BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Kotabaru Kalsel, Nelayan Diminta Hati-hati

3 weeks ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap gelombang tinggi laut yang diperkirakan mencapai 2,5 meter di perairan Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan mulai Rabu (6/8), utamanya bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri terhadap gelombang tinggi itu di perairan Kotabaru dan sekitarnya,” kata Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarbaru, Uli Mahanani, dikutip dari Antara, Selasa (5/8/2025).

Menurut Uli, kondisi cuaca di wilayah tersebut pada pagi hingga siang hari berpotensi hujan ringan, sedangkan malam hingga dini hari diprakirakan berawan tebal.

“Arah angin dominan ke barat dengan kecepatan sekitar 9 knot/jam, sedangkan suhu berkisar antara 26-28 derajat Celcius,” ujarnya.

Untuk di sekitar perairan Kotabaru, yakni di perairan Tanah Bumbu, BMKG memprakirakan gelombang air laut mencapai 1,25 meter, arah angin dominan ke barat laut dengan kecepatan 10 knot/jam.

Kemudian, di perairan Tanah Laut gelombang air laut mencapai 1,25 meter, arah angin dominan ke barat laut dengan kecepatan 12 knot/jam.

Perairan Banjarmasin

Berikutnya, di perairan Banjarmasin gelombang air juga diperkirakan mencapai 1,25 meter, arah angin dominan ke barat laut dengan kecepatan 13 knot/jam.

Selain itu, BMKG juga mengeluarkan prospek cuaca di delapan tempat wisata unggulan di Kalsel yang sering dikunjungi masyarakat, berlaku pada Rabu (6/8), yakni di Loksado, Pulau Kembang, Riam Kanan, Nateh, Pantai Angsana, pada pagi hingga malam hari berpotensi mulai dari berawan cerah, berawan tebal, dan berawan.

Kemudian di Pasar Terapung dan Pantai Takisung pada pagi hingga malam hari berpotensi mengalami cuaca cerah dan cerah berawan. Sedangkan di Teluk Tamiyang pada pagi berawan tebal, pada siang hujan ringan, dan pada malam hari cerah.

Meski Provinsi Kalsel saat ini memasuki musim kemarau, BMKG tetap mengimbau masyarakat waspada terhadap dampak potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan air, pohon tumbang, dan jalan licin.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |