Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, resmi menerima bendera pataka Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) dari Ketua Umum KORMI Nasional, Adil Hakim, dalam seremoni penutupan FORNAS VIII di Hotel Lombok Astoria, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat malam (1/8/2025).
Penyerahan pataka dilakukan sebagai simbol penunjukan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah FORNAS IX tahun 2027. Prosesi tersebut turut disaksikan oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), serta jajaran KORMI Nasional.
"Penutupan FORNAS VIII memiliki amanah besar untuk mengolahragakan masyarakat dan membuat Indonesia bahagia," ujar Gubernur Anwar Hafid dalam keterangannya usai menerima pataka.
Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan KORMI Nasional kepada Sulawesi Tengah. “Ini adalah rezeki dari Allah SWT untuk masyarakat kami. Kami siap menjadi tuan rumah terbaik. Kami ini berani dan petarung,” tegasnya.
Lebih dari sekadar menjadi tuan rumah, Anwar Hafid menargetkan Sulawesi Tengah menjadi juara umum FORNAS IX. “Kami siap mengibarkan panji-panji KORMI di Sulawesi Tengah. KORMI akan berjaya, gemilang, dan dicintai masyarakat Indonesia,” imbuhnya.
Ketua Umum KORMI Nasional, Adil Hakim, menyampaikan optimisme terhadap kesiapan Sulawesi Tengah. “Saya yakin budaya, alam, dan masyarakat Sulawesi Tengah sudah sangat siap. Kita punya dua tahun untuk mempersiapkan semuanya secara matang,” ujarnya.
Perlengkapan olahraga padel, seperti raket padel terbilang cukup mahal. Bahkan beberapa brand mewah ikut merilis raket padel dengan nilai fantastis yang tembus dengan harga di atas Rp 10 juta. Penasaran? Yuk simak selengkapnya dalam Fimela Update ber...
Mekanisme Open Bidding
Adil juga menjelaskan, penyerahan pataka merupakan bagian resmi dari closing ceremony FORNAS VIII dan telah disepakati bersama antara Sekretariat Wakil Presiden, Kemenpora, serta jajaran KORMI Nasional.
Penunjukan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah dilakukan melalui mekanisme open bidding sejak 1 Juli 2025.
“KORMI Daerah dan seluruh Inorga yang bernaung di bawahnya merupakan bagian dari masyarakat yang tumbuh secara mandiri. Sulawesi Tengah memiliki semua potensi untuk menjadi penyelenggara yang sukses,” katanya.
KORMI Nasional menegaskan bahwa penunjukan tersebut dilakukan berdasarkan Anggaran Rumah Tangga (ART) KORMI, khususnya BAB VIII poin 2, yang menyebutkan bahwa FORNAS merupakan tanggung jawab Pengurus KORMI Nasional. Penetapan lokasi juga merujuk pada Pasal 31 Ayat 2 ART KORMI melalui rapat kerja nasional.
Turut hadir dalam acara penutupan FORNAS VIII, antara lain Bupati Donggala Vera Laruni, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Kadispora Sulawesi Tengah Drs. Irvan Aryanto, M.Si, serta Ketua KORMI Sulawesi Tengah H. Saifullah Djafar, M.Si.
Dengan diterimanya bendera pataka, Sulawesi Tengah kini mengemban tanggung jawab besar menyukseskan perhelatan olahraga masyarakat dua tahun mendatang, yang diharapkan tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dalam keberagaman Indonesia.