IHSG Hari Ini 1 Oktober 2025 Menghijau, Saham BRPT hingga ANTM Melesat

3 months ago 53

Liputan6.com, Jakarta - Laju  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada perdagangan saham Rabu (1/10/2025). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah seluruh sektor saham menghijau dan bursa saham Asia Pasifik beragam.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik delapan poin ke posisi 8.069,93 dari penutupan sebelumnya ke posisi 8.061,06. Indeks LQ45 mendaki 0,04% ke posisi 794. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.093,69 dan terendah 8.069,76. Sebanyak 313 saham menguat sehingga angkat IHSG. 208 saham melemah dan 153 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 694.675 kali dengan volume perdagangan 13,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.661.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham teknologi menanjak 1,55%, dan catat penguatan terbesar. Sektor saham energi bertambah 0,31%, sektor saham basic menanjak 1,29%, sektor saham industri menanjak 0,07%.

Lalu sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,13%, sektor saham kesehatan bertambah 0,59%. Selanjutnya sektor saham keuangan melesat 0,40%, sektor saham properti melejit 0,12%, dan sektor saham transportasi naik 0,58%. Sedangkan sektor saham infrastruktur susut 0,06%.

Gerak Saham

Pada perdagangan Rabu pekan ini, saham BRPT naik 0,80% ke posisi Rp 3.780 per saham. Harga saham BRPT dibuka stagnan di posisi Rp 3.750 per saham. Harga saham BRPT berada di level tertinggi Rp 3.800 dan terendah Rp 3.720 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.101 kali dengan volume perdagangan 149.547 saham. Nilai transaksi Rp 56,3 miliar.

Harga saham ENRG bertambah 6,21% ke posisi Rp 855 per saham. Harga saham ENRG dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 815 per saham. Saham ENRG berada di level tertinggi Rp 860 dan terendah Rp 810 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.855 kali dengan volume perdagangan 679.764 saham. Nilai transaksi Rp 61,7 miliar.

Harga saham ANTM naik 1,58% ke posisi Rp 3.210 per saham. Harga saham ANTM dibuka naik 40 poin ke posisi Rp 3.200 per saham. Harga saham ANTM berada di level tertinggi Rp 3.230 per saham dan terendah Rp 3.180 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.625 kali dengan volume perdagangan 264.118 saham. Nilai transaksi Rp 84,7 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham ASLI naik 34,33%
  • Saham ESTA naik 34,04%
  • Saham BAJA naik 25%
  • Saham KRAS naik 18,59%
  • Saham ACST naik 18,18%

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham ARGO merosot 10,81%
  • Saham TRUK merosot 10%
  • Saham UDNG merosot 0,65%
  • Saham MGLV merosot 9,4%
  • Saham KJEN merosot 9,405

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BRMS senilai Rp 597,3 miliar
  • Saham RAJA senilai Rp 257,3 miliar
  • Saham BBCA senilai Rp 256,6 miliar
  • Saham BBRI senilai Rp 225,8 miliar
  • Saham WIFI senilai Rp 223,3 miliar

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BRMS tercatat 41.562 kali
  • Saham ATLA tercatat 34.369 kali
  • Saham AHAP tercatat 28.272 kali
  • Saham RAJA tercatat 21.909 kali
  • Saham COIN tercatat 20.336 kali

Prediksi IHSG dan Saham Pilihan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat secara teknikal pada perdagangan saham Rabu (1/10/2025). IHSG berpeluang naik secara teknikal jika bertahan di 8.000.

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,77% dan disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp 1,25 triliun. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain BBCA, BBRI, ARCI, ANTM dan DEWA.

“IHSG berpotensi teknikal rebound hari ini jika kuat bertahan di support 8.000,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG hari ini akan berada di level support 8.000-8.030 dan level resistance di 8.100-8.150 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Dalam riset Kiwoom Sekuras Indonesia menyebutkan, prospek IHSG dinilai tetap positif pada kuartal IV 2025 tetapi dengan volatilitas tinggi.

Adapun sejumlah faktor yang pengaruhi IHSG antara lain faktor domestik yang akan menjadi penentu antara lain pemangkasan BI-7DRR (terakhir 4,75% pada RDG 17 September), intervensi agresif BI di pasar valas dan SBN, stabilisasi Rupiah, rilis kinerja kuartal tiga emiten, hingga potensi window dressing akhir tahun. Stimulus pemerintah juga diharapkan memberi tambahan dorongan.

“Dari eksternal, arah kebijakan The Fed, eskalasi tarif Trump dan tensi dagang, pergerakan dolar, serta dinamika harga komoditas global tetap menjadi variabel utama,” demikian seperti dikutip.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Surya Internusa Semesta Tbk (SSIA), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).

Trading Idea hari ini: CUAN, EMTK, TOBA, BIPI, WIFI, dan SSIA

  • CUAN Spec Buy dengan area beli di 1605-1620, cutloss di bawah 1600. Target dekat di 1635-1655.
  • EMTK Spec Buy dengan area beli di 1240-1255, cutloss di bawah 1220. Target dekat di 1280-1300.
  • TOBA Buy if Break 1265, dengan target jual dekat di 1295-1320. Cutloss di bawah 1225.
  • BIPI Buy if Break 102, dengan target jual dekat di 105-109. Cutloss di bawah 99.
  • WIFI Spec Buy dengan area beli di 2790-2810, cutloss di bawah 2770. Target dekat di 2850-2920.
  • SSIA Spec Buy dengan area beli di 1775-1790, cutloss di bawah 1770. Target dekat di 1825-1840.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |