Liputan6.com, Jakarta - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berencana menerbitkan surat utang atau obligasi sebesar USD 200 juta atau sekitar Rp 3,4 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.090) yang akan jatuh tempo pada 2030.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, (8/4/2026), Medco Energi Internasional melalui Medco Cypress Tree Pte Ltd, anak perusahaan yang dimiliki seluruhnya oleh perseroan secara tidak langsung melalui Medco Strait Services Pte Ltd akan menerbitkan surat utang senior USD 200 juta dan jatuh tempo pada 2020.
Obligasi itu memiliki tingkat bunga sebesar 8,625% dengan harga penerbitan sebesar 103,072% di luar wilayah Republik Indonesia yang tunduk berdasarkan Regulation S Berdasarkan US Securities Act. Surat utang baru akan dianggap sebagai surat utang tambahan berdasarkan indenture yang mengatur surat utang senior jatuh tempo 2030 dengan jumlah pokok agregat sebesar USD 400 juta dan tingkat bunga sebesar 8,625% yang diterbitkan pada 19 Mei 2026.
“Surat utang baru tersebut dijamin dengan jaminan perusahaan yang diterbitkan oleh perseroan dan beberapa anak perusahaan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaa informasi BEI.
Perseroan akan memakai dana hasil penerbitan surat utang untuk memberi pinjaman kepada perseroan dan atau satu atau lebih perusahaan anak terbatas antara lain untuk melakukan penawaran pembelian, pembiayaan kembali atau pelunasan atas utang yang telah ada termasuk surat utang yang diterbitkan pada 2026 dan 2028 melalui penawaran pembelian, pelunasan lebih awal termasuk setiap premi, bunga yang telah terakru serta biaya atau pengeluaran yang timbul sehubungan dengan hal-hal tersebut.
Seiring penerbitan surat utang itu, perseroan mengatakan akan menyebabkan bertambahanya kewajiban keuangan perseroan secara konsolidasi tetapi tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional dan hukum.
Selain itu, rencana penerbitan surat utang baru dan jaminan perusahaan yang diberikan oleh perseroan dan beberapa anak-anak perusahaan bukan merupakan transaksi material yang diatur dalam Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan perubahan kegiatan usaha. Penerbitan surat utang baru ini juga bukan merupakan suatu penawaran umum dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang pasar modal.
Kinerja 2025
Sebelumnya, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan hasil kinerja keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan mencatat laba bersih sebesar USD 101 juta. Angka ini turun dibandingkan 2024 yang mencapai USD 367 juta.
Mengutip keterangan resmi Medco Energi Internasional, Kamis (2/4/2026), penurunan laba tersebut terutama dipengaruhi oleh kontribusi yang lebih rendah dari Amman Mineral Internasional, adanya penurunan nilai aset non-kas, biaya pengeboran dry hole di PSC Beluga, serta tekanan dari melemahnya harga komoditas minyak dan gas sepanjang tahun.
Meski laba tertekan, kinerja operasional perseroan relatif stabil. Medco mencatat EBITDA sebesar USD 1,264 miliar, setara dengan capaian tahun sebelumnya.
Hal ini diraih di tengah penurunan harga minyak rata-rata sebesar 15% dari USD 78 per barel menjadi USD 67 per barel, serta harga gas yang melemah dari USD 7,0 menjadi USD 6,8 per mmbtu.
Kemudian untuk belanja modal (capital expenditure) perseroan tercatat sebesar USD 437 juta sepanjang 2025. Sementara itu, biaya produksi minyak dan gas tetap terkendali di level USD 8,6 per barel setara minyak (boe), sesuai dengan panduan perusahaan.
Pendapatan Perseroan
Dari sisi struktur keuangan, utang konsolidasi Medco meningkat menjadi USD 3,646 miliar. Kenaikan ini terutama digunakan untuk mendukung pembelian FPSO Marlin Natuna guna menjaga keberlanjutan produksi di Lapangan Forel (South Natuna Sea Block B), serta pembiayaan proyek pengembangan energi terbarukan dan pembangkit listrik berbasis gas.
Rasio utang bersih terhadap EBITDA untuk segmen minyak dan gas tercatat sebesar 2,0 kali, naik dibandingkan 1,8 kali pada tahun sebelumnya. Meski meningkat, rasio tersebut masih berada dalam kisaran target yang ditetapkan perusahaan.
Perseroan mencatat pendapatan USD 2,39 miliar pada 2025. pendapatan tersebut didominasi oleh pendapatan dari kontrak dengan pelanggan yang mencapai USD 2,34 miliar, sementara pendapatan keuangan turut menyumbang sebesar USD 51,56 juta. Demikian mengutip keterbukaan informasi BEI.
Dari sisi neraca, Medco Energi mencatat total aset sebesar USD 8,36 miliar hingga akhir 2025. Komposisi aset tersebut terdiri dari aset lancar sebesar USD 1,63 miliar dan aset tidak lancar yang mendominasi sebesar USD 6,73 miliar. Di sisi lain, total liabilitas perseroan tercatat sebesar USD 6,00 miliar. Rinciannya meliputi liabilitas jangka pendek sebesar USD 1,38 miliar dan liabilitas jangka panjang sebesar USD 4,61 miliar.
Dividen Meningkat
Di sisi likuiditas, Medco tetap menjaga posisi keuangan yang solid dengan kas sebesar USD 633 juta pada akhir 2025, meskipun sedikit menurun dibandingkan posisi kas tahun 2024 sebesar USD 697 juta.
Perseroan juga meningkatkan nilai dividen yang dibagikan kepada pemegang saham. Sepanjang 2025, Medco membayarkan dividen sebesar USD 80 juta atau setara sekitar Rp 53,4 per saham, naik 19% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, Medco mencatat peningkatan dalam aspek keberlanjutan dan kredit. MSCI menaikkan peringkat ESG perusahaan menjadi “AAA”, sementara Moody’s juga meningkatkan peringkat kredit perseroan menjadi Ba3, mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental bisnis dan prospek jangka panjang perusahaan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551398/original/069334600_1775725409-Paparan_publik_Bank_OCBC-9_April_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3267162/original/045706800_1602658744-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4822445/original/055067300_1714908469-fotor-ai-20240505174622.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1401511/original/009072700_1478763262-20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444_04-AY2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387333/original/039837400_1761037483-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_3.57.22_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3146517/original/073532100_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216035/original/023260300_1526473912-20180516-IHSG-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3008995/original/016151200_1577703440-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4803089/original/006746500_1713254942-20240416-Pembukaan_Bursa_Saham-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3893148/original/019406200_1641196875-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547150/original/030478700_1775448433-8175.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883222/original/037561100_1720093648-20240704-IHSG-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4215634/original/079831800_1667629579-Antusias_Warga_Perpanjang_SIM_di_Pelayanan_SIM_Keliling_Polresta_Bogor_Kota-Aida-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314846/original/077748700_1755142924-1200x0_1_autohomecar__chxpvmib8ycascqnaaliuaxe-2c894-large-1-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384514/original/093137400_1760785093-Kepala_Eksekutif_Pengawasan_Perilaku_Jasa_Keuangan__Edukasi_dan_Perlindungan_Konsumen_OJK_Friderica_Widyasari_Dewi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4938277/original/097146100_1725613636-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_15.36.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460685/original/076880100_1767264471-close-up-man-preparing-steal-motorcycle.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356531/original/022216000_1611299595-20210122-IHSG-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456712/original/049195100_1766922993-bandung_zoo.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5016222/original/090950100_1732188163-20241121_113330.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458903/original/073984900_1767108528-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/702138/original/ilustrasi-migas-chevron-140703-andri.jpg)