RSUD Daya Makassar Disorot, Viral Lomba 17 Agustus di Lobi Bertepatan dengan Kabar Pasien Meninggal

1 week ago 17

Liputan6.com, Jakarta Sebuah video yang memperlihatkan kegiatan lomba dalam rangka perayaan 17 Agustus di lobi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi ramai perbincangan di dunia maya, hingga berbuah viral.

Salah satu alasannya, karena komentar warganet yang merasa kegiatan perayaan 17 Agustus tersebut menganggu pelayanan dan pasien. Bahkan, sempat beredar kabar, di waktu bersamaan seorang pasien yang tengah dirawat di ruang ICU meninggal dunia. 

Terkait hal itu, Humas RSUD Daya Makassar, Wisnu membenarkan kegiatan lomba 17-an tersebut. Menurut dia, kegiatan yang digelar pada Jumat 15 Agustus 2025 tak menganggu karena digelar di lantai yang berbeda dengan ruang perawatan.

"Memang kemarin ada kegiatan lomba di area lobi lantai 1. Kebetulan di lantai 2 ruang ICU ada pasien yang meninggal. Dan memang beda ruangan, beda lantai, tidak ada kaitannya," kata Wisnu kepada Liputan6.com, Sabtu (16/8/2025).

Ada yang Meninggal Tapi Tak Ada Keluhan dari Keluarga

Wisnu pun mengklaim bahwa sejauh ini tidak ada keluhan dari keluarga pasien yang meninggal.

Hanya saja ada salah seorang keluarga yang hendak ke ruangan ICU kemudian memvideokan kegiatan lomba tersebut lalu mengunggahnya ke media sosial hingga akhirnya viral.

"Kebetulan saja keluarga pasien yang mau melihat keluarganya (yang meninggal) itu kan lewat lobi, dan kebetulan lagi banyak orang di situ, mereka sempat mengambil gambar dan mem-posting," terangnya.

Lebih jauh, Wisnu menjelaskan bahwa pasien tersebut meninggal sekitar pukul 14.00 Wita. Dan sebelum meninggal pasien itu telah mendapatkan perawatan dan pelayanan maksimal dari pihak rumah sakit.

"Jadi sebenarnya, sama keluarga yang berduka tidak ada keluhan. Kami dari pihak rumah sakit kemarin sudah fasilitasi mobil ambulans untuk mengantar jenazah ke rumah yang bersangkutan," ucapnya.

Berlangsung Singkat

Saat ditanya apakah kegiatan itu mengganggu pasien-pasien yang tengah dirawat, Wisnu memastikan hal itu tidak mengganggu.

Menurutnya,  perlombaan dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia itu hanya berlangsung sebentar.

"Cuma sehari dan hanya berlangsung singkat. Dari selesai Jumat sekitar jam 1 siang dan selesai sore sebelum jam 4," kata Wisnu.

Klaim Tak Terlalu Berisik

Meski dalam video yang beredar terdengar suara pemandu acara melalui pengeras suara dan tawa yang cukup berisik di area lobi rumah sakit, Wisnu memastikan bahwa kegiatan tidak seberisik dalam video yang viral di media sosial tersebut.

"Jadi kalau kemarin kita lihat kegiatan tidak terlalu ribut (berisik) karena durasinya pendek dan tidak pakai musik yang besar suaranya," dia menegaskan.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |