Liputan6.com, Bandung - Anjloknya rangkaian Commuter Line yang terjadi di Stasiun Jakarta Kota, Selasa pagi (5/8/2025), berimbas pada pembatalan perjalanan KA (137) Parahyangan relasi Bandung – Gambir yang seharusnya berangkat pada pukul 13.05 WIB dari Stasiun Bandung hari ini.
Menurut Manajer Humasda PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, gangguan tersebut berdampak pada kelancaran operasional sejumlah perjalanan kereta api menuju dan dari wilayah Daop 1 Jakarta, termasuk KA Parahyangan yang melayani relasi Bandung – Gambir.
"Langkah pembatalan diambil untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta lainnya serta sebagai bentuk penyesuaian pola operasi sementara waktu. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ujar Kuswardojo, Selasa (5/8/2025).
Kuswardojo mengatakan untuk penumpang yang terdampak pembatalan akan dialihkan ke kereta lainnya dengan arahan petugas atau dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100 persen.
Seluruh penumpang dapat mengajukan pembatalan tiket melalui loket di stasiun keberangkatan. Hingga kini KAI Daop 2 Bandung terus berkoordinasi dengan Daop 1 Jakarta untuk memastikan informasi terkini dan pemulihan operasional dapat segera dilakukan.
KAI Minta Maaf
Sebelumnya diberitakan, rangkaian Commuter Line No.1189 relasi Bogor-Jakarta Kota itu dilaporkan anjlok saat memasuki emplasemen Stasiun Jakarta Kota, Selasa (5/8/2025) pagi. KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna yang terdampak. Keselamatan dan kenyamanan pengguna tetap menjadi prioritas utama kami,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Selasa (5/8/2025).
Joni memastikan semua penumpang berhasil dievakuasi dengan aman oleh petugas yang bertugas di lapangan.
"Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama kami, dan segera melakukan tindakan untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut,” ujar dia.
Perjalanan KRL Direkayasa
Petugas langsung bergerak cepat melakukan evakuasi rangkaian yang anjlok dan melakukan pemeriksaan sarana serta prasarana demi menghindari gangguan lebih lanjut.
"KAI Commuter juga akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini," ucap dia.
Imbas kejadian ini, sejumlah perjalanan KRL dari arah Bogor menuju Jakarta mengalami rekayasa pola operasi. Jalur paling terdampak adalah lintas Bogor – Manggarai yang biasa jadi jalur padat pada jam-jam sibuk.
"Kami akan memberikan pembaruan lebih lanjut segera setelah kami memperoleh informasi lebih lanjut. Untuk perjalanan kereta api kami akan terus memberikan informasi terkini kepada pelanggan," ucap dia.