Tunas Mekar Jaya Lepas 25 Juta Saham CBDK, Segini Nilainya

11 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mengumumkan laporan kepemilikan saham pada Jumat, 20 Februari 2026. Kali ini Tunas Mekar Jaya melakukan divestasi 25 juta saham secara bertahap.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin (23/2/2026), Tunas Mekar Jaya melepas 17,50 juta saham dengan harga Rp 6.300 per saham pada 12 Februari 2026. Selanjutnya pada 18 Februari 2026, Tunas Mekar Jaya melepas 7,5 juta saham dengan harga Rp 6.300 per saham. Dengan demikian, penjualan saham CBDK sebanyak 25 juta dengan nilai Rp 157,2 miliar.

"Tujuan transaksi divestasi untuk realisasi nilai investasi dengan status kepemilikan saham,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi penjualan saham, Tunas Mekar Jaya memiliki 52.519.380 saham CBDK atau setara 0,93%. Sebelumnya Tunas Mekar Jaya memiliki 77.519.380 atau setar 1,37%.

Pada penutupan perdagangan saham Senin, 23 Februari 2026, harga saham CBDK melemah 0,82% ke posisi Rp 6.050 per saham. Saham CBDK dibuka stagnan di posisi Rp 6.100 per saham. Harga saham CBDK berada di level tertinggi Rp 6.150 dan level terendah Rp 6.000 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.053 kali dengan volume perdagangan saham 39.244 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 23,8 miliar.

Sementara itu, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,5% ke posiis 8.396,08.Indeks saham LQ45 menanjak 1,49% ke posisi 847,76. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.397,06 dan level terendah 8.327,56. Sebanyak 468 saham menguat sehingga angkat IHSG. 206 saham melemah dan 142 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 3.041.661 kali dengan volume perdagangan saham 49,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 24,2 triliun.

Emiten CBDK Setor Modal ke Anak Usaha, Segini Nilainya

Sebelumnya, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menyetor modal kepada anak usaha perseroan yakni PT Cahaya Gemilang Indah Cemerlang (CGIC) sebesar Rp 799,20 miliar. Adapun CGIC merupakan entitas anak perseroan dengan kepemilikan 71,69%.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (29/12/2025), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk menyerap saham baru yang diterbitkan oleh CGIC sebanyak 111.000 saham dengan nilai nominal Rp 500.000 per saham atau setara 23,91% saham CGIC dengan harga pelaksanaan Rp 7,2 juta per saham.

Seiring BKS mengambil seluruh saham baru yang diterbitkan CGIC sehingga peningkatan modal di CGIC dan penyertaan saham oleh BKS pada CGIC dari sebesar 71,69% menjadi 78,46%.

"Transaksi dilakukan dengan pihak afiliasi dan bukan dengan pihak ketiga lainnya dengan mempertimbangkan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kepemilikan saham BKS di CGIC sehingga dapat mengurangi dari dilusi kepemilikan saham BKS di CGIC,” demikian seperti dikutip.

Dengan melakukan transaksi, Perseroan senantiasa mencari peluang bisnis potensial yang dapat memaksimalkan nilai investasi Perseroan dan entitas anak Perseroan di masa yang akan datang.

Industri Properti

Perseroan memandang industri properti memiliki potensi yang dapat berdampak positif bagi pengembangan bisnis dan menciptakan sinergi bisnis yang optimal khususnya pada pengembangan kawasan PIK 2.

"Perseroan dan entitas anak Perseroan dapat mengambil sebagian besar potensi keuntungan yang dihasilkan di masa yang akan datang sehingga pada akhirnya hal tersebut dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham Perseroan," demikian seperti dikutip.

Melalui penguatan permodalan pada CGIC, Perseroan berupaya mengoptimalkan pemanfaatan potensi pengembangan kawasan tersebut secara terintegrasi dan berkesinambungan.

“Dana yang diperoleh CGIC dari transaksi ini direncanakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan/atau belanja modal CGIC, sehingga diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas pendanaan, efisiensi struktur permodalan, serta efektivitas pelaksanaan kegiatan operasional dan pengembangan proyek-proyek yang dikelola CGIC,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Kepemilikan Saham

Peningkatan kepemilikan saham Perseroan pada CGIC dinilai akan memperkuat posisi pengendalian Perseroan atas CGIC. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan strategis dan konsolidasi kinerja keuangan grup.

"Transaksi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap likuiditas dan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi Perseroan dan seluruh pemegang saham pada masa mendatang," 

Pada penutupan perdagangan saham Senin, 29 Desember 2025, harga saham CBDK susut 0,57% ke posisi Rp 8.650 per saham. Harga saham CBDK dibuka stagnan di posisi Rp 8.700 per saham. Saham CBDK berada di level tertinggi Rp 8.800 dan level terendah Rp 8.550 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.770 kali dengan volume perdagangan 71.965 saham. Nilai transaksi Rp 62,3 miliar.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |