Laporan Kepemilikan Saham WIKA Maret 2026: Danantara Kuasai Lebih dari 90 Persen

15 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) merilis laporan registrasi pemegang efek untuk periode Maret 2026 yang memuat rincian struktur kepemilikan saham hingga komposisi free float.

Mengutip Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/4/2026), dalam laporan tersebut, WIKA juga menyampaikan sejumlah informasi penting, mulai dari daftar pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5 persen, komposisi pemegang saham, hingga kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris per 31 Maret 2026.

Berdasarkan laporan bulanan, PT Danantara Asset Management (Persero) tercatat sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan mencapai 35.928.785.753 saham atau setara 90,108 persen dari total saham WIKA.

Sementara itu, pemegang saham lainnya yang berjumlah 59.883 pihak secara kolektif menggenggam 3.944.278.105 saham. Dengan demikian, total saham yang tercatat mencapai 39.873.063.858 saham.

Dominasi Danantara ini menegaskan posisi kuat sebagai pemegang saham pengendali dalam struktur kepemilikan WIKA. Kepemilikan di atas 90 persen menunjukkan kontrol yang sangat signifikan terhadap arah kebijakan perusahaan.

Kepemilikan Saham Direksi dan Komisaris Minim

Dalam laporan kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris, sebagian besar anggota dewan tercatat tidak memiliki saham WIKA. Komisaris Utama Jarot Widyoko serta sejumlah komisaris independen seperti Suryo Hapsoro Tri Utomo, Adityawarman, Rusmanto, Harris Arthur Hedar, hingga Firdaus Ali dilaporkan tidak memiliki saham.

Di jajaran direksi, hanya beberapa nama yang memiliki kepemilikan saham. Direktur Utama Agung Budi Waskito tercatat memiliki 1.434.200 saham.

Kemudian Direktur Keuangan Sumadi memiliki 850.000 saham, Direktur Manajemen SDM dan Transformasi Hadjar Seti Adji memiliki 510.000 saham, serta Direktur Operasi Hananto Aji memegang 1.269.000 saham.

Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko dan Legal Fafan Khoirul Fanani tidak tercatat memiliki saham WIKA. Secara keseluruhan, kepemilikan saham oleh manajemen relatif kecil dibandingkan total saham beredar.

Free Float WIKA Hanya 8,962 Persen

Dari sisi saham beredar di publik (free float), WIKA mencatat jumlah sebesar 3.573.228.977 saham atau setara 8,962 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Total saham WIKA terdiri dari 36.294.671.681 saham dalam bentuk warkat dan 3.578.392.177 saham dalam bentuk scripless, dengan total keseluruhan mencapai 39.873.063.858 saham. Sebagian besar free float berasal dari kepemilikan masyarakat non-warkat (scripless) sebesar 3.573.228.977 saham.

Adapun kepemilikan masyarakat dalam bentuk warkat hanya mencapai 2.968.900 saham atau 0,007 persen. Selain itu, perseroan juga memiliki saham treasury sebanyak 1.100.000 saham atau 0,003 persen dari total saham.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |