Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup rekor tertinggi baru pada perdagangan Kamis, (28/8/2025). Kenaikan IHSG itu terjadi di tengah demo buruh yang berlangsung dan sektor saham dominan menghijau.
Berdasarkan data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,20% ke posisi 7.952,08. Indeks LQ45 susut 0,23% ke posisi 811,56. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.
Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.022,75 dan terendah 7.941,93. Sebanyak 377 saham menguat sehingga angkat IHSG. 288 saham melemah dan 140 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.082.991 kali dengan volume perdagangan 44,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.345.
Dari 11 sektor saham, hanya sektor saham infrastruktur yang melemah 0,79%. Sementara itu, sektor saham industri melonjak 2,58%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham teknologi naik 1,86%, sektor saham consumer siklikal mendaki 1,57%, sektor saham transportasi bertambah 1,01%.
Selain itu, sektor saham energi menanjak 0,41%, sektor saham basic melesat 0,37%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,70%, sektor saham kesehatan mendaki 0,74%. Lalu sektor saham keuangan bertambah 0,50%, sektor saham properti menguat 0,68%.
Gerak Saham
Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, saham PANI ditutup naik 0,50% ke posisi Rp 15.175 per saham. Harga saham PANI dibuka turun 75 poin ke posisi Rp 15.025 per saham. Saham PANI berada di level tertinggi Rp 15.275 dan terendah Rp 14.975 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.510 kali dengan volume perdagangan 5.721 saham. Nilai transaksi Rp 86,7 miliar.
Saham ANJT ditutup stagnan di posisi Rp 1.790 per saham. Harga saham ANJT berada di level tertinggi Rp 1.800 dan terendah Rp 1.790 per saham. Total frekuensi perdagangan 789 kali dengan volume perdagangan 54.879 saham. Nilai transaksi Rp 9,8 miliar.
Saham INET ditutup merosot 3,7% ke posisi Rp 256 per saham. Harga saham INET dibuka melemah dua poin ke posisi Rp 268 per saham. Saham INET berada di level tertinggi Rp 268 dan terendah Rp 252 per saham. Total frekuensi perdagangan 14.632 kali dengan volume perdagangan 4.349.240 saham. Nilai transaksi Rp 113,8 miliar.
Kata Analis
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, sentimen IHSG masih didorong oleh emiten teknologi DCII. Harga saham DCII ditutup naik 6,57% ke posisi Rp 342.900 per saham. Harga saham DCII dibuka naik ke posisi Rp 325.000 per saham.
Saham DCII berada di level tertinggi Rp 362.000 dan terendah Rp 325.000 per saham. Total frekuensi perdagangan 134 kali dengan volume perdagangan 148 saham. Nilai transaksi Rp 5,2 miliar.
"Penguatan IHSG juga terjadi di tengah melemahnya nilai tukar dan demo yang sedang berlangsung,” ujar Herditya saat dihubungi Liputan6.com.
Top Gainers-Losers
Saham-saham LQ45 yang masuk top gainers antara lain:
- Saham BBTN melonjak 5,24%
- Saham MDKA melonjak 5,02%
- Saham ARTO melonjak 3,98%
- Saham PGAS melonjak 3%
- Saham ACES melonjak 1,75%
Saham-saham LQ45 yang masuk top losers antara lain:
- Saham AMMN turun 4,91%
- Saham ISAT turun 2,88%
- Saham ADRO turun 1,94%
- Saham GOTO turun 1,67%
- Saham PGEO turun 1,62%
Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:
- Saham BBCA senilai Rp 677,9 miliar
- Saham WIFI senilai Rp 610,5 miliar
- Saham BMRI senilai Rp 535,1 miliar
- Saham TOBA senilai Rp 513,5 miliar
- Saham BREN senilai Rp 452,7 miliar
Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:
- Saham BSBK tercatat 70.873 kali
- Saham CPRO tercatat 62.857 kali
- Saham WIRG tercatat 60.845 kali
- Saham ATLA tercatat 55.349 kali
- Saham TOBA tercatat 49.054 kali
Bursa Saham Asia Pasifik
Bursa saham Asia Pasifik ditutup beragam pada perdagangan Kamis pekan ini tanpa ada pemicu utama. Hal ini di tengah investor menilai keputusan kebijakan Bank of Korea.
Mengutip CNBC, Bank Sentral Korea Selatan mempertahankan suku bunga acuan di posisi 2,5% untuk pertemuan kedua berturut-turut meski kondisi perdagangan di negara itu tidak menentuk. Langkah ini sejalan dengan ekspektasi ekonom yang disurvei oleh Reuters.
Indeks Kospi di Korea Selatan naik 0,29% dan ditutup ke posisi 3.196,32. Indeks Kosdaq melemah 0,41% dan ditutup ke posisi 798,43.
Won Korea Selatan naik 0,36% menjadi 1.387,58 terhadap dolar AS.
Indeks Nikkei 225 di Jepang menguat 0,73% dan ditutup ke posisi 42.828,79. Indeks Topix bertambah 0,65% dan ditutup ke posisi 3.089,78. Indeks ASX 200 naik 0,22% dan ditutup ke level 8.980.
Produsen tanah jarang Australia, Lynas Rare Earths, berencana mengumpulkan sekitar 750 juta dolar Australia (USD 488 juta) melalui penjualan saham dengan harga diskon untuk meningkatkan aktivitas pemrosesan dan eksplorasinya.
Perusahaan tambang ini akan menerbitkan saham pada harga 13,25 dolar Australia, sekitar 10% lebih rendah dibandingkan harga penutupan terakhir. Perusahaan juga mengumumkan sahamnya telah dihentikan sementara (trading suspend).
Saham Maskapai Qantas Menguat
Saham maskapai nasional Australia, Qantas, naik ke rekor tertinggi pada Kamis setelah hasil pendapatan setahun penuhnya melampaui estimasi, didorong oleh permintaan yang kuat di seluruh jaringan domestik dan internasionalnya.
Maskapai ini melaporkan lonjakan laba sebelum pajak sebesar 15% menjadi 2,39 miliar dolar Australia (USD 1,6 miliar), melampaui estimasi konsensus Visible Alpha sebesar 2,38 miliar dolar Australia. Pendapatannya naik 8,6% menjadi 23,82 miliar dolar Australia untuk tahun yang berakhir pada 30 Juni.
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,79% sementara indeks CSI 300 Tiongkok daratan naik 1,77% dan mengakhiri perdagangan di level 4.463,78.