PTPP Siap Percepat Pembangunan 324 Hunian di Kawasan Senen

10 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - PT PP (Persero) Tbk menegaskan kesiapan untuk mendukung percepatan pembangunan 324 unit hunian layak di kawasan Senen, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari program pemerintah dalam penataan kawasan permukiman perkotaan.

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Rabu (15/4/2026), langkah ini merupakan bentuk dukungan PTPP terhadap program pemerintah dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman di kawasan padat penduduk, khususnya di wilayah bantaran rel Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen.

Pelaksanaan pembangunan hunian ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pengelola (BP) BUMN, Danantara Indonesia, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Badan Pusat Statistik (BPS), serta Pemerintah Daerah DKI Jakarta, yang turut melibatkan BUMN Karya lainnya sebagai bagian dari sinergi pembangunan nasional.

Sebelumnya, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria bersama Menteri PKP Maruarar Sirait telah meninjau langsung lokasi pengembangan guna memastikan kesiapan lahan serta percepatan realisasi program.

PTPP sebagai bagian dari BUMN Karya turut ambil bagian dalam mendukung kelancaran pembangunan proyek tersebut bersama BUMN Karya lainnya, dengan mengedepankan prinsip kualitas, keselamatan, dan ketepatan waktu

Sekretaris Perusahaan PTPP Joko Raharjo menyampaikan, keterlibatan Perseroan merupakan wujud komitmen dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pembangunan infrastruktur sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“PTPP berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Kami menjalankan penugasan ini dengan semangat melayani sepenuh hati, serta mengedepankan kualitas, keselamatan, dan ketepatan waktu agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ujar Joko.

Bisa Ciptakan Kualitas Hidup Masyarakat

Sejalan dengan semangat kolaborasi tersebut, program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak, aman, dan tertata. Ke depan, PTPP akan terus mendukung berbagai program strategis pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, khususnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

PTPP Raih Proyek Gedung Kejaksaan Agung, Nilainya Hampir Rp 1 Triliun

Sebelumnya, PT PP (Persero) Tbk atau PTPP kembali mencatatkan perolehan proyek baru pada awal 2026. Kali ini, PTPP dipercaya mengerjakan proyek rancang bangun pembangunan gedung kantor di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Proyek tersebut mencakup pembangunan Gedung Kantor JAMPIDUM, JAMDATUN, JAMWAS, dan BPA untuk Tahun Anggaran 2026.

PTPP mengantongi nilai proyek sebesar Rp 934,36 miliar termasuk PPN. Waktu pelaksanaan proyek ditetapkan selama 360 hari kalender sejak dimulainya pekerjaan.

Perolehan proyek ini menambah portofolio PTPP di sektor gedung pemerintahan dan institusional. Sekaligus, kontrak tersebut menjadi sinyal kuatnya kepercayaan pemerintah terhadap kemampuan PTPP dalam menangani proyek konstruksi strategis berskala besar.

Langkah ini juga mempertegas posisi PTPP sebagai salah satu BUMN konstruksi yang aktif terlibat dalam pembangunan fasilitas publik dan infrastruktur kelembagaan negara.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan proyek tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari dukungan terhadap kebutuhan operasional institusi negara.

“Bagi PTPP, proyek ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga memastikan hasil akhir dapat mendukung kebutuhan operasional pengguna secara optimal. Kami berkomitmen menjaga ketepatan waktu, kualitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pekerjaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).

Prospek Pendapatan

Pembangunan gedung baru ini dirancang untuk menunjang transformasi kelembagaan di Kejaksaan Agung. Fasilitas yang dibangun akan mengusung konsep modern, terintegrasi, dan representatif untuk mendukung aktivitas kerja.

Keberadaan gedung tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas koordinasi antarbidang, mempercepat proses kerja, serta memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat. Infrastruktur yang lebih memadai juga ditujukan untuk menjawab kebutuhan operasional jangka panjang.

Dari sisi bisnis, proyek ini mencerminkan konsistensi PTPP dalam mengelola proyek pemerintah dengan skema perencanaan yang matang dan terukur. Nilai kontrak yang besar juga memberikan kontribusi terhadap prospek pendapatan perseroan.

Strategi PTPP tetap berfokus pada proyek-proyek dengan sumber pendanaan jelas dan dampak langsung terhadap pelayanan publik. Pendekatan ini dinilai membantu menjaga stabilitas kinerja perusahaan di tengah dinamika industri konstruksi nasional.

Pembangunan Infrastruktur

Joko Raharjo melanjutkan, kepercayaan yang kembali diberikan kepada PTPP menjadi dorongan bagi perseroan untuk terus meningkatkan standar pelaksanaan proyek.

Joko menambahkan, PTPP akan terus berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur nasional, khususnya proyek yang berkaitan langsung dengan peningkatan layanan publik dan tata kelola kelembagaan.

Dengan tambahan kontrak baru ini, PTPP membuka 2026 dengan pipeline proyek yang semakin kuat di segmen gedung pemerintahan.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |