Program BSPS Kementerian PKP Bantu Purwakarta Sukseskan Pembangunan Rumah Tak Layak Huni

3 days ago 12

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta memaksimalkan penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di tahun 2025. Program tersebut merupakan salah satu fokus pembangunan yang digagas Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein bertajuk Imah Alus (rumah bagus).

Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperkim Kabupaten Purwakarta Ofi Sofyan Gumelar mengatakan, pembangunan Rutilahu itu akan dilakukan secara bertahap sesuai arahan bupati. "Tahun ini, kami mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar untuk penanganan Rutilahu," ujar Ofi kepada Liputan6.com, Selasa (26/8/2025).

Selain menyiapkan alokasi anggaran melalui APBD, Ofi menjelaskan, pihaknya bersyukur karena untuk penanganan Rutilahu ini pemerintah daerah terbantu juga dari anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

"Alhamdulillah, tahun ini kita mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian," jelas dia.

Penanganan Rutilahu Tahun 2025 Alami Peningkatan

Dalam program BSPS Delineasi Perdesaan Tahun Anggaran 2025 ini, kata Ofi, diperkirakan ada sebanyak 317 calon penerima bantuan. Pihaknya masih melakukan verifikasi teknis bagi calon penerima sesuai arahan dari pemerintah pusat, termasuk petunjuk teknis untuk program pembangunan rumah swadaya tersebut.

"Saat ini, masih dalam tahap verifikasi teknis," jelas dia.

Terkait penanganan Rutilahu di wilayah Purwakarta, akan dilakukan secara bertahap. Sebab, masih terdapat 10.775 unit Rutilahu yang tersebar di sejumlah wilayah. "Khusus anggaran yang ada di kita (APBD), itu untuk penanganan 278 unit rumah dengan alokasi bantuan masing-masing sebesar Rp 40 juta per unit," ujar Ofi.

Menurut Ofi, penanganan rutilahu di tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya. Dari data yang ada, di tahun 2024 kemarin Rutilahu yang telah diperbaiki mencapai 85 unit. Sedangkan, di tahun ini meningkat jadi 278 unit.

"Dari sisi besaran anggaran perbaikannya pun meningkat. Yang sebelumnya hanya Rp 20 juta per unit, kini menjadi Rp 40 juta per unit," jelas dia.

278 Unit Rumah Warga Direncanakan Akan Dibangun Sepanjang Tahun 2025

Dalam hal ini, pihaknya optimistis program penanganan Rutilahu bisa berjalan sesuai harapan. Seperi halnya yang telah diintruksikan oleh Bupati Purwakarta melalui program Imah Alus.

Ofi menyebutkan, anggaran yang dialokasikan untuk penanganan rutilahu ini merupakan anggaran yang bersumber dari APBD kabupaten. Alokasinya mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menginformasikan jika penanganan rutilahu sepanjang tahun 2024 lalu, sudah sesuai rencana. Sampai akhir Desember 2024, sebanyak 85 unit rumah warga tidak mampu telah dibangun menjadi rumah layak huni.

Begitu pula di tahun 2025 ini, pihaknya optimistis akan terealisasi sesuai target. Sehingga sampai akhir Desember 2025 mendatang, ada 278 unit rumah warga yang dibangun dan menjadi rumah layak huni.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |