Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi perusahaan. Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djomaryo didapuk jadi Komisaris GMFI.
Hal itu jadi keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) GMFI.
"Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham menyetujui sejumlah keputusan terkait susunan pengurus dan struktur organisasi Perseroan," tulis keterangan resmi GMFI, Kamis (5/6/2025).
Giring Ganesha Djumaryo ditunjuk menjadi Komisaris GMFI. Selain itu, ada nama Oki Yanuar yang ditunjuk menjadi Komisaris Utama dan Dean Arslan sebagai Komisaris Independen. Penunjukan 3 nama baru ini seiring pemberhentian 5 dewan komisaris GMFI.
Nama-nama yang diberhentikan yakni Dharmadi dari Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, Rahmat Hanafi dari Komisaris, Ali Gunawan dari Komisaris Independen, Abhan dari Komisaris Independen, dan Agit Atriantio dari Komisaris Independen.
Pemegang saham juga memberhentikan sejumlah nama dalam susunan Dewan Direksi. Yakni, Pudjo Sarwoko dari Direktur Human Capital & Corporate Affairs, Salusra Satria dari Direktur Keuangan, Mukhtaris dari Direktur Line Operation, dan Irvan Pribadi dari Direktur Base Operation.
Nomenklatur Jabatan Direksi
Kemudian, RUPSLB juga menyetujui perubahan nomenklatur jabatan Direksi. Diantaranya, Direktur Human Capital & Corporate Affairs diubah menjadi Direktur Sumber Daya Manusia dan Direktur Base Operation diubah menjadi Direktur Base Management
GMFI Kantongi Laba USD 26,9 Juta Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi menjelaskan, sepanjang tahun 2024, GMFI mencatatkan pertumbuhan kinerja finansial yang solid dengan pendapatan usaha mencapai USD 421,22 juta, meningkat dari USD 373,2 juta di tahun sebelumnya. Perseroan juga membukukan laba bersih USD 26,90 juta, naik signifikan dibanding tahun 2023 yang sebesar USD 20,17 juta.
Di tengah pulihnya industri penerbangan dan disrupsi rantai pasok global, GMFI berhasil menjaga momentum profitabilitas sembari memperkuat strategi transformasi, diversifikasi bisnis, dan perbaikan struktur keuangan. "Kinerja tersebut ditopang oleh efisiensi biaya, peningkatan produktivitas layanan, dan penguatan segmen airframe sebagai kontributor utama pendapatan. Operating profit margin dan EBITDA juga tercatat positif, menandakan penguatan berkelanjutan dalam aspek operasional dan profitabilitas," terang dia dalam keterangannya.
Proyeksi dan Komitmen ke Depan
Memasuki pertengahan tahun 2025, GMFI terus menunjukkan tren kinerja yang solid. Data hingga April 2025, Perseroan telah mencatatkan pendapatan usaha sebesar USD 125,86 juta atau mencapai 95 persen dari target, dengan EBITDA sebesar USD 19,82 juta dan laba bersih USD 4,61 juta.
Berdasarkan proyeksi terkini, GMFI membidik pendapatan tahunan sebesar USD 416,9 juta dengan estimasi laba bersih mencapai USD 27,1 juta. Target ini akan dicapai melalui penguatan kapabilitas layanan, optimalisasi kapasitas, serta konsistensi eksekusi strategi di seluruh lini bisnis.
“Dengan fondasi keuangan dan operasional yang semakin kokoh, GMFI siap melanjutkan peran sebagai mitra strategis industri aviasi dan sektor lainnya, seraya terus menciptakan nilai tambah bagi pelanggan, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi.
Susunan Komisaris-Direksi GMFI
Atas perubahan dalam RUPSLB, berikut susunan terbaru Dewan Komisaris dan Dewan Direksi GMFI:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Oki Yanuar
- Komisaris Independen : Dean Arslan
- Komisaris : Giring Ganesha Djumaryo
Dewan Direksi
- Direktur Utama : Andi Fahrurrozi
- Direktur Base Management : Bobi Gumelar Respati
- Direktur Line Operation : Mukhtaris
- Direktur Sumber Daya Manusia : Mitra Piranti
- Direktur Keuangan: Tri Hartono.