Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Keuangan ingin mencontek keberhasilan India yang mampu meningkatkan basis investor ritelnya di pasar modal. Harapannya, hal itu bisa meningkatkan perannya untuk menggerakkan pasar modal.
Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal, Kemenkeu, Arief Wibisono menilai investor ritel memegang salah satu peran penting. Maka, diperlukan perluasannya di pasar modal Indonesia.
"Perluasan basis investor retail juga masih menjadi salah satu yang perlu dilakukan," kata Arief dalam Capital Market Seminar 2026, di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (5/2/2026).
Dia mengisahkan pasar modal India yang mampu berkembang pesat dalam 5 tahun terakhir. Salah satu jurusnya dengan peningkatan investor ritel, turut juga melirik reksadana sebagai motor penggeraknya.
"India menerapkan skema systemic investment plan, yaitu metode investasi terstruktur, di mana investor berinvestasi dalam jumlah tertentu secara rutin, dan otomatis. Ini perlu kita kaji," ucap dia.
"Ini juga telah membuktikan bahwa dampak positif akan kalau kita juga melakukan hal sama dengan India," sambung Arief.
Investor Masih Ragu
Sebelumnya, Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Arief Wibisono menilai investor masih ragu untuk masuk ke pasar modal Indonesia. Likuiditas menjadi salah satu pertimbangannya.
Dia menjelaskan, likuiditas pasar menjadi salah satu pertimbangan investor. Aspek ini juga yang turut menjadi perhatian investor ke pasar modal Indonesia.
"Dalam pertemuan dengan berbagai kalangan, salah satu hal yang penting, yang perlu kita catat adalah investor masih ragu untuk masuk ke pasar modal Indonesia. Karena masih ada kekhawatiran akan mengalami kesulitan jika ingin keluar," ungkap Arief dalam Capital Market Seminar, di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (5/2/2026).
Peningkatan Likuiditas
Melihat kondisi tersebut, Arief menilai kalau likuiditas menjadi syarat penting yang perlu ditingkatkan. Hal ini disebut mampu meningkatkan kepercayaan investor ke pasar modal RI.
"Hal ini akan mempermudah masuk dan keluarnya investor, dan meningkatkan daya tarik dan daya saing pasar modal kita," katanya.
Arief juga mencatat, kapitalisasi pasar modal Indonesia menjadi yang terbesar secara nominal di antara negara ASEAN. "Namun, jika kita melihat kapitalisasinya, pasar modal secara free vote adjusted, yaitu berdasarkan saham yang berada di publik, peringkat pasar modal Indonesia turun," ujar dia.
Peran Pasar Modal ke Ekonomi RI
Dia menjelaskan lagi, peran pasar modal ke perekonomian Indonesia masih terbatas. Ini terlihat dari indikator kapitalisasi pasar saham terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yang masih stagnan pada kisaran 40-50 persen.
"Padahal, jika dibandingkan dengan negara peers kita, sebagian besar sudah berada pada lebih dari 60 persen, bahkan beberapa sudah lebih dari 100 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kita perlu mengakselerasi penembangan pasar modal Indonesia," tuturnya.
Di sisi lain, dia menjelaskan, instrumen pasar modal RI masih perlu ditingkatkan, meski instrumen saham terpantau sudah cukup berkembang. Tapi, instrumen selain saham, seperti obligasi korporasi, maupun instrumen derivatif, masih relatif terbatas, baik dari segi jumlah instrumennya, maupun dari jenis instrumennya.
"Peningkatan variasi ini diperlukan agar investor, seperti teman-teman sekalian, memiliki alternatif yang luas dan dapat memilih instrumen yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing," beber dia.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296893/original/014230300_1753623860-27_juli_2025-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3103081/original/031459600_1586948198-20200415-Pergerakan-IHSG-Turun-Tajam-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216036/original/093247000_1526473912-20180516-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3485405/original/002293900_1623919505-briWhatsApp_Image_2021-06-17_at_15.42.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4803089/original/006746500_1713254942-20240416-Pembukaan_Bursa_Saham-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1040536/original/091030100_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486770/original/076231800_1769604683-Medco_Energi-MEDC.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551398/original/069334600_1775725409-Paparan_publik_Bank_OCBC-9_April_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3267162/original/045706800_1602658744-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4822445/original/055067300_1714908469-fotor-ai-20240505174622.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1401511/original/009072700_1478763262-20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444_04-AY2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387333/original/039837400_1761037483-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_3.57.22_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3146517/original/073532100_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-5.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883222/original/037561100_1720093648-20240704-IHSG-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4215634/original/079831800_1667629579-Antusias_Warga_Perpanjang_SIM_di_Pelayanan_SIM_Keliling_Polresta_Bogor_Kota-Aida-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314846/original/077748700_1755142924-1200x0_1_autohomecar__chxpvmib8ycascqnaaliuaxe-2c894-large-1-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384514/original/093137400_1760785093-Kepala_Eksekutif_Pengawasan_Perilaku_Jasa_Keuangan__Edukasi_dan_Perlindungan_Konsumen_OJK_Friderica_Widyasari_Dewi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460685/original/076880100_1767264471-close-up-man-preparing-steal-motorcycle.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456712/original/049195100_1766922993-bandung_zoo.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356531/original/022216000_1611299595-20210122-IHSG-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4938277/original/097146100_1725613636-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_15.36.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458903/original/073984900_1767108528-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5016222/original/090950100_1732188163-20241121_113330.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/702138/original/ilustrasi-migas-chevron-140703-andri.jpg)