Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 16 April 2026

7 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis, (16/4/2026). IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 7.500-7.850. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG berbalik melemah 0,68% ke 7.623 tetapi muncul ada tekanan jual pada perdagangan saham Rabu, 15 April 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A label hitam atau bagian dari wave B pada label merah, di mana akan membawa IHSG di kisaran 7.786-7.843 sekaligus menguji area resistancenya.

“Cermati area koreksi terdekat yang berada di 7.457-7.578,” ujar Herditya.

Ia mengatakan, IHSG akan berada di level support di 7.488,7.351 dan level resistance 7.700,7.861 pada perdagangan saham Kamis pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 7.500-7.850.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Anea Tambang Tb (ANTM), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Rekomendasi Teknikal

Berikut reomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Spec Buy

Saham ANTM menguat 1,03% ke 3.940 tetapi disertai dengan munculnya volume penjualan, pergerakannya pun belum mampu menembus MA60. “Kami memperkirakan, posisi ANTM saat ini berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C,” ujar Herditya.

Spec Buy: 3.810-3.930

Target Price: 4.070, 4.270

Stoploss: below 3.780

2.PT Harum Energy Tbk (HRUM) - Buy on Weakness

Saham HRUM menguat 0,97% ke 1.040 tetapi pergerakannya disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi HRUM saat ini berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [d],” kata dia.

Buy on Weakness: 1.015-1.035

Target Price: 1.115, 1.150

Stoploss: below 1.010

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) - Buy on Weakness

Saham NCKL menguat 2,68% ke 1.150 tetapi masih didominasi oleh tekanan jual, tetapi penutupannya berada di bawah MA20. “Kami memperkirakan, posisi NCKL saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C dari wave (B),” tutur dia.

Buy on Weakness: 1.120-1.145

Target Price: 1.215, 1.245

Stoploss: below 1.100

4.PT Perusagaan Gas Negara Tbk (PGAS) - Buy on Weakness

Saham PGAS menguat 2,71% ke 1.895 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. “Kami memperkirakan, posisi PGAS saat ini berada pada bagian dari wave A dari wave (B),” kata dia.

Buy on Weakness: 1.855-1.895

Target Price: 1.965, 1.995

Stoploss: below 1.835

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 15 April 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah pada perdagangan saham Rabu, (15/4/2026). Koreksi IHSG hari ini di tengah sektor saham kesehatan pimpin penurunan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih di kisaran 17.000.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melemah 0,68% menjadi 7.623,58. Indeks saham LQ45 merosot 0,57% ke posisi 759,94. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Pada Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.777,57 dan level terendah 7.623,58. Sebanyak 380 saham menguat dan 292 saham melemah. 149 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 3.164.275 kali dengan volume perdagangan saham 51,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 22,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.127.

Mayoritas sektor saham melemah. Sektor saham kesehatan turun 2,81%, dan catat penurunan terbesar. Sektor saham infrastruktur melemah 1,33% dan sektor saham consumer siklikal menanjak 1%. Sementara itu, sektor saham energi tergelincir 0,27%, sektor saham basic susut 0,44%, sektor saham keuangan terpangkas 0,64%.

Sektor Saham Lainnya

Di sisi lain, sektor saham transportasi melonjak 3,45%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham industri menanjak 1,54%, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 0,30%, sektor saham properti bertambah 0,21%, dan sektor saham teknologi melompat 0,57%.

Pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, pelemahan IHSG hari ini didominasi faktor eksternal dan tekanan rupiah. Pertama, rupiah yang terus melemah jadi pemicu utama, ini membuat aset Indonesia kehilangan daya tarik sehingga asing cenderung outflow dan wait and see.

“Kedua, profit taking di saham big caps setelah rebound beberapa hari sebelumnya, terutama di saham-saham penggerak indeks, ikut menarik IHSG ke zona merah,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Reydi menilai, koreksi IHSG bukan perubahan fundamental, tapi kombinasi tekanan kurs dan capital outflow atau aliran dana investor asing yang keluar. “Selama rupiah masih lemah, IHSG cenderung fluktuatif dan rawan pullback jangka pendek,” ujar dia.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |