Kapitalisasi Pasar Tesla Susut Rp 1.105 Triliun Usai Elon Musk Bakal Dirikan Partai

1 month ago 29

Liputan6.com, Jakarta - Saham Tesla anjlok hampir 7% pada Senin, 7 Juli 2025 setelah CEO Tesla Elon Musk mengumumkan rencana membentuk partai politik baru.

Kapitalisasi pasar Tesla turun lebih dari USD 68 miliar atau sekitar Rp 1.105,55 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.258). Demikian mengutip dari CNBC, Selasa (8/7/2025).

Elon Musk menuturkan partai itu akan disebut America Party dan hanya fokus pada 2 hingga 3 kursi Senat dan 8 hingga 10 distrik DPR. Ia menyarankan ini akan cukup untuk menjadi suara penentu pada undang-undang yang kontroversial, memastikan undang-undang tersebut melayani keinginan rakyat.

Keterlibatan miliarder Elon Musk dalam politik telah menjadi perdebatan bagi investor. Pada awal 2025, Elon Musk telah berperan penting dalam Departemen Efisiensi Pemerintah atau Department of Government serta bekerja sama erat dengan Presiden AS Donald Trump. Hal ini sebagai langkah yang dipandang berpotensi merusak Tesla. Elon Musk meninggalkan DOGE pada Mei yang membantu saham Tesla.

Sekarang keterlibatan Elon Musk ke dunia politik membuat investor gelisah.

"Sederhananya, Musk terjun lebih dalam ke dunia politik dan sekarang mencoba untuk melawan pendirian Beltway adalah arah yang berlawanan dengan yang diinginkan oleh investor atau pemegang saham Tesla selama periode krusial ini untuk kisah Tesla,” ujar Global Head of Technology Wedbush Securities, Dan Ives.

Ia mengatakan, meski pendukung inti Musk akan mendukung di setiap kesempatan ada rasa lelah yang lebih luas dari banyak investor Tesla kalau Elon Musk terus menapaki jalur politik.

Kinerja Tesla

Langkah politik Elon Musk sebelumnya mendapatkan pujian Trump pada awalnya. Namun, ia juga telah memicu kemarahan Presiden AS. Keduanya berselisih mengenai berbagai bidang kebijakan, termasuk Rancangan Undang-Undang (RUU) belanja Trump yang menurut Elon Musk akan meningkatkan beban utang AS. Elon Musk telah mempermasalahkan pemotongan tertentu untuk kredit pajak dan dukungan untuk energi surya dan angin serta kendaraan listrik.

Pada Minggu waktu setempat, Trump menuturkan, langkah Musk untuk membentuk partai politik “konyol”. Ia menambahkan CEO Tesla itu telah benar-benar keluar jalur.

Elon Musk tidak hanya berjuang menghadapi kekacauan politik. Tesla melaporkan penurunan pengiriman mobil sebesar 14% dari tahun ke tahun pada kuartal kedua yang tidak sesuai harapan. Tesla juga menghadapi persaingan yang semakin ketat terutama di pasar utama di China.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kapitalisasi Pasar Tesla

Kekayaan Elon Musk juga terkait dengan kinerja saham Tesla. Sebagian besar kekayaannya berasal dari kepemilikan saham di Tesla, yang mencapai sekitar 13 persen. Lonjakan harga saham Tesla pada 2024 menjadi pendorong utama peningkatan kekayaannya.

Pada 4 Maret 2025, kekayaan Elon Musk mengalami penurunan sebesar USD 7,1 miliar, menjadi USD 347,7 miliar. Penurunan ini merupakan bagian dari penurunan total sebesar USD 116,3 miliar dari rekor tertinggi USD 464 miliar pada 17 Desember 2024, ketika saham Tesla mencapai puncaknya di USD 480 per saham.

Penurunan harga saham Tesla juga berdampak pada indeks S&P 500, yang mengalami penurunan lebih dari 1 persen pada 2025 dan menyentuh level terendah.

Berdasarkan data real time net worth Forbes, kekayaan Elon Musk sentuh USD 394,8 miliar pada Selasa, 8 Juli 2025. Ia berada di posisi pertama dari antara jajaran orang terkaya di dunia.

Beberapa faktor memengaruhi kapitalisasi pasar Tesla, termasuk:

  • Permintaan Kendaraan Listrik: Meningkatnya permintaan global untuk kendaraan listrik secara langsung meningkatkan nilai saham Tesla.
  • Teknologi dan Inovasi: Pengembangan teknologi baterai canggih, sistem otonom, dan kecerdasan buatan (AI) memberikan keunggulan kompetitif bagi Tesla.
  • Kebijakan Pemerintah: Kebijakan tarif dagang dan regulasi lingkungan dapat memengaruhi rantai pasokan dan profitabilitas Tesla.

Pengaruh Elon Musk dan Kontroversi Terkait

Kontroversi yang melibatkan Elon Musk, terutama dalam ranah politik, juga dapat memengaruhi sentimen investor terhadap Tesla. Opini publik dan kepercayaan investor sangat penting dalam menjaga stabilitas harga saham.

Selain Tesla, SpaceX, perusahaan roket milik Musk, juga memberikan kontribusi terhadap kekayaannya. Valuasi SpaceX yang mencapai USD 350 miliar turut mendongkrak kekayaan bersih Musk. Investasi dan kepemilikan di perusahaan lain seperti The Boring Company, Neuralink, dan keterlibatan sebelumnya di OpenAI juga memberikan kontribusi, meskipun dalam skala yang lebih kecil dibandingkan Tesla dan SpaceX.

Perlu diingat kekayaan Elon Musk sangat fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kinerja pasar saham, kebijakan pemerintah, dan persaingan bisnis. Oleh karena itu, penting untuk memantau perkembangan terbaru dan menganalisis dampaknya terhadap kapitalisasi pasar Tesla.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |