Profil Ari Askhara Mantan Bos Garuda Indonesia yang Kini Pimpin HUMI

10 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki awal tahun 2026, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melakukan penyegaran jajaran manajemen. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (14/1), perseroan secara resmi menunjuk I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara sebagai Direktur Utama yang baru.

Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Ari Askhara ditunjuk untuk menggantikan Tirta Hidayat yang sebelumnya menjabat di HUMI. Diketahui, Tirta diangkat sebagai Direktur Utama berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa No. 15 tanggal 3 November 2022.

Pergantian ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kepemimpinan di sektor transportasi energi dan infrastruktur maritim.

Berikut profil dan rekam jejak Ari Askhara yang kembali dipercaya memimpin perusahaan besar PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (15/1/2026).

Latar Belakang Pendidikan

Bernama lengkap I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra lahir di Jakarta pada 13 Oktober 1971. Ia mengawali perjalanan profesionalnya di sektor keuangan, khususnya perbankan, sebelum terjun lebih jauh ke dunia korporasi nasional.

Dari sisi akademik, Ari merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di bidang Administrasi Bisnis dengan konsentrasi International Finance di Universitas Indonesia.

Kombinasi latar belakang pendidikan ekonomi dan pengalaman awal di sektor finansial menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya, terutama saat dipercaya mengisi posisi strategis di berbagai perusahaan besar.

Rekam Jejak di BUMN dan Sorotan Publik

Sebelum dikenal luas publik, Ari Askhara sempat menjabat sebagai Executive Director Natural Resources Group and SOE di ANZ Bank Indonesia. Ia juga pernah menduduki jajaran direksi di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem.

Kariernya berlanjut ke sektor transportasi dan logistik. Ari pernah menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada periode 2014–2016, lalu dipercaya memimpin PT Pelindo III sebagai Direktur Utama sejak Mei 2017 atas penunjukan Menteri BUMN saat itu, Rini Soemarno.

Puncak kariernya terjadi ketika kembali ditunjuk sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia pada September 2018. Namun, pada Desember 2019, ia diberhentikan dari jabatannya menyusul kasus penyelundupan barang ilegal berupa sepeda motor Harley Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat Airbus A330-900 Neo.

Kini, dengan amanah baru di Humpuss Maritim, Ari Askhara kembali mendapat sorotan publik terkait kiprahnya di dunia korporasi nasional.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |