Sudah Masuk OJK, Kapan IPO Saham CDIA?

2 months ago 129

Liputan6.com, Jakarta Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mengatakan, PT Chandra Daya Investasi (CDI) telah menyampaikan pernyataan pendaftaran IPO.

Inarno menjelaskan, OJK sedang menelaah pendaftaran IPO anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) itu.

"PT Chandra Daya Investasi telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran saat ini sedang dalam proses penelaahan," kata Inarno dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (4/6/2025).

Inarno menambahkan, pada periode 1 Januari 2025 sampai dengan 8 Mei 2025, telah terdapat 5 perusahaan yang telah mendapatkan pernyataan Efektif atas IPO saham dengan nilai emisi Rp 3,23 triliun. OJK saat ini sedang melakukan proses penelaahan atas 28 perusahaan yang mengajukan Pernyataan Pendaftaran atas IPO saham.

CDIA Incar Modal Rp 2,37 Triliun

PT CDI akan menawarkan 12.482.937.500 saham biasa dengan nilai nominal Rp 100 per saham dalam rangka IPO. Jumlah saham yang ditawarkan itu setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor dalam perseroan setelah IPO.

Berdasarkan prospektus yang beredar di media sosial, harga penawaran dipatok pada kisaran Rp 170-190 per saham. Dengan demikian, perseroan akan memperoleh sebanyak-banyaknya Rp 2,37 triliun dari IPO.

Gandeng Enam Penjamin Efek

Dalam IPO tersebut, Chandra Daya Investasi menggandeng enam penjamin pelaksana emisi efek, yakni BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Henan Putihrai Sekuritas, OCBC Sekuritas Indonesia, dan Trimegah Sekuritas Indonesia.

Namun penunjukkan ini bersifat sementara. Perusahaan membuka peluang bertambahnya penjamin emisi efek lainnya yang akan ditentukan kemudian.

Rencana IPO PT CDI sebelumnya diungkapkan manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Agustus 2024 lalu. Saat itu, manajemen mengakui bahwa perseroan memang mulai menjajaki untuk kemungkinan rencana IPO atas PT CDI, namun terhadap masih dalam tahap pembahasan internal.

"Perseroan memang mulai menjajaki untuk kemungkinan rencana IPO atas PT CDI, namun terhadap hal ini masih dalam tahap pembahasan internal. Perseroan tentu saja akan tetap mengikuti dan mematuhi ketentuan dari peraturan Pasar Modal yang berlaku," ungkap General Manager of Legal & Corporate Secretary PT Chandra Asri Pacific Tbk, Erri Dewi Riani dalam keterbukaan informasi Bursa.

Kinerja Perusahaan

Merujuk laporan keuangan TPIA kuartal I 2025, DCI membukukan aset lancar senilai USD 282,5 juta dan aset tidak lancar USD 889,71 juta.

Bersamaan dengan itu, liabilitas jangka pendek tercatat sebesar USD 37,5 juta dan liabilitas jangka panjang USD 351,83 juta.

Pendapatan DCI sampai dengan 31 Maret 2025 tercatat sebesar USD 34,65 juta. Sementara laba tahun berjalan pada periode yang sama tercatat sebesar USD 30,23 juta.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |