Renault dan Nissan Siapkan SUV Baru Penantang Hyundai Creta

1 week ago 30

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan di segmen SUV kompak tampaknya akan memasuki babak baru. Renault dan Nissan merupakan dua nama besar dalam aliansi otomotif global yan kini sedang menuntaskan pengembangan SUV terbarunya yang sudah dijadwalkan hadir mulai 2026. Langkah ini bukan hanya sebatas penyempurnaan lini produk saja, tetapi mencerminkan strategi kebangkitan aliansi setelah melalui masa konsolidasi yang cukup lama.

Meningkatnya permintaan SUV di beberapa negara, kedua produsen ini melihat peluang yang besar untuk kembali memperkuat posisi di pasar yang kini didominasi oleh Hyundai Creta, terutama di wilayah Asia seperti India dan Indonesia.

Dilansir gaadiwaadi, SUV ini akan dibangun menggunakan platform modular yang memungkinkan pabrikan menghadirkan fitur dan desain sesuai dengan kebutuhan pasar global. Model ini sudah dirancang agar relevan di berbagai negara, dari pasar yang sensitif harga hingga wilayah yang mengutamakan fitur premium.

Ini merupakan alasan mengapa mobil ini digadang mempunyai standar fitur lebih lengkap, mulai dari sistem hiburan yang kekinian hingga teknologi keselamatan yang semakin penting bagi konsumen muda di kawasan Asia Tenggara.

Langkah kedua produsen ini menjadi sebuah sinyal yang kuat bahwa aliansi tersebut kembali melaju dengan agresif setelah sebelumnya terlihat lebih berhati-hati. Para pengamat sudah menilai strategi untuk masuk ke pasar SUV kompak merupakan langkah yang tepat mengingat pada segmen ini masih memiliki potensi pertumbuhan besar.

Dengan persiapan yang matang dari sisi teknologi, platform, dan harga yang kompetitif, model ini berpeluang memengaruhi dinamika pasar. Kini publik hanya tinggal menunggu bagaimana eksekusi final dari proyek besar yang sudah mulai menarik perhatian industri otomotif global tersebut.

Platform Modular Jadi Andalan Utama

SUV baru dari Renault dan Nissan akan memanfaatkan platform modular generasi baru yang sudah dirancang lebih fleksibel, efisien, dan mudah disesuaikan untuk beragam tipe kendaraan.

Keunggulan platform ini memungkinkan pabrikan dapat menciptakan desain berbeda tanpa perlu membangun basis dari awal, sehingga biaya pengembangan dapat ditekan dan harga jual bisa menjadi lebih kompetitif, terutama untuk pasar yang sensitif terhadap harga.

Meskipun menggunakan platform yang sama, namun kedua produsen ini tetap mempertahankan identitas desainnya masing-masing. Pada bagian mesin, Renault dan Nissan disebut akan menyediakan pilihan mesin turbo dan sistem mild hybrid untuk memenuhi regulasi emisi terbaru.

Hal ini menjadikan sebuah upaya untuk meningkatkan performa sekaligus efisiensi bahan bakar, sejalan dengan tren elektrifikasi ringan yang kini populer di industri global.

Menyasar Pasar Global Termasuk Indonesia

Tidak hanya fokus pada pasar India saja, Renault dan Nissan sedang mempersiapkan SUV barunya agar cocok untuk pasar global lainnya, termasuk Asia Tenggara.

Hal ini berarti dari segi fitur dan spesifikasinya harus menyesuaikan kebutuhan konsumen di wilayah tersebut, yang semakin menuntut teknologi keselamatan aktif seperti ADAS.

Indonesia menjadi pasar yang penting bagi aliansi ini karena penjualan SUV kompak terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat.

Hyundai Creta sudah memiliki pijakan stabil, kehadiran pesaing daru dari Renault dan Nissan berpotensi menggoyangkan pasar jika ditawarkan dengan fitur lebih lengkap dan harga kompetitif.

Dukungan purna jual juga diyakini akan menjadi bagian dari strategi besar aliansi untuk memperkuat kepercayaan konsumen.

Desain Lebih Modern dan Fitur Lebih Kaya

Dari sisi tampilan, keduanya akan menawarkan bahasa desain yang berbeda sesuai karakternya masing-masing. Renault disebut akan menghadirkan gaya eksterior lebih tegas dan penuh garis geometris, sementara Nissan diperkirakan akan membawa tampilan sporty yang sudah menjadi ciri khas globalnya.

Pada bagian interior, SUV ini diperkirakan mendapatkan sentuhan yang modern seperti layar sentuh yang besar, panel instrument digital, hingga fitur konektivitas lengkap.

Para konsumen juga kemungkinan akan disuguhi pilihan fitur premium seperti panoramic sunroof, ventilated seats, hingga teknologi keselamatan aktif. Renault dan Nissan tampaknya tidak ingin ketinggalan dalam hal kelengkapan fitur.

Dengan momentum peluncuran yang semakin dekat ini, SUV terbaru Renault dan Nissan ini berpeluang menjadi salah satu model yang paling ditunggu tahun depan. Strategi agresif kedua pabrikan dalam menantang Hyundai Creta menandakan bahwa persaingan di segmen SUV kompak akan semakin sengit.

Jika semua rencana berjalan dengan mulus, SUV anyar ini menjadi penantang serius yang mampu mengubah peta persaingan, termasuk di pasar Indonesia.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |