Rekomendasi Saham saat Perdagangan Terakhir di BEI pada 2025

1 month ago 27

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada hari terakhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/12/2025). IHSG hari ini akan menguji posisi 8.464-8.493, lalu bagaimana rekomendasi saham-nya?

IHSG melesat 1,25% ke posisi 8.644 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatanya mampu menembus moving average (MA) 20 harian.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini IHSG berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji 8.464-8.493.

“Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an,” ujar Herditya dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.493,8.414 dan level resistance 8.656,8.714.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT PAM Mineral Tbk (NICL).

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Buy on Weakness

Saham BBCA bergerak flat ke 8.025 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami perkirakan, posisi BBCA saat ini membentuk bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii], waspadai label merah dimana koreksinya akan relatif dalam sekaligus menutup area gap,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 7.800-7.925

Target Price: 8.125, 8.250

Stoploss: below 7.700

2.PT Essa Industries Tbk (ESSA) - Spec Buy

Saham ESSA terkoreksi ke 620 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih berada di bawah MA20. Herditya menuturkan, selama masih mampu berada di atas 585 sebagai stoplossnya, posisi ESSA saat ini berada di awal wave iii dari wave (c).

Spec Buy: 595-615

Target Price: 665, 700

Stoploss: below 585

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Harum Energy Tbk (HRUM) - Spec Buy

Saham HRUM menguat 2,90% ke 1.065 dan disertai dengan munculnya volume beli.

“Kami memperkirakan, posisi HRUM saat ini berada pada bagian dari wave [c] dari wave B,” ujar Herditya.

Spec Buy: 1.035-1.050

Target Price: 1.120, 1.165

Stoploss: below 1.030

4.PT PAM Mineral Tbk (NICL) - Buy on Weakness

Saham NICL menguat 3,64% ke 1.140 dan disertai dengan adanya peningkatan volume beli. “Saat ini, posisi NICL diperkirakan berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave Y dari wave (B),” kata dia.

Buy on Weakness: 1.055-1.110

Target Price: 1.215, 1.270

Stoploss: below 1.030

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 29 Desember 2025

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan saham Senin, (29/12/2025) setelah libur Natal. IHSG hari ini ditutup kembali posisi 8.600.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 1,25% ke posisi 8.644,25. Indeks saham LQ45 bertambah  0,78% ke posisi 852,04.  Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 8.652,18 dan level terendah 8.545,72. Sebanyak 464 saham menguat sehingga angkat IHSG. 213 saham melemah dan 131 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 2.757.373 kali dengan volume perdagangan saham 41,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 22,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.775.

Sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham teknologi turun 1,17%. Sektor saham consumer siklikal mencatat kenaikan 3,7%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham infrastruktur menguat 3,33%, sektor saham energi bertambah 3,17%, sektor saham basic naik 3,11%. Lalu sektor saham transportasi mendaki 2,63%, sektor saham industri melesat 1,94%, sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,47%.

Selanjutnya sektor saham kesehatan menguat 0,17%, sektor saham keuangan bertambah 0,90%, sektor saham properti naik 0,84%, dan sektor saham transportasi menanjak 2,63%

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |