Liputan6.com, Jakarta Masyarakat di Kabupaten Ogan Komering (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) dikagetkan dengan penggerebekan rumah mewah oleh tim Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (30/7) lalu. Bahkan penggerebekan tersebut sampai viral di berbagai aplikasi media sosial (medsos).
Rumah mewah tersebut milik seseorang berinisial STR. Dia dikenal kaya raya atau crazy rich.
Tim Liputan6.com merangkum 6 fakta penggerebekan rumah mewah yang diduga pemiliknya adalah bandar narkoba kelas kakap.
Crazy Rich Bergelar Haji
Di lingkungan tempat tinggalnya, STR dikenal sebagai sosok crazy rich yang berpenampilan sederhana dan ramah ke warga sekitar. Bahkan para warga tak pernah melihat gelagat mencurigakan STR, selama tinggal di rumah gedongan tersebut.
Sekretaris Desa Tulung Selapan Karyadi hanya mengetahui profesi STR sebagai pengusaha walet, karet dan kayu. Sedangkan istri STR dikenal sebagai pengusaha perhiasan emas.
"Sudah 5-8 tahun kenal dengan STR, tapi saya tak pernah dengar kalau STR itu bisnis narkoba, hanya pengusaha saja selama ini," katanya.
STR juga dikenal sebagai sosok mapan yang sering dipanggil dengan sebutan 'Pak Haji'. Namun warga dibuat kaget dengan dugaan keterlibatan STR dalam perdagangan narkotika di Indonesia.
Jaringan Napi Nusakambangan
BNN pusat dibantu BNN Sumsel menggerebek rumah mewah yang bergaya klasik bertingkat, terkait pengedaran narkoba yang dilakukan salah satu narapidana (napi) yang masih mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan di Pulau Nusakambangan Jawa Tengah (Jateng).
Menurut Kasubag TU BNN OKI Efriadi, penggeledahan dilakukan untuk mengembangkan kasus aliran dana bisnis haringan narkotika yang melibatkan terduga bandar narkoba berisial STR, pemilik rumah mewah itu.
"Penggeledahan didukung BNN Sumsel dan personel Brimob Polda Sumsel untuk menjaga lokasi dengan ketat," ucapnya, Senin (4/8).
Suami Istri Ditangkap
Kepala Desa Tulung Selapan Ilir OKI Sumsel Yendi berujar, tim BNN sudah mengunjunginya sebelum penggeledahan rumah STR di malam hari. Bahkan Yendi diminta untuk mendampingi jalannya proses hukum tersebut.
"Infonya STR bersama istrinya DS dan beberapa anak buahnya sudah diamankan sejak Senin lalu. Tapi sampai saat ini belum ada informasi resmi soal status mereka," ucapnya.
STR sendiri dikenal sebagai salah satu crazy rich di Kabupaten OKI Sumsel, terlihat dari rumah gedongan yang dibangunnya di tengah pemukiman warga.
TPPU Narkoba
Diungkapkan Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono, STR merupakan bandar narkoba besar, yang dikenal sebagai warga yang hidupnya sangat mapan di lingkungan warga di Tulung Selapan OKI Sumsel.
Penangkapan STR merupakan hasil dari penangkapan tiga tersangka yakni KD, MZ dan FR. Selain STR, dua orang lainnya ditangkap, yakni BB dan ABJ.
"Kasus pokoknya, kasus pokok narkotik, kasus pengembangannya TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang)," ungkapnya
Kaki Tangan Diciduk
Tim BNN juga mengamankan ABJ dan BB, yang merupakan kaki tangan STR dalam mempermulus TPPU jaringan bandar narkoba kelas kakap tersebut.
Mereka juga menangkap tiga orang lainnya, yakni KD yang diamankan di Lapas Karang Anyar di Nusakambangan Jateng, lalu FR dan MZ.
"FR itu mantan napi narkotika, MZ juga mantan napi narkotika,” ungkapnya.
Uang Miliaran Rupiah
Dari hasil penggeledahan tersebut, BNN mengamankan uang tunai sebesar Rp13,34 miliar. Namun Sulistyo berjanji akan membeberkan apa saja harta yang yang diduga dibeli dari uang hasil TPPU jaringan narkoba tersebut.
Salah satu alasan tim BNN mengerahkan tim yang cukup banyak, karena pengaruh kuat STR di Kabupaten OKI Sumsel. Apalagi STR terkenal sebagai crazy rich, yang kemungkinan mempunyai jaringan yang cukup besar di Sumsel.
"Dia bandar besar. Kalau dia melawan, kita tidak pakai kekuatan besar. Apalagi dia (STR) terkenal crazy rich, khawatirnya pasukannya banyak, jaringannya kuat. Orang sana bilangnya crazy rich," katanya.