Mendapat semprotan air, massa menjauh dari gerbang Polda Jateng yang dijaga tim gabungan. Sejumlah barang yang dilempar seperti umbul-umbul yang biasa dipasang saat tujuh belas agustus, batu dan botol air mineral.

“aksi demo merupakan gabungan masyayrakat sipil, mahasiswa, siswa SMA,” ungkap Riski perwakilan mahasiswa.

“Aksi demo untuk mencari keadilan,” tambahnya.

Saat ini, demo masih berlangsung. Polisi terus menembakan gas air mata yang lari melebar dari depan Polda Jateng ke jalan Pahlawan.

Akibat demo, sejumlah ruas jalan di dekat Polda Jateng mengalami antrean panjang. Bahkan, pengendara di Jalan Sriwijaya antri hingga beberapa kilometer.

Obik Istanto driver ojek online mengaku aksi demo di depan Polda Jateng bukan merupakan aksi yang digelar oleh driver ojek online. Driver yang sebelumnya sempat dikumpulkan Polda Jateng akan menggelar doa bersama pada malam harinya.

Demo di gelar di depan Polda Jateng usai pukul 18.30 pusat aksi bergeser di bundaran air mancur jalan Pahlawan. Ketua koordinator ojek online, Cak Tomas mengatakan, polisi menyatakan telah menetapkan 7 tersangka dalam kasus tewasnya Affan.

"Kami dari ojol akan mengawal terus sampai tuntas," ungkapnya.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |