Pendapatan Tumbuh, Laba Bersih VKTR Amblas 66,7% di Semester I 2025

3 weeks ago 20

Liputan6.com, Jakarta PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), melaporkan kinerja keuangan konsolidasi untuk semester I 2025 (1H25). Di tengah pasar otomotif nasional yang masih lesu, VKTR tetap menunjukkan ketahanan dengan mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 1,2% secara tahunan (YoY), dari Rp409 miliar di semester I 2024 menjadi Rp414 miliar di periode yang sama tahun ini.

Namun, laba bersih VKTR yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk turun tajam sebesar 68,7% YoY, dari Rp15,1 miliar menjadi Rp4,7 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh masih terbatasnya penjualan kendaraan listrik di semester pertama, lantaran sebagian besar pengiriman unit dijadwalkan terjadi di paruh kedua 2025.

VKTR juga mencatat pertumbuhan aset sebesar 11,4% menjadi Rp1,79 triliun per 30 Juni 2025, dari Rp1,6 triliun di akhir 2024. Peningkatan ini didorong oleh selesainya pembangunan pabrik di Magelang yang akan memperkuat kapasitas produksi kendaraan listrik, serta kenaikan uang muka dari pesanan besar pelanggan utama. Sebagai konsekuensinya, liabilitas VKTR naik 38,4% YoY menjadi Rp627 miliar, terutama karena kenaikan utang jangka pendek untuk kebutuhan modal kerja.

Di tengah penurunan penjualan kendaraan secara nasional sebesar 9% YoY (berdasarkan data Gaikindo), VKTR berhasil mencatat pertumbuhan 4% pada segmen manufaktur suku cadang. Ini didukung oleh peningkatan permintaan dari pelanggan utama di sektor kendaraan komersial.

Rakit 80 Unit Bus Listrik

Sepanjang semester I 2025, VKTR menerima pesanan 10 unit transporter dari penyedia jasa travel di Jawa Barat. Selain itu, perusahaan juga sedang merakit 80 unit bus listrik CKD untuk Transjakarta, sebagai tambahan dari 72 unit yang telah lebih dulu beroperasi.

VKTR juga menjalin kerja sama dengan Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk menyediakan fasilitas pembiayaan bagi konsumen melalui dealer resmi. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat adopsi kendaraan rendah emisi di Indonesia.

Strategi Semester II 2025

Menghadapi semester II 2025, VKTR menyatakan komitmennya untuk melanjutkan strategi pertumbuhan berkelanjutan. Fokus utama termasuk memperluas penetrasi pasar melalui penguatan penjualan, pemasaran, serta pelaksanaan uji coba unit kepada calon pelanggan strategis. VKTR juga akan mengoptimalkan operasional untuk meningkatkan efisiensi produksi dan memperbanyak kendaraan listrik komersial rakitan lokal dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang tinggi.

Direktur Utama VKTR, Gilarsi W. Setijono mengatakan Perseroan percaya penguatan kehadiran Perseroan di sektor KLBB Indonesia bukan hanya langkah bisnis, tetapi juga bagian dari komitmen untuk menghadirkan solusi berkelanjutan. 

Dengan tetap agile dan responsif terhadap perubahan, kami siap tumbuh bersama pasar yang terus berkembang, seiring dengan arah diversifikasi produk di masa depan,” ujar Gilarsi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |