IHSG Hari Ini 9 April 2026 Tergelincir, Mayoritas Sektor Saham Memerah

7 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan saham Kamis, (9/4/2026) usai menguat signifikan kemarin. Koreksi IHSG ini terjadi di tengah sebagian besar sektor saham memerah dan rupiah masih betah di 17.000.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka melemah 40,74 poin ke posisi 7.238,46 dari penutupan sebelumnya di 7.279,20. Pada pukul 09.24 WIB, IHSG turun 0,89% ke posisi 7.214. Indeks LQ45 merosot 1,19% ke posisi 724. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 7.244,82 dan level terendah 7.191,58. Sebanyak 331 saham melemah sehingga bebani IHSG. 209 saham menguat dan 184 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 478.218 kali dengan volume perdagangan saham 6,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 3,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.010.

Dari 11 sektor saham, dua sektor saham menghijau. Sektor saham consumer siklikal naik 0,10% dan sektor saham transportasi menghijau.

Sementara itu, sektor saham infrastruktur susut 1,25%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi susut 0,12%, sektor saham basic turun 0,55%, sektor saham industri merosot 1,03%. Lalu sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,51%, sektor saham kesehatan turun 0,79%, sektor saham keuangan susut 0,62%. Selanjutnya sektor saham properti merosot 0,44%, sektor saham teknologi terperosok 0,29%.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, saham BUMI turun 1,59% ke posisi Rp 248 per saham. Saham BUMI dibuka melemah empat poin ke posisi Rp 248 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 252 per saham. Harga saham BUMI berada di level tertinggi Rp 250 dan level terendah Rp 244 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 17.068 kali dengan volume perdagangan saham 18.835.719 saham. Nilai transaksi Rp 292,4 miliar.

Gerak Saham

Harga saham BBRI terpangkas 1,5% ke posisi Rp 3.290 per saham. Harga saham BBRI dibuka turun 30 poin ke posisi Rp 3.310 per saham. Harga saham BBRI berada di level tertinggi Rp 3.330 dan level terendah Rp 3.270 per saham. Total frekuensi perdagangan 16.088 kali dengan volume perdagangan saham 725.704 saham. Nilai transaksi Rp 238,4 miliar.

Harga saham FORE bertambah 3,73% ke posisi Rp 835 per saham. Saham FORE dibuka stagnan di posisi Rp 805 per saham. Harga saham FORE berada di level tertinggi Rp 855 dan level terendah Rp 790 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.435 kali dengan volume perdagangan saham 155.188 saham. Nilai transaksi Rp 12,9 miliar.

Harga saham BUVA bertambah 2,08% ke posisi Rp 1.225 per saham. Harga saham BUVA dibuka turun 40 poin ke posisi Rp 1.160 per saham. Saham BUVA berada di level tertinggi Rp 1.235 dan level terendah Rp 1.135 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 14.905 kali dengan volume perdagangan saham 1.177.698 saham. Nilai transaksi Rp 139,6 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham HDFA naik 30,77%
  • Saham TRUK naik 24,66%
  • Saham CTTH naik 21,13%
  • Saham ROCK naik 18,55%
  • Saham SDMU naik 16,67%

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham TEBE merosot 13,74%
  • Saham GSMF merosot 10,57%
  • Saham CHIP merosot 9,92%
  • Saham WOMF merosot 6,92%
  • Saham ITMA merosot 6,20%
  • Saham POLI merosot 5,86%

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BRPT senilai Rp 321,5 miliar
  • Saham BUMI senilai Rp 319,7 miliar
  • Saham PTRO senilai Rp 264 miliar
  • Saham BBRI senilai Rp 260,7 miliar
  • Saham CUAN senilai Rp 240,7 miliar

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham YELO tercatat 29.945 kali
  • Saham KUAS tercatat 25.793 kali
  • Saham BRPT tercatat 22.302 kali
  • Saham BUMI tercatat 18.759 kali
  • Saham BNBR tercatat 18.316 kali

Prediksi IHSG dan Saham Pilihan

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG0 berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis, (9/4/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melonjak 4,42% disertai dengan aksi beli saham oleh investor asing Rp 573 miliar pada perdagangan saham Rabu, 8 April 2026. Saham-saham yang paling banyak dibeli asing antara lain saham BBNI, AADI, BRMS, BBCA dan ENRG.

“IHSG berpotensi kembali melanjutkan penguatan hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.050-7.100 dan level resistance 7.300-7.400 pada perdagangan saham Kamis pekan ini.

Sementara itu, dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia melihat level resistance berikutnya di 7.325. Jika level resistance ini ditembus, IHSG akan semakin melanjut ke 7.600 yang merupakan level resistance jangka menengah.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR), PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Rekomendasi Teknikal

Trading Idea hari ini: EMAS, AADI, BREN, BNBR, OASA, dan MDKA

EMAS Buy on Weakness dengan area beli di 8075-8150, cutloss di bawah 8025. Target dekat di 8300-8500.

AADI Buy on Weakness dengan area beli di 9950-10100, cutloss di bawah 9900. Target dekat di 10425-10600.

BREN Spec Buy dengan area beli di 4900-5000, cutloss di bawah 4820. Target dekat di 5250-5500.

BNBR Spec Buy dengan area beli di 115-118, cutloss di bawah 114. Target dekat di 125-134.

OASA Buy if Break 306 dengan target dekat di 324-336. Cutloss di bawah 294.

MDKA Buy if Break 3310 dengan target dekat di 3360-3450. Cutloss di bawah 3260. 

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |