Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyentuh posisi 8.000 pada perdagangan saham sesi pertama Kamis, (28/8/2025). Penguatan IHSG terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau dan demo buruh.
Berdasarkan data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,84% ke posisi 8.003,12 hingga sesi pertama. Indeks LQ45 bertambah 0,38% ke posisi 816,56. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 8.022,75 dan terendah 7.941,93. Sebanyak 386 saham menguat sehingga angkat IHSG. Namun, 266 saham melemah dan 149 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 1.222.153 kali dengan volume perdagangan 26,8 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 9,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.346.
Mayoritas sektor saham menghijau kecuali sektor saham infrastruktur turun 0,11%. Sementara itu, sektor saham industri bertambah 2,81%, dan catat penguatan terbesar. Sektor saham teknologi naik 2,59% dan sektor saham kesehatan menanjak 1,65%.
Selain itu, sektor saham energi mendaki 0,88%, sektor saham basic menguat 0,57%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,83%, sektor saham consumer siklikal naik 0,04%. Lalu sektor saham transportasi menanjak 1,18%, sektor saham properti menguat 0,83% dan sektor saham keuangan bertambah 0,64%.
Top Gainers-Losers
Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:
- Saham ATLA melonjak 30%
- Saham BSBS melonjak 29,58%
- Saham KONI melonjak 25%
- Saham TEBE melonjak 25%
- Saham TALF melonjak 24,85%
Saham-saham yang masuk top losers antara lain:
- Saham VERN merosot 10,14%
- Saham TAMU merosot 10%
- Saham DEFI merosot 9,81%
- Saham CSMI merosot 9,56%
- Saham CTTH merosot 9,52%
Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:
- Saham TOBA senilai Rp 406,4 miliar
- Saham WIFI senilai Rp 347,4 miliar
- Saham DSSA senilai Rp 335,4 miliar
- Saham WIRG senilai Rp 293,3 miliar
- Saham BBCA senilai Rp 284,5 miliar
Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:
- Saham BSBK tercatat 60.143 kali
- Saham ATLA tercatat 48.414 kali
- Saham WIRG tercatat 43.427 kali
- Saham TOBA tercatat 38.596 kali
- Saham CPRO tercatat 30.499 kali
Gerak Saham
Pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, saham ISAT turun 1,44% ke posisi Rp 2.050 per saham. Harga saham ISAT berada di level tertinggi Rp 2.080 dan terendah Rp 2.030 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.613 kali dengan volume perdagangan 53.953 saham. Nilai transaksi Rp 11,1 miliar.
Harga saham PWON merosot 0,52% ke posisi Rp 380 per saham. Harga saham PWON dibuka naik dua poin ke posisi Rp 384 per saham. Harga saham PWON berada di level tertinggi Rp 384 dan terendah Rp 378 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.496 kali dengan volume perdagangan 322.209 saham. Nilai transaksi Rp 12,2 miliar.
Harga saham BKSL susut 1,38% ke posisi Rp 143 per saham. Saham BKSL dibuka naik satu poin ke posisi Rp 146 per saham. Harga saham BKSL berada di level tertinggi Rp 147 dan terendah Rp 143 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.787 kali dengan volume perdagangan 1.527.784 saham. Nilai transaksi Rp 21,9 miliar.
Harga saham DCII naik 7,68% ke posisi Rp 346.450 per saham. Harga saham DCII dibuka naik ke posisi Rp 325.000 per saham. Harga saham DCII berada di level tertinggi Rp 362.000 dan terendah Rp 325.000 per saham. Total frekuensi perdagangan 118 kali dengan volume perdagangan 131 saham. Nilai transaksi Rp 4,6 miliar.
Kata Analis
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono menuturkan, secara teknikal, pergerakan IHSG masih cenderung konsolidasi meskipun dalam dua hari ini menguat. Akan tetapi, pihaknya mencermati ada peluang penguatan apabila IHSG mampu menembus 8.008-8.017 sebagai area resistancenya.
"Penguatan IHSG hari ini didorong oleh emiten teknologi DCII, penguatan IHSG ini di tengah melemahnya nilai tukar dan demo yang sedang berlangsung,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.