Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan sejumlah emiten baru. Hal ini seiring beberapa perusahaan akan menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO).
Perusahaan yang melakukan IPO antara lain PT Pancaran Samudera Transport Tbk, PT Diastika Biotekindo Tbk, PT Merry Riana Edukasi Tbk, dan PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk.
Berikut rincian perusahaan yang menggelar IPO seperti dikutip dari laman e-ipo dan keterangan resmi, ditulis Rabu (25/6/2025):
1.PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT)
PT Pancaran Samudera Transport Tbk yang bergerak di jasa pelayaran dan pengangkutan barau ini akan melepas maksimal 222.353.000 lembar saham atau maksimal 15% dari jumlah seluruh modal ditempatkan.
Perseroan menawarkan harga saham perdana di kisaran Rp 850-Rp 900 per saham. Dengan demikian, Perseroan akan menerima dana segar maksimal Rp 200 miliar. Demikian mengutip dari keterangan resmi Perseroan.
Perseroan juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan atau Employee Stock Allocation (ESA) dengan mengalokasikan saham sebanyak-banyaknya 555.000 saham, atau sebanyak-banyaknya sebesar 0,249% dari jumlah saham IPO.
Pada aksi korporasi ini, Perseroan telah menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Jadwal IPO
Pemakaian dana IPO:
1.Sebesar Rp 175 miliar akan digunakan Perseroan untuk melakukan penyetoran modal kepada Perusahaan Anak Perseroan, yaitu PT Pancaran Karya Shipping (PKS), dalam bentuk ekuitas, sebanyak-banyaknya 175.000 saham baru yang akan dikeluarkan oleh PKS.
Dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru akan digunakan oleh PKS untuk pembelian dua unit kapal bulk carrier, dengan tujuan untuk memperkuat armada dalam proyek Perseroan. Rencana pembelian kapal bulk carrier tersebut berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Kapal antara PT Pancaran Maritim Transportindo (PMT) dan PKS. PMT merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan.
2.Sisanya akan digunakan untuk keperluan modal kerja Perseroan yang berupa bahan bakar kapal.
Setelah IPO, pemegang saham Perseroan antara lain PT Profitama Hasil Indah sebesar 60,35% dan PT Surya Mitra Pancaran sebesar 24,65% dan masyarakat sebesar 15%.
Perkiraan Jadwal IPO
- Masa Penawaran Awal : 23 – 25 Juni 2025
- Perkiraan Tanggal Efektif : 30 Juni 2025
- Perkiraan Masa Penawaran Umum Perdana Saham : 2 – 4 Juli 2025
- Perkiraan Tanggal Penjatahan : 4 Juli 2025
- Perkiraan Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik : 7 Juli 2025
- Perkiraan Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 8 Juli 2025
2.PT Diastika Biotekindo Tbk
PT Diastika Biotekindo Tbk, perusahaan yang bergerak di usaha distributor alat kesehatan ini menawarkan maksimal 815 juta saham ke publik atau maksimal 20,04% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan nilai nominal Rp 20 per saham.
Perseroan menawarkan harga IPO di kisaran Rp 120-Rp 140 per saham. Dengan demikian dana yang akan diraup dari IPO antara Rp 97,80 miliar-Rp 114,10 miliar. Dana IPO itu akan digunakan untuk modal kerja sehingga mendukung kegiatan operasional Perseroan.
“Alasan dan latar belakang penggunaan dana untuk modal kerja adalah rencana Perseroan untuk ikut serta dalam proyek pengadaan program SIHREN (Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network), SOPHI (Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia), dan InPLUS (Indonesia – Public Laboratory System Strengthening) oleh Kementerian Kesehatan, dengan estimasi nilai pengadaan sebesar Rp 100 miliar,” demikian seperti dikutip dari laman e-ipo.
Perseroan telah menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Setelah IPO, pemegang saham Perseroan antara lain PT Optel Investama Mulia sebesar 61,20%, Dra TH M Nelly Susanti sebesar 16%, Healthy Aliance Limited sebesar 2,3% dan masyarakat sebesar 20,04%.
Jadwal sementara IPO antara lain:
- Masa penawaran awal pada 23-25 Juni 2025
- Tanggal efektif pada 30 Juni 2025
- Masa penawaran umum pada 2-8 Juli 2025
- Tanggal penjatahan pada 8 Juli 2025
- Tanggal distribusi saham secara elektronik pada 9 Juli 2025
- Tanggal pencatatan saham di BEI pada 10 Juli 2025
3.PT Merry Riana Edukasi Tbk
PT Merry Riana Edukasi Tbk, perusahaan holding yang menaungi anak perusahaan di bidang pendidikan sebagai lembaga kursus dan pelatihan ini menawarkan maksimal 266,66 juta saham dengan nilai nominal Rp 12,5 per saham dalam rangka IPO.
Jumlah saham yang dilepas ke publik itu setara 25% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Adapun harga saham perdana yang ditawarkan di kisaran Rp 110-Rp 150 per saham. Dengan demikian, maksimal dana yang diraup dari IPO sebesar Rp 39,99 miliar.
Selain itu, Perseroan juga menggelar program employee stock allocation (ESA) maksimal 5% dari jumalh saham yang ditawarkan dari IPO atau maksimal 13,33 juta saham.
Perseroan akan memakai dana IPO sekitar 65% untuk biaya sewa lokasi learning centre kepada pihak ketiga di perjanjian kemitraan, biaya marketing atau iklan secara online melalui Meta Acts, biaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), biaya perlengkapan pengajaran dan biaya kantor.
Sisa dana IPO sekitar 35% akan disalurkan Perseroan kepada PT Merry Riana Akademi Tujuh.
Dalam rangka IPO ini, Perseroan telah menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Adapun setelah IPO dan pelaksanaan ESA, pemegang saham Perseroan antara lain PT Merry Riana Indonesia sebesar 56,25%, PT Tancorp Investama Mulia sebesar 18,75%, masyarakat sebesar 23,75% dan karyawan atau program ESA sebesar 1,25%.
Jadwal IPO:
- Masa penawaran awal pada 24-26 Juni 2025
- Tanggal efektif pada 30 Juni 2025
- Masa penawaran umum pada 2-7 Juli 2025
- Tanggal penjatahan pada 7 Juli 2025
- Tanggal distribusi saham secara elektronik pada 8 Juli 2025
- Tanggal pencatatan saham di BEI pada 9 Juli 2025
4.PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk
PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk, perusahaan bergerak di bidang perdagangan besar telekomunikasi dan aktivitas konsultasi manajemen akan menawarkan maksimal 1,16 miliar saham dalam rangka IPO dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Jumlah saham yang dilepas itu maksimal 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
Harga saham IPO Perseroan yang ditawarkan Rp 160-Rp 180 per saham. Jumlah dana IPO yang akan diraup Perseroan maksimal Rp 208,80 miliar.
Perseroan akan memakai dana IPO sekitar 26,76% untuk pembelian tanah dan bangunan milik pihak afiliasi Perseroan. Lalu sekitar 29,73% untuk pinjaman kepada perusahaan anak yakni PT Graha Prima Mentari Tbk dengan suku bunga pinjaman 9% dalam waktu lima tahun. Lalu sisanya akan dipakai untuk modal kerja Perseroan.
Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia.
Setelah IPO, pemegang saham Perseroan antara lain Rudy Susanto Wijaya Kaswan sebesar 56%, Agus Susanto sebesar 24% dan masyarakat sebesar 20%.
Berikut jadwal IPO Perseroan:
- Masa penawaran awal pada 24 Juni 2025-26 Juni 2025
- Tanggal efektif pada 30 Juni 2025
- Masa penawaran umum perdana saham pada 2 Juli 2025-4 Juli 2025
- Tanggal penjatahan pada 4 Juli 2025
- Tanggal distribusi pada 7 Juli 2025
- Tanggal pencatatan di BEI pada 8 Juli 2025