Emiten HRTA Raih Peringkat idA+ dari Pefindo

5 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menyampaikan hasil pemantauan pemeringkatan tahunan yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) pada 7 April 2026 hingga 1 April 2027.  Pemeringkatan ini dilakukan guna memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait efek bersifat utang dan/atau sukuk.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Senin (13/4/2026) dalam laporan tersebut, peringkat perusahaan mengalami peningkatan dari sebelumnya idA/Stable menjadi idA+/Stable. Sementara itu, instrumen obligasi yang diterbitkan perseroan tetap memperoleh peringkat tertinggi, mencerminkan kemampuan keuangan yang sangat kuat.

Berdasarkan keputusan rapat panitia pemeringkat PEFINDO pada 7 April 2026, Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2024 Seri A dan B serta Tahap II Tahun 2025 milik PT Hartadinata Abadi Tbk memperoleh peringkat idAAA(cg).

Peringkat ini merupakan level tertinggi yang diberikan PEFINDO untuk instrumen utang. Artinya, kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dinilai sangat superior dibandingkan emiten lain di Indonesia.

Obligasi tersebut memiliki nilai maksimum hingga Rp 1 triliun dan dijamin secara penuh tanpa syarat serta tidak dapat ditarik kembali oleh fasilitas penjaminan kredit. Penilaian ini didasarkan pada data perusahaan dan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025.

“Obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan obligor dengan peringkat lebih tinggi,” tulis keterangan di BEI.

Peringkat Perusahaan Naik ke idA+/Stable

Selain instrumen obligasi, PEFINDO juga menetapkan peringkat korporasi PT Hartadinata Abadi Tbk di level idA+/Stable untuk periode yang sama. Peringkat ini naik dari sebelumnya idA/Stable, menunjukkan penguatan profil kredit perusahaan.

Peringkat idA mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki kemampuan yang kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang. Namun, dibandingkan peringkat yang lebih tinggi, kemampuan tersebut masih relatif sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.

Adanya tanda tambah (+) pada peringkat mencerminkan posisi yang lebih kuat dan berada di atas rata-rata dalam kategori tersebut. Meski demikian, peringkat perusahaan ini tidak secara langsung berlaku untuk seluruh efek utang yang diterbitkan, karena tidak mempertimbangkan struktur, perlindungan, maupun posisi klaim investor dalam setiap instrumen.

Hartadinata Abadi (HRTA) Raih Akreditasi KAN, Uji Emas Diakui Standar Internasional

Sebelumnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melalui entitas anak usahanya, PT Emas Murni Abadi (EMA), resmi meraih akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk standar pengujian emas. Pencapaian ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga mutu, akurasi, dan keandalan pengujian emas sesuai standar nasional maupun internasional.

Sebagai lembaga akreditasi nasional yang telah menjalin Mutual Recognition Arrangement (MRA) dengan berbagai badan akreditasi internasional, pengakuan KAN memastikan hasil pengujian laboratorium EMA diakui secara global. Dengan demikian, hasil pengujian seluruh produk EMASKU® tidak hanya berlaku di dalam negeri, tetapi juga dapat digunakan untuk kebutuhan audit, ekspor, serta kerja sama lintas negara.

Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk, Sandra Sunanto, menyampaikan bahwa akreditasi ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam menjaga kualitas produk emas yang dihasilkan.

“Kami sangat bangga menerima pencapaian ini. Akreditasi dari KAN merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi kami dalam menjaga kualitas dan integritas proses produksi emas,” ujar Sandra Sunanto dalam keterangan tertulis, Senin (5/1/2026).

Berstandar Internasional

Sandra menambahkan, akreditasi KAN bukan sekadar sertifikasi, melainkan fondasi dalam membangun kepercayaan jangka panjang bagi konsumen dan mitra bisnis.

“Lebih dari sekadar sertifikasi, akreditasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan jangka panjang, baik bagi konsumen, mitra bisnis, maupun institusi keuangan. Kami ingin memastikan bahwa setiap produk emas yang kami hasilkan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, transparan, dan berstandar internasional,” ujarnya.

Akreditasi KAN memastikan seluruh proses pengujian emas dilakukan dengan metode yang valid secara ilmiah, menggunakan peralatan yang terkalibrasi, serta dijalankan melalui sistem manajemen mutu yang konsisten. Hal ini membuat hasil pengujian menjadi akurat, objektif, dan dapat dipercaya.

Pada produk EMASKU®, setiap sertifikat dengan tingkat kemurnian 99,99 persen didukung oleh hasil pengujian laboratorium terakreditasi, sehingga memberikan kepastian bahwa kadar emas yang tertera sesuai dengan kualitas aktual produk.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |