Menilik Proyeksi Saham Sektor Consumer Cyclicals, Mulai Menarik?

1 day ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Mandiri Sekuritas menilai sektor consumer cyclicals masih menghadapi tekanan sepanjang tahun ini. Head of Equity Research Mandiri Sekuritas, Adrian Joezer, mengatakan pelemahan daya beli membuat belanja masyarakat cenderung defensif, sehingga sektor tersebut tertekan.

Meskipun begitu, Adrian menilai hingga setahun ke depan sektor ini diperkirakan akan memiliki valuasi yang cukup menarik Menurutnya, sebagian besar sentimen negatif pada sektor konsumer cyclicals sebenarnya sudah tercermin dalam pergerakan harga saham. Hal ini membuat valuasi sektor tersebut terlihat semakin menarik untuk jangka menengah.

“Kalau melihat 6-12 bulan ke depan, sebenarnya dari sisi valuasi sudah cukup menarik ya. Cuman memang balik lagi, posisi beli dan katalis itu bisa timeline-nya bisa berbeda ya,” ujarnya dalam Economic Outlook Q3 2025 Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas, Kamis (28/8/2025).

Adrian menambahkan, meskipun saham-saham di sektor ini sudah berada pada level yang atraktif, katalis yang mampu mendorong kenaikan harga belum akan datang secara instan. Ia menilai investor masih perlu bersabar menunggu titik balik yang lebih jelas dari data-data kinerja konsumer cyclicals.

“Apakah saat ini sudah menarik, iya. Tapi apakah mungkin katalisnya untuk bisa men-drive up harga sahamnya akan bisa immediate? Nah itu mungkin agak berbeda nih. Jadi kita melihat mungkin ya kita harus agak sabar sedikit ya, sampai benar-benar ada turning point yang benar-benar jelas dari sisi beberapa data pointnya,” papar Adrian.

Ia mengungkapkan, hingga Juni dan Juli lalu, data terkait sektor konsumer cyclicals belum menunjukkan sinyal pemulihan yang signifikan. Karena itu, meskipun menjadi peluang masuk secara valuasi, momentum penguatan harga saham masih membutuhkan waktu untuk terbentuk.

IHSG Tembus 8.000, Investasi Saham Masih Menarik?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level psikologis 8.000 pada perdagangan saham Agustus 2025. Rekor baru ini memunculkan pertanyaan mengenai keberlanjutan tren dan faktor yang mendorong kenaikan indeks.

Head of Equity Research Mandiri Sekuritas, Adrian Joezer menuturkan, salah satu pendorong utama adalah kebijakan moneter yang saat ini relatif kondusif. Kondisi tersebut membuat investor mempertimbangkan berbagai instrumen keuangan, termasuk saham, dibandingkan instrumen lain seperti obligasi maupun Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

"Government bond yield saat ini yang 10 tahun sekitar 6,3%. Lalu kalau kita bicara SRBI juga sekitar levelnya sekitar 5,0%. Nah ini memang menyebabkan instrumen saham ini menjadi instrumen yang sangat menarik, karena memang imbal hasil dari sisi dividend yield-nya itu berada di level sekitar hampir 6%,” kata Adrian dalam Economic Outlook Q3 2025 Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas, Kamis (28/8/2025).

Dia menuturkan, sebelum terjadi reli dalam dua bulan terakhir, dividend yield saham bahkan berada di atas 6%. Hal itu menambah daya tarik pasar saham di tengah penurunan yield di instrumen lain.

Selain itu, fenomena passive inflow dari index rebalancing juga turut memberi dukungan terhadap kenaikan IHSG, terutama dengan ada penyesuaian bobot saham dan penambahan emiten baru dalam indeks. 

Keberlanjutan Tren Kenaikan

Meski demikian, Adrian mengingatkan kenaikan IHSG sudah cukup signifikan. Ia menilai keberlanjutan tren bergantung pada variabel kebijakan, baik moneter maupun fiskal. 

Jika ekspansi fiskal berlanjut atau kebijakan SRBI tetap memberi ruang likuiditas, peluang perbaikan di pasar saham masih terbuka, khususnya di saham-saham big caps.

“Kalau kita melihat saham-saham yang rally ini di luar saham-saham IDX30 juga. Jadi kalau kebijakan yang mungkin akan kita expect mulai ekspansif, harusnya growth di beberapa konstituen blue chip stocks, terutama di IDX30, bisa mengalami perbaikan. Positioning investor institusi, terutama asing, saat ini masih cukup rendah, sehingga room-nya masih bisa berlanjut,” jelasnya.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |