TBS Energy Bakal Buyback 815,80 Juta Saham, Segini Nilainya

13 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - PT TBS Energy Utama Tbk (TOBA) berencana melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham atau buyback di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menargetkan pembelian kembali hingga 815.812.093 lembar saham, setara sekitar 10% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

"Perkiraan jumlah saham dalam pembelian kembali saham adalah sebesar 815.802.093 lembar saham atau mewakili sebesar 10% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan sehingga masih dalam batasan sebagaimana ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku," tulis Corporate Secretary Pingkan Ratna Melati dalam laporannya ke BEI.

Rencana aksi korporasi tersebut akan terlebih dahulu dimintakan persetujuan dari para pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 16 April 2026.

Mengutip laman Keterbukaan Informasi BEI, Rabu (11/3/2026), dalam pelaksanaannya, TOBA menyiapkan dana sekitar Rp 448,69 miliar untuk mendukung program buyback tersebut.

Dana yang digunakan Perseroan untuk buyback saham akan berasal dari kas internal Perseroan dan tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan Perseroan secara signifikan untuk memenuhi kewajiban Perseroan lainnya yang akan jatuh tempo.

Emiten pertambangan batubara ini menegaskan dana Rp 448,69 miliar termasuk biaya transaksi, biaya pedagang perantara dan biaya lainnya sehubungan dengan transaksi Pembelian Kembali Saham Perseroan

Harga Saham Perseroan

Adapun perkiraan dana pembelian kembali di atas dihitung dengan menggunakan harga saham Perseroan pada penutupan perdagangan pada 9 Maret 2026, yaitu sebesar Rp 550 per saham.

Dalam hal harga saham Perseroan pada saat pelaksanaan pembelian kembali saham berbeda dengan harga saham Perseroan yang digunakan sebagai acuan perhitungan estimasi Perkiraan Dana Pembelian Kembali yang diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi ini. Maka dana yang disisihkan Perseroan untuk Pembelian Kembali Saham Perseroan akan menyesuaikan dengan harga Saham terkini di Bursa Efek Indonesia untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan dengan merujuk pada ketentuan Pasal 11 dan/atau Pasal 12 POJK No. 29/2023.

TBS Energi Utama (TOBA) Buyback 825,7 Juta Saham, Segini Nilainya

Sebelumnya, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham selama tiga bulan pada 24 Desember 2025-24 Maret 2026 dan maksimal 825,74 juta saham.

Jumlah saham yang di-buyback tersebut setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Adapun buyback saham yang dilakukan perseroan senilai Rp 586,27 miliar atau setara USD 34,91 juta (asumsi dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.790). Dana tersebut termasuk biaya transaksi, biaya pedagang perantara dan biaya lainnya sehubungan dengan transaksi pembelian kembali saham perseroan. Demikian mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/12/2025).

"Biaya untuk melaksanakan pembelian kembali saham perseroan akan berasal dari saldo kas internal perseroan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Perseroann telah menyisihkan sejumlah dana untuk pembelian kembali saham yang berasal dari saldo kas internal yang tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan perseroan secara signifikan untuk memenuhi kewajiban yang akan jatuh tempo.

Adapun perkiraan dana pembelian kembali tersebut dihitung memakai harga saham perseroan pada penutupan perdagangan 23 Desember 2025 yakni sebesar Rp 710 per saham.

Perseroan melakukan buyback saham dengan mempertimbangkan kondisi pasar modal yang berfluktuasi secara signifikan.

“Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan harga saham perseroan tidak mencerminkan nilai fundamental perseroan yang sesungguhnya, meskipun kinerja operasional dan kondisi keuangan perseroan tetap berada dalam keadaan yang sehat dan stabil,” demikian seperti dikutip.

Alasan Buyback Saham

Adapun pembelian kembali saham ini dilakukan sebagai salah satu upaya perseroan untuk:

  • Menjaga kepercayaan investor terhadap perseroan
  • Memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam pengelolaan struktur permodalan
  • Meningkatkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang
  • Menjaga stabilitas harga saham perseroan di tengah kondisi pasar yang tidak kondusif.

"Pelaksanaan pembelian kembali saham ini tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan, mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang memadai untuk mendukung operasional serta pelaksanaan pembelian kembali saham sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,”

Perseroan akan memakai kas internal untuk buyback saham yang diperkirakan hanya sebesar  4,33% dari seluruh total aset perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasi perseroan tercatat sebesar USD 805,68 juta.

Perseroan akan melaksanakan buyback saham baik melalui transaksi dalam Bursa Efek Indonesia maupun di luar Bursa Efek Indonesia sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK No.29/2023.

Dalam hal terdapat bagian dari Pembelian Kembali Saham yang dilaksanakan melalui transaksi dalam Bursa Efek Indonesia, maka Perseroan akan menunjuk satu Anggota Bursa Efek Indonesia untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan melalui perdagangan di BEI.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |