BNNP Lampung Catat 10 Siswa Terpapar Narkoba, Wali Kota Eva Dwiana Ingatkan Orang Tua Lebih Peka

2 days ago 11

Liputan6.com, Lampung - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung mencatat sebanyak sepuluh pelajar tingkat SMP di Bandar Lampung terpapar penyalahgunaan narkoba.

Temuan itu disampaikan langsung Kepala BNNP Lampung, Brigjen Polisi Norman Widjajadi, di kantornya, Rabu (27/8/2025).

"Berdasarkan laporan dari orang tua maupun guru, memang ada sepuluh pelajar SMP yang terpapar narkotika di Bandar Lampung," ujar Norman, Rabu (27/8/2025).

Dia mengatakan, kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan anak menunjukkan tren peningkatan dan perlu perhatian serius dari berbagai pihak.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta para orang tua lebih intens menjalin komunikasi dengan anak. Menurut dia, sikap terbuka dan perhatian di rumah dapat mencegah remaja terjerumus ke pergaulan berisiko.

"Bunda juga minta kepada orang tua, karena kita tidak tahu anak kita seperti apa. Di rumah anak kelihatan manis, di luar kita tidak tahu gimana. Yang penting komunikasinya saja," ucap Eva.

Dia menilai banyak orang tua terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga kurang meluangkan waktu untuk mendengarkan anak. Padahal, kata Eva, masa remaja adalah periode rentan ketika anak membutuhkan ruang bercerita.

"Kadang anak itu kalau tidak kita tanya, dia diam saja. Sekarang ini kita orang tuanya sibuk, jadi tidak sempat menanyakan keadaan anak," tutur dia.

Eva mencontohkan kebiasaan pribadinya yang membatasi agenda pertemuan di rumah demi bisa bersama keluarga.

"Makanya bunda kalau sudah di rumah tidak menerima tamu. Supaya bisa punya waktu dengan anak-anak," terang dia.

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke wilayah Jakarta melalui jalur darat berhasil digagalkan tim BNN RI. Lewat pengintaian, penguntitan diikuti penyergapan, pelaku akhirnya ditangkap dengan barang bukti kiloan narkotika jenis sabu.

Pentingnya Pengawasan di Sekolah

Selain peran orang tua, Eva juga menekankan pentingnya pengawasan di sekolah. Guru, menurutnya, bisa memberi edukasi bahaya narkoba sekaligus mengarahkan siswa ke kegiatan positif.

"Misalnya dengan mengarahkan anak ke ekstrakurikuler yang bermanfaat, sehingga mereka tidak kepikiran ke hal-hal negatif," tutup dia.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Lampung menggagalkan upaya peredaran narkotika lintas provinsi. Sebanyak 40 kilogram ganja asal Padang, Sumatera Barat, disita dalam penggerebekan di sebuah penginapan di kawasan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pengungkapan kasus itu berlangsung pada Sabtu malam 9 Agustus 2025, sekitar pukul 20.00 WIB.

Polisi turut mengamankan seorang kurir berinisial JM, warga Kecamatan Lubuk Bagalung, Kota Padang.

"Barang bukti 40 kilogram ganja berhasil diamankan bersama seorang kurir berinisial JM," kata Yuni dalam keterangan resmi, Rabu, 27 Agustus 2025.

Pelaku Masih Dikejar

Berdasarkan hasil pemeriksaan, JM tidak berangkat sendirian dari Padang. Dia bersama rekannya berinisial FR. Namun, ketika polisi melakukan penggerebekan, FR sudah tidak berada di penginapan.

"Pelaku FR saat ini masih dalam pengejaran. Dari keterangan JM, mereka berangkat bersama dari Padang, namun FR tidak ada saat penangkapan berlangsung," jelas dia.

Dari keterangan kurir, ganja tersebut rencananya diedarkan di wilayah Kota Bandar Lampung. JM mengaku akan menerima imbalan Rp20 juta jika berhasil menyelundupkan barang haram itu.

"Kini kami masih terus memburu keberadaan FR sekaligus menelusuri jaringan narkoba antarprovinsi yang berusaha memasok ganja ke Lampung," tutup dia.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |