Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 22 Januari 2026

4 days ago 14
  • Kapan IHSG berpeluang menguat?
  • Apa penyebab pelemahan IHSG pada perdagangan sebelumnya?
  • Saham apa saja yang direkomendasikan oleh BNI Sekuritas untuk hari ini?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis, (22/1/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 1,36% disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing senilai Rp 1,88 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBCA, UNTR, GOTO, BMRI dan HRTA.

"IHSG berpotensi rebound hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.95-9.000 dan level resistance 9.0035-9.080.

Dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, IHSG melemah 1,3% ke posisi 9.010 seiring arus jual oleh investor asing. Secara teknikal, posisi IHSG masih tertopang oleh level support pertama tren naik moving average (MA) 10 harian. Posisi 9.000 juga menjadi level support psikologi.

"Dengan sentimen market regional yang membaik, IHSG bisa alami technical rebound hari ini. Gunakan momentum ini untuk jual di harga yang lebih baik bagi saham-saham yang telah menembus support pertama,” demikian seperti dikutip dari Kiwoom Research.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Rekomendasi Teknikal

Trading Idea hari ini: NCKL, MDKA, MBMA, VKTR, EMTK, dan CPIN

  • NCKL Buy if Break 1470, dengan target dekat di 1500-1520. Cutloss di bawah 1445.
  • MDKA Buy if Break 3330, dengan target dekat di 3400-3520. Cutloss di bawah 3250.
  • MBMA Spec Buy dengan area beli di 775-780, cutloss di bawah 765. Target dekat di 800-830.
  • VKTR Spec Buy dengan area beli di 1190-1220, cutloss di bawah 1190. Target dekat di 1250-1340.
  • EMTK Spec Buy dengan area beli di 1060-1075, cutloss di bawah 1035. Target dekat di 1110-1135.
  • CPIN Spec Buy dengan area beli di 4430-4450, cutloss di bawah 4430. Target dekat di 4520-4620.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi

Penutupan IHSG pada 21 Januari 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada penutupan perdagangan saham Rabu (21/1/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah nilai rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat meski masih di kisaran 16.900 dan aksi jual saham oleh investor asing.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup anjlok 1,36% ke posisi 9.010,33. Indeks saham LQ45 melemah 1,47% ke posisi 871,41. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing melepas saham Rp 1,88 triliun.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus alias Nico menuturkan, IHSG melemah diwarnai dengan volatilitas tinggi akibat aksi ambil untung.

“Dari dalam negeri, saham-saham berbasis Sumber Daya Alam (SDA) termasuk yang berkapitalisasi besar (big caps) tercatat melemah merespons kebijakan pemerintah yang mencabut izin Perizinan Berusaha Pemanfataan Hutan (PBPH) sebanyak 28 perusahaan di sektor kehutanan, perkebunan, energi, dan pertambangan,” demikian seperti dikutip dari Antara.

Sentimen IHSG Lainnya

Ia menambahkan, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang memutuskan mempertahankan BI-Rate tetap di level 4,75 persen atau sesuai ekspektasi, belum mampu menjadi katalis untuk menahan pelemahan IHSG.

Dari mancanegara, Nico menuturkan, pelaku pasar khawatir terhadap ketegangan geopolitik seiring ancaman baru Amerika Serikat (AS) untuk mengakuisisi Greenland, serta adanya ancaman tarif baru Presiden AS Donald Trump terhadap Eropa terkait Greenland.

Kemudian, fokus pelaku pasar akan tertuju kepada pidato Trump di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, dan KTT darurat Uni Eropa di Kota Brussels, Belgia.

Sektor Saham

Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 9.105,23 dan level terendah 8.977,68. Sebanyak 546 saham melemah sehingga bebani IHSG. 179 saham menguat dan 77 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 4.032.241 kali dengan volume perdagangan saham 61,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 34,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.927.

Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham basic naik 0,14% dan sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,58%. Sementara itu, sektor saham industri melemah 0,33% dan catat koreksi terbesar.

Selain itu, sektor saham properti terpangkas 3,44% dan sektor saham transportasi turun 3,04%. Selanjutnya sektor saham energi terpangkas 1,21%, sektor saham consumer siklikal susut 0,02%, sektor saham kesehatan turun 0,39%. Lalu sektor saham keuangan susut 1,05%, sektor saham teknologi melemah 1,44%, sektor saham infrastruktur turun 1,07%.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |