Edwin Soeryadjaya Beli 1,53 Juta Saham SRTG, Segini Nilainya

3 days ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), Edwin Soeryadjaya menambah kepemilikan saham SRTG pada awal Februari 2026.Tujuan pembelian saham SRTG ini untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (5/2/2026), Edwin Soeryadjaya membeli saham SRTG secara bertahap pada 2 Februari 2026 dan 4 Februari 2026. Pertama, Edwin membeli 488.700 saham SRTG dengan harga Rp 1.629 per saham pada 2 Februari 2026. Kedua, ia membeli 1.045.000 saham SRTG dengan harga Rp 1.608 per saham pada 4 Februari 2026. Dengan demikian, total nilai pembelian saham sebanyak 1.533.700 dengan nilai pembelian Rp 2,47 miliar.

“Tujuan transaksi untuk investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi pembelian saham SRTG, Edwin Soeryadjaya memiliki 4,86 miliar saham SRTG atau setara 35,88%. Sebelumnya ia memiliki saham SRTG sebesar 35,87%.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 4 Februari 2026, harga saham SRTG naik 4,65% ke posisi RP 1.695 per saham. Harga saham SRTG dibuka naik 20 poin ke posisi Rp 1.640 per saham. Saham SRTG berada di level tertinggi Rp 1.715 dan level terendah Rp 1.625 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.118 kali dengan volume perdagangan saham 130.823 saham. Nilai transaksi Rp 21,9 miliar.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau pada perdagangan saham Rabu, 4 Februari 2026. IHSG hari ini menguat di tengah kenaikan sektor saham basic. Selain itu, kenaikan IHSG terjadi di tengah lonjakan saham ESSA dan ANTM.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup menguat 0,30% ke posisi 8.146,71. Indeks saham LQ45 bertambah 1,1% ke posisi 832,79. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Sektor Saham

Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.194,68 dan level terendah 8.050,39. Sebanyak 391 saham melemah sehingga bebani IHSG. 301 saham menguat dan 125 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 2.890.404 kali dengan volume perdagangan 45,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 25,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.759.

Dari 11 sektor saham, mayoritas sektor saham melemah. Sektor saham consumer siklikal susut 4,02% dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi melemah 1,16%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 1,63%, sektor saham kesehatan merosot 00,33%. Selanjutnya sektor saham property terpangkas 0,79% dan sektor saham infrastruktur susut 2,41%.

Lalu sektor saham basic mendaki 3,32% dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham industry menanjak 0,72%, sektor saham keuangan mendaki 1,16%, sektor saham teknologi mendaki 0,03% dan sektor saham transportasi  meroket 0,17%.

Saratoga Bagikan Dividen dan Umumkan Komisaris Baru

Sebelumnya, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mengumumkan pembagian dividen tunai sebanyak-banyaknya sebesar Rp 200 miliar atau sekitar Rp 14,75 per lembar saham untuk tahun buku 2024. Rencana ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, Rabu 25 Juni 2025.

Keputusan ini mencerminkan komitmen Saratoga untuk terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham, didukung oleh kinerja portofolio yang solid dan arus kas yang kuat sepanjang 2024.

Direktur Keuangan Saratoga Lany D. Wong mengatakan, di tengah kondisi pasar yang dinamis, Saratoga mampu menjaga stabilitas portofolio investasi dan likuiditas yang solid sepanjang tahun 2024.

Perusahaan mencatatkan perolehan dividen dari portofolio investasi sebesar Rp 3,8 triliun, didukung oleh implementasi strategi investasi yang disiplin, selektif, dan berfokus pada sektor-sektor strategis yang memiliki pertumbuhan jangka panjang. Sepanjang 2024, Saratoga berhasil mempertahankan struktur keuangan yang kuat dan efisien, di dukung oleh kinerja positif dari perusahaan portofolio investasi.

"Hal ini memungkinkan kami untuk terus menjalankan strategi investasi yang berfokus pada penciptaan nilai dan mampu memberikan hasil nyata kepada para investor melalui pembagian dividen tunai,” kata Lany dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (27/6/2025).

Susunan Dewan Komisaris Terbaru

Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan menyampaikan bahwa Saratoga senantiasa membuka ruang bagi perspektif baru guna memperkaya pengambilan keputusan strategis dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus memastikan Perusahaan tetap adaptif dan siap menjawab tantangan maupun peluang di masa mendatang.

Dalam RUPST ini pemegang saham Saratoga juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan sebagai bagian dari langkah strategis penyegaran struktur tata kelola. Saratoga mengangkat Aria Kanaka dan Stephanus Harjanto T. sebagai Komisaris Independen, menggantikan Anangga W. Roosdiono dan Sidharta Utama.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Dewan Komisaris yang telah menyelesaikan masa jabatannya atas kontribusi dan dedikasinya dalam mendukung pertumbuhan Saratoga. Di saat yang sama, kami juga menyambut kehadiran Dewan Komisaris baru yang kami yakini akan membawa perspektif dan pengalaman berharga untuk memperkuat arah strategis kami ke depan,” ungkap Devin.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |