Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan sideway pada perdagangan Selasa, (26/8/2025). IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 7.900-8.000 pada perdagangan Selasa pekan ini.
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,87% pada perdagangan saham Senin, 25 Agustus 2025 dan masih disertai dengan aksi beli saham oleh investor asing senilai Rp 727 miliar.
Saham-saham yang banyak dibeli oleh investor asing mencapai Rp 727 miliar. Saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing itu antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT MD Entertainmen Tbk (FILM).
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi sideways di kisaran 7.900-8.000 pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Ia mengatakan, IHSG akan bergerak di level support 7.850-7.900 dan level resistance 7.950-8.000 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.
Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar menuturkan, IHSG berada di area teknikal di level resistance 7.972-8.013 dan level support 7.884-7.836 pada perdagangan Selasa pekan ini. Posisi itu critical level di 7.836 sebagai batas risiko utama.
Kondisi ini mencerminkan fase konsolidasi dengan peluang rebound bila harga mampu bertahan di atas support, sementara konfirmasi bullish baru terlihat bila menembus resistance,” kata dia.
Rekomendasi Saham
Tasrul menuturkan, volume perdagangan 448.527.491, jauh di atas rata-rata 283.414.498 menandakan aktivitas pasar meningkat. “Selama indeks bertahan di atas 7.836, peluang penguatan terbuka, tetapi bila level ini ditembus risiko koreksi lebih dalam akan muncul,” kata Tasrul.
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Panin Financial Tbk (PNLF) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET).
Trading Idea hari ini: BREN, PANI, ENRG, WIFI, PNLF, dan INET
- BREN Spec Buy dengan area beli di 8775-8925, cutloss di bawah 8775. Target dekat di 9150-9250.
- PANI Spec Buy dengan area beli di 16000, cutloss di bawah 15875. Target dekat di 16300-16800.
- ENRG Spec Buy dengan area beli di 570-585, cutloss di bawah 570. Target dekat di 600-615.
- WIFI Spec Buy dengan area beli di 2770-2800, cutloss di bawah 2750. Target dekat di 2850-2870.
- PNLF Spec Buy dengan area beli di 276-278, cutloss di bawah 274. Target dekat di 284-290.
- INET Spec Buy dengan area beli di 252-256, cutloss di bawah 250. Target dekat di 264-270.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 25 Agustus 2025
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada perdagangan saham Senin (25/8/2025). Penguatan IHSG terdorong mayoritas sektor saham yang menghijau.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,87% ke posisi 7.926,90. Indeks saham LQ45 bertambah 0,81% ke posisi 828,91. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.
Pada awal pekan ini, IHSG menyentuh posisi tertinggi 7.951,97 dan terendah 7.915,05. Sebanyak 449 saham menguat sehingga angkat IHSG. 215 saham melemah dan 143 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 2.370.902 kali dengan volume perdagangan 47 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 19,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.236.
Dari 11 sektor saham, mayoritas sektor saham menghijau. Sektor saham properti naik 3,65% dan catat penguatan terbesar. Diikuti sektor saham infrastruktur menguat 2,61% dan sektor saham keuangan bertambah 1,87%.
Sementara itu, sektor saham energi mendaki 0,51%, sektor saham basic naik 0,70%, sektor saham industri bertambah 0,21%, sektor saham consumer siklikal melesat 1,08%.
Selain itu, sektor saham teknologi menanjak 0,58% dan sektor transportasi mendaki 0,47%. Di sisi lain, sektor saham consumer nonsiklikal turun 0,23% dan sektor saham kesehatan susut 0,40%.
Sentimen IHSG
Dalam kajian tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan IHSG dan bursa regional Asia bergerak menguat dipengaruhi oleh reaksi pelaku pasar yang merespons sinyal the Federal Reserve (the Fed) akan memangkas suku bunga acuannya.
“Dari mancanegara, Ketua The Fed Jerome Powell dalam pidatonya di Jackson Hole, Wyoming, Amerika Serikat (AS), mengatakan membuka peluang akan memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan September 2025,” demikian seperti dikutip dari Antara.
Dalam pidatonya, Powell menyinggung terkait melemahnya risiko inflasi dan meningkatnya kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja AS, sehingga memerlukan penyesuaian kebijakan moneter, yang membuka jalan untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada September 2025.