IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini 13 Januari 2026

2 days ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Selasa (13/1/2026). IHSG hari ini dapat melesat  jika kuat bertahan di level support 8.870. Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,58% tetapi disertai dengan aksi beli saham oleh investor asing senilai Rp 205 miliar pada perdagangan saham Senin, 12 Januari 2026.

Saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing antara lain saham BBRI, ANTM, TLKM, ADRO dan IMPC.

“IHSG berpotensi rebound jika kuat bertahan di support 8.870. Tapi hati-hati jika break di bawah 8.870, IHSG berpotensi koreksi kembali ke 8.700-8.720,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.720-8.780 dan level resistance 8.930-9.000 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Dalam riset PT Samuel Sekuritas Indonesia menyebutkan, IHSG akan bergerak menguat hari ini dipicu oleh sentimen positif dari pasar regional. Pada Selasa pagi ini, indeks Kospi dibuka menguat 0,90% dan indeks Nikkei dibuka melesar 3,46%.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Rekomendasi Teknikal

Trading Idea hari ini: EMAS, PGAS, BKSL, MSIN, ADRO, dan CUAN

  • EMAS Spec Buy dengan area beli di 5375-5400, cutloss di bawah 5325. Target dekat di 5475-5650.
  • PGAS Spec Buy dengan area beli di 1955-1965, cutloss di bawah 1945. Target dekat di 1995-2020.
  • BKSL Spec Buy dengan area beli di 161-164, cutloss di bawah 160. Target dekat di 168-176.
  • MSIN Buy if Break 466 dengan target dekat di 480-500. Cutloss di bawah 454.
  • ADRO Spec Buy dengan area beli di 2130-2150, cutloss di bawah 2100. Target dekat di 2200-2300.
  • CUAN Spec Buy dengan area beli di 1905-1915, cutloss di bawah 1885. Target dekat di 1940-1975. 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 12 Januari 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah pada perdagangan saham Senin, (12/1/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham tembus Rp 40 triliun.

Mengutip data RTI,IHSG hari ini ditutup merosot 0,58% ke posisi 8.884,72. Indeks saham LQ45 turun 0,17% ke posisi 866,55. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.

Pada awal pekan ini, IHSG sempat sentuh level tertinggi 9.000,96. Namun, pada sesi kedua, IHSG berbalik arah melemah. IHSG menyentuh level terendah 8.715,41.

IHSG sempat turun ke level terendah 8.715, dan berupaya berbalik arah menghijau. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menilai, IHSG yang berupaya naik wajar setelah IHSG terkoreksi cukup dalam. “Diperkirakan para investor mengambil peluang pada saat tersebut,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menuturkan, IHSG yang sempat turun dalam dibebani oleh emiten-emiten energi yang sempat terkoreksi kurang lebih 2%. Hal itu diperkirakan ada kemungkinan aksi ambil untung setelah beberapa emiten energi menguat signifikan. “Saat ini nampak IHSG kembali rebound meskipun masih berada di teritori negatif,” kata dia.

Kinerja Perdagangan Saham

Sementara itu, pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, pelemahan IHSG sekitar 2% dipicu oleh aksi ambil untung yang cukup agresif setelah indeks sempat menyentuh level psikologis 9.000.

“Di level tersebut, pasar membutuhkan katalis yang lebih kuat dan berkelanjutan agar penguatan bisa berlanjut dan bertahan di atas 9.000,” tutur dia.

Ia juga mengatakan, tekanan terhadap indeks juga semakin terasa akibat koreksi tajam pada saham-saham berisiko tinggi seperti BUMI dan DEWA yang cenderung lebih sensitif terhadap perubahan sentimen pasar. “Koreksi seperti ini masih tergolong wajar dan belum mengubah arah tren pasar secara keseluruhan,” kata dia.

Sebanyak 435 saham merosot sehingga bebani IHSG. 279 saham menguat dan 97 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 5.972.586 kali dengan volume perdagangan saham 74,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 40,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.840.

Sektor Saham

Mayoritas sektor saham melemah. Sektor saham infrastruktur melemah 2,37%, dan catat koreksi terbesar. Sementara itu, sektor saham teknologi turun 1,68%, sektor saham energi terpangkas 1,39%, dan sektor saham keuangan terperosok 1,04%.

Lalu sektor saham consumer nonsiklikal merosot 0,58%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,35%. Di sisi lain, sektor saham industri dan consumer siklikal masing-masing naik 2,22%. Sektor saham basic bertambah 0,74%, sektor saham properti melesat 0,49% dan sektor saham transportasi melejit 0,75%.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |