PP Properti Teken Perjanjian Konversi Utang Rp 9,63 Triliun Jadi Perpetual Loan dengan PTPP

3 months ago 51

Liputan6.com, Jakarta PT PP Properti Tbk (PPRO) resmi menandatangani perjanjian konversi utang senilai Rp 9,63 triliun kepada PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menjadi pinjaman tanpa jatuh tempo atau perpetual loan. 

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 269/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN. Niaga.Jkt.Pst tanggal 17 Februari 2025 terkait pengesahan perjanjian perdamaian (homologasi) perseroan dengan para kreditur.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/9/2025), berdasarkan Daftar Piutang Tetap (DPT) per 29 November 2024, kewajiban PPRO kepada PTPP mencapai Rp 9,63 triliun, terdiri dari tagihan separatis Rp 2,00 triliun dan tagihan konkuren Rp 7,63 triliun.

Sebagai tindak lanjut, pada 26 September 2025 PPRO bersama PTPP menandatangani dua perjanjian, yakni Perjanjian Perpetual Separatis dan Perjanjian Perpetual Konkuren. Kedua dokumen tersebut mengatur secara rinci skema konversi utang menjadi perpetual loan sesuai dengan Pasal 7 ayat (5) dan Pasal 8 ayat (7) Putusan Homologasi.

Dalam perjanjian Perpetual Separatis, jumlah pinjaman ditetapkan Rp 2,00 triliun dengan bunga 0,75% per tahun, masa grace period 15 tahun, dan jangka waktu 28 tahun termasuk opsi perpanjangan. 

Perpetual Konkuren

Pinjaman tersebut dijamin dengan aset perseroan berupa tanah, bangunan, saham anak usaha dan afiliasi, serta fidusia piutang. PPRO juga memiliki opsi menebus pinjaman pada tahun ke-28 atau lebih awal sesuai kemampuan keuangan.

Sementara itu, untuk Perpetual Konkuren senilai Rp 7,63 triliun, ketentuan serupa diberlakukan dengan bunga 0,75% per tahun dan step-up rate 0,85% jika terjadi penundaan pembayaran bunga tunai minimal Rp 5 miliar atau perseroan tidak melaksanakan opsi tebus.

Konversi utang menjadi perpetual loan ini memberi fleksibilitas bagi PPRO dalam memenuhi kewajiban keuangan kepada PTPP, tanpa kewajiban pelunasan dalam jangka waktu tertentu.

Pembayaran bunga dan pokok akan disesuaikan dengan arus kas serta kemampuan keuangan perseroan, dengan mekanisme pembayaran setiap enam bulan setelah berakhirnya grace period.

Total nilai transaksi yang dikonversi mencapai Rp 9,63 triliun, terdiri dari tagihan separatis Rp 2,00 triliun dan tagihan konkuren Rp 7,63 triliun.

PPRO Ekspansi Bisnis ke Proyek Kawasan Olahraga

Sebelumnya, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus melakukan pengembangan bisnis dengan menghadirkan kawasan hunian sehat, modern, dan berdaya guna melalui kehadiran fasilitas lapangan padel eksklusif di Grand Kamala Lagoon (GKL).

Fasilitas ini akan dikembangkan dan dikelola oleh INI Padel, milik PT INI Sehat Berolahraga yang berfokus pada pengembangan fasilitas olahraga modern. Kehadiran fasilitas padel tersebut ditandai dengan seremoni groundbreaking secara simbolis di kawasan apartemen Grand Kamala Lagoon, Bekasi.

Padel, olahraga raket yang tengah menjadi tren global, dipilih karena mampu memadukan unsur kesehatan, hiburan, dan interaksi sosial. Dengan karakteristik permainan yang mudah dipelajari menjadikan padel inklusif bagi semua kalangan usia, sekaligus menjadi magnet baru bagi penghuni GKL maupun masyarakat sekitar.

PPRO berperan sebagai tuan rumah yang menyediakan kawasan strategis, memastikan kehadiran fasilitas olahraga ini selaras dengan visi membangun ekosistem komunitas yang dinamis, berorientasi gaya hidup modern, dan memberikan nilai tambah bagi kawasan.

Kompleks lapangan padel di GKL dirancang dengan 6 lapangan premium semi-indoor berstandar internasional, dilengkapi dengan restoran/cafe modern, ruang ganti, loker, dan toilet, serta sport outlet yang menyediakan perlengkapan olahraga. Desainnya mengusung konsep modern dan ramah pengunjung, sehingga diharapkan dapat menjadi destinasi olahraga sekaligus gaya hidup baru di Bekasi.

“Dengan lokasi strategis di jantung Kota Bekasi, keberadaan lapangan padel ini diharapkan menjadi magnet baru yang menambah daya tarik kawasan GKL, sekaligus memperkuat positioning sebagai destinasi hunian, bisnis, dan gaya hidup terdepan,” ujar Direktur Utama PPRO Dyah Rahadyannie, Rabu (24/9/2025).

Beroperasi 2026

Tenant padel ini rencananya akan mulai beroperasi pada Januari 2026 dan terbuka bagi penghuni GKL maupun masyarakat umum. Kehadiran fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya PPRO dalam menjawab tren olahraga kekinian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membangun gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.

Sebagai proyek mixed-used seluas 29 hektar dengan konsep “The First CBD with Floating City Concept”, Grand Kamala Lagoon terus memperkuat poisisnya sebagai destinasi hunian dan rekreasi unggulan.

Dengan infrastruktur pendukung seperti jalur lari yang luas dan pemandangan danau yang menenangkan, GKL kerap menjadi lokasi favorit penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga dan hiburan, termasuk Lagoon Sports Day yang rutin digelar setiap Minggu dalam rangka Car Free Day. Program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta memberikan peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang.

Pada kesempatan yang sama, jajaran manajemen PPRO juga turut meresmikan Becoff, tenant FłB terbaru yang hadir di Kawasan Grand Kamala Lagoon. Kehadiran Becoff diharapkan tidak hanya menambah pilihan kuliner di kawasan ini, melainkan juga menjadi tempat yang nyaman bagi penghuni maupun masyarakat sekitar untuk bersantai, berdiskusi, dan menjalin interaksi sosial.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |