Daftar 10 Saham Top Gainers 6-10 April 2026: Ada TRUK hingga TPIA

1 day ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan pada perdagangan saham 6-10 April 2026. Di tengah lonjakan IHSG sepekan, ada 10 saham top gainers atau naik signifikan yang melebihi kinerja IHSG.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu, (11/4/2026), IHSG naik 6,14% menjadi 7.458,49 dari pekan lalu 7.026,78.

Pada pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 7.488,01 dan level terendah 6.934,88.

Rata-rata volume perdagangan saham melonjak 24,81% menjadi 32,28 miliar saham dari pekan lalu 25,86 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian juga melompat 17,26% dari Rp 14,76 triliun menjadi Rp 17,31 triliun. Total frekuensi perdagangan saham melambung 15,05% menjadi 2,04 juta kali transaksi dari 1,78 juta kali transaksi.

IHSG meski melonjak, investor asing masih mencatatkan aksi jual saham. Tercatat aksi jual saham mencapai Rp 3,31 triliun dibandingkan pekan lalu Rp 2,94 triliun.

Selama sepekan, seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham basic materials melonjak 12,44%, dan catat kenaikan terbesar. Lalu sektor saham consumer siklikal melompat 10,97%. Sektor saham infrastruktur bertambah 8,77%.

Selain itu, seltor saham energi meroket 7,86%, sektor saham industri melompat 6,94%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 1,05%. Kemudian sektor saham perawatan kesehatan menanjak 0,80%, sektor saham keuangan menguat 4,87%, sektor saham properti dan real estate naik 4,135. Lalu sektor saham teknologi menanjak 4,91% dan sektor saham transportasi dan logistic menguat 2,84%.

Di tengah kenaikan IHSG, ada 10 saham yang catat top gainers atau naik signifikan. Pada pekan ini, saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) memimpin kenaikan yang mencapai 106,36% menjadi Rp 454 per saham. Lalu saham PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) yang meroket 71,95% dan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) naik 68,80%.

Top Gainers Sepekan

Berikut 10 saham top gainers pada 6-10 April 2026 berdasarkan data BEI:

1.PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK)

Saham TRUK melonjak 106,36% menjadi Rp 454 per saham dari pekan lalu Rp 220 per saham.

2.PT Ace Oldfields Tbk (KUAS)

Saham KUAS melonjak 71,95% menjadi Rp 141 per saham dari pekan lalu Rp 82 per saham.

3.PT Ifishdeco Tbk (IFSH)

Saham IFSH melonjak 68,80% menjadi Rp 3.030 per saham dari pekan lalu Rp 1.795 per saham.

4.PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)

Saham MSIN melonjak 58,08% menjadi Rp 1.320 per saham dari pekan lalu Rp 835 per saham.

5.PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP)

Saham ESIP melonjak 52,24% menjadi Rp 102 per saham dari pekan lalu Rp 67 per saham.

6.PT Barito Pacific Tbk (BRPT)

Saham BRPT melonjak 49,61% menjadi Rp 1.915 per saham dari pekan lalu Rp 1.280 per saham.

7.PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI)

Saham ASPI melonjak 49,06% menjadi Rp 474 per saham dari pekan lalu Rp 318 per saham.

8.PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS)

Saham OPMS melonjak 46,43% menjadi Rp 164 per saham dari pekan lalu Rp 112 per saham.

9.PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)

Saham TPIA melonjak 45,68% menjadi Rp 6.075 per saham dari pekan lalu Rp 4.170 per saham.

10.PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA)

Saham OASA melonjak 44,72% menjadi Rp 356 per saham dari pekan lalu Rp 246 per saham.

Kinerja IHSG Pekan Lalu

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada 30 Maret-2 April 2026. Koreksi IHSG sepekan dipicu sentimen geopolitik global tetapi tertahan oleh aksi jual investor asing.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (4/4/2026), IHSG  sepekan turun 0,99% ke level 7.026,78 dari pekan lalu ke posisi 7.097,05.

Koreksi IHSG juga diikuti kapitalisasi pasar. Kapitalisasi pasar BEI terpangkas 1,69% menjadi Rp 12.305 triliun dari Rp 12.516 triliun.

Pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, IHSG sepekan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan rebound teknikal didorong meredanya tensi geopolitik global dan penguatan bursa regional. “Namun, masih tertahan oleh aksi jual investor asing terutama di saham perbankan besar serta tekanan rupiah dan data makro yang belum solid,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Sektor Saham

Selain itu, rata-rata volume transaksi harian BEI selama sepekan merosot 8,62% menjadi 25,87 miliar saham dari pekan lalu 28,31 miliar saham.  Rata-rata nilai transaksi harian terperosok 36,69% menjadi Rp 14,77 triliun dari Rp 23,33 triliun pada pekan lalu.

Investor asing mencatat aksi jual saham Rp 2,94 triliun pada pekan ini. Angka ini lebih rendah dari pekan lalu Rp 22,37 triliun.

Di sisi lain, peningkatan terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 3,08% menjadi 1,78 juta kali transaksi dari 1,73 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Pada pekan ini, mayoritas sektor saham tertekan. Hanya tiga sektor saham yang menguat antara lain sektor saham industri naik 3,35%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 2,28% dan sektor saham consumer siklikal menanjak 6,58%.

Sementara itu, sektor saham energi turun 1,52%, sektor saham basic materials terpangkas 1,84%, dan sektor saham perawatan kesehatan turun tipis 0,12%. Selain itu, sektor saham keuangan tergelincir 2,23%, sektor saham properti dan real estate susut 0,30%, sektor saham teknologi turun 0,54%, sektor saham infrastruktur susut 1,85% dan sektor saham transportasi dan logistik melemah 3,57%.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |