Tips Mudik Lebaran 2026: Cek Mobil Sebelum Perjalanan Jauh

2 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Bagi masyarakat yang berencana mudik atau berwisata saat libur Lebaran, memastikan kondisi mobil dalam keadaan prima menjadi hal wajib. Pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan jauh penting dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan di jalan.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menyarankan agar pemilik kendaraan mengecek komponen-komponen utama yang berhubungan langsung dengan keselamatan.

"Tekanan ban saat dingin harus sesuai rekomendasi pabrikan, tapak, dinding ban, benjolan, retak, serta keberadaan ban cadangan wajib diperiksa," katanya dikutip dari Antara, Selasa (3/3/2026).

Menurut dia, tekanan ban yang kurang dapat mempercepat keausan, meningkatkan risiko pecah ban, serta membuat konsumsi bahan bakar lebih boros.

Selain ban, pengendara juga perlu memastikan lampu, wiper, klakson, dan cairan penting kendaraan dalam kondisi baik.

Sistem pengereman dan kelistrikan juga tidak boleh luput dari perhatian, terutama jika mobil akan digunakan untuk perjalanan lintas kota dengan durasi panjang.

Pemilik Mobil Mesin Bensin dan Manual Perlu Perhatian Khusus

Untuk mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE), Yannes mengingatkan pentingnya memeriksa oli mesin, filter oli, coolant radiator, minyak rem, kondisi belt dan selang, hingga aki 12 volt.

"Bila oli sudah gelap, kental, atau mendekati interval penggantian, segera ganti sebelum berangkat," kata Yannes.

Ia juga mengingatkan agar gejala seperti rem kurang pakem, setir terasa tidak stabil, aki melemah, atau AC tidak dingin segera ditangani sebelum perjalanan.

Khusus mobil transmisi manual, kondisi pelat kopling perlu dipastikan masih prima. Hal ini penting untuk mencegah overheat dan risiko mogok saat menghadapi kemacetan panjang atau cuaca panas selama arus mudik.

Pemeriksaan sebaiknya dilakukan satu hingga dua pekan sebelum keberangkatan agar bengkel memiliki waktu cukup untuk mengidentifikasi dan memperbaiki potensi masalah.

Mobil Listrik: Rencanakan Rute dan Isi Daya 80–100 Persen

Bagi pengguna mobil listrik, pemeriksaan tidak kalah penting. Komponen yang perlu dicek antara lain aki 12V, kabel dan port pengisian daya, serta sistem baterai dan pendinginannya.

Pengguna mobil listrik disarankan merencanakan rute perjalanan sekaligus titik pengisian daya menggunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps, PLN Mobile, atau Voltron.

Menjelang keberangkatan, baterai sebaiknya diisi hingga 80 persen sampai 100 persen untuk memastikan jarak tempuh optimal.

Jika muncul tanda peringatan pada aki 12V, gangguan pengisian, atau performa charging yang tidak normal, kendaraan sebaiknya segera dibawa ke bengkel resmi.

Menurut Yannes, pemeriksaan menyeluruh dan penggantian komponen kritis sebelum perjalanan jauh dapat meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus meminimalkan risiko mogok dan kecelakaan selama mudik Lebaran.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |