Emiten CYBR Gelar Stock Split Saham Rasio 1:2

9 hours ago 3
  • Mengapa PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) melakukan stock split?
  • Berapa rasio stock split yang akan dilakukan CYBR?
  • Apa manfaat yang diharapkan dari pelaksanaan stock split ini?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) akan melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Aksi korporasi ini dilakukan perseroan seiring harga saham yang sudah relatif tinggi.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/3/2026), PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) akan melakukan stock split saham dengan rasio stock split 1:2. Seiring stock split itu,jumlah saham setelah stock split mencapai 13.427.423.080 saham dari sebelumnya 6.713.711.540. Adapun nilai nominal saham setelah stock split menjadi Rp 12,50 per saham dari sebelumnya Rp 25 per saham.

Perseroan mengungkapkan alasan stock split ini seiring harga saham perseroan relatif tinggi. Kondisi ini menyebabkan nilai pembelian untuk satu lot saham perseroan hanya terjangkau oleh sebagian kecil investor sehingga berdampak pada keterbatasan  likuiditas perdagangan saham perseroan.

Perseroan berharap pelaksanaan stock split ini memberikan manfaat antara lain:

1.Meningkatkan jumlah lembar saham perseroan yang beredar, sekaligus menjadikan harga per lembar saham perseroan lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor.

2.Menjangkau basis investor yang lebih luas, sehingga dapat menambah jumlah pemegang saham perseroan dan memperkuat struktur kepemilikan saham perseroan.

3.Mendorong peningkatan volume perdagangan saham perseroan, sehingga likuiditas saham perseroan di pasar dapat menjadi lebih baik, dan

4.Menciptakan persepsi yang lebih positif terhadap prospek dan kinerja perseroan serta mendukung pertumbuhan nilai perseroan.

Perseroan menyatakan, pelaksanaan stock split tidak akan mengubah hak atau nilai kepemilikan saham yang dimiliki oleh pemegang saham.

“Jumlah dan harga saham akan disesuaikan secara proporsional sesuai rasio stock split, sehingga tetap mencerminkan nilai ekonomi yang setara sebelum stock split,” demikian seperti dikutip.

Selain itu, perseroan menyatakan struktur kepemilikan saham tetap terjaga, sementara harga per saham menjadi lebih terjangkau.

Jadwal Stock Split

Hingga tanggal keterbukaan informasi ini, perseroan telah menerbitkan waran seri I yang tercatat di BEI. Sehubungan dengan pelaksanaan stock split, penyesuaian terhadap waran seri I akan dilakukan sebagai berikut:

Sebelum stock split:

Jumlah waran seri I yang belum dilaksanakan: 240.230.562 waran

Harga pelaksanaan waran seri I: Rp 400 per waran

Rasio pelaksanaan (Waran:saham): 1:1

Setelah stock split:

Jumlah waran seri I yang belum dilaksanakan: 480.461.124 waran

Harga pelaksanaan waran seri I: Rp 200 per waran

Rasio pelaksanaan (waran:saham): 1:1

Berikut jadwal pelaksanaan stock split dan RUPSLB:

  • Permohonan persetujuan prinsip stock split ke BEI pada 29 Januari 2026
  • Persetujuan prinsip stock split dari BEI pada 25 Februari 2026
  • Penyampaian agenda RUPSLB ke OJK pada 3 Maret 2026
  • Pengumuman RUPSLB pada 10 Maret 2026
  • Keterbukaan informasi sehubungan dengan stock split pada 10 Maret 2026
  • Daftar pemegang saham yang berhak untuk menghadiri RUPSLB pada 17 Maret 2026
  • Pemanggilan RUPSLB pada 25 Maret 2026
  • RUPSLB pada 16 April 2026
  • Pengajuan permohonan pencatatan saham tambahan hasil pelaksanaan stock split ke BEI pada 8 Mei 2026
  • Keterbukaan informasi sehubungan dengan pelaksanaan stock split pada 19 Mei 2026
  • Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar regular dan pasar negosiasi pada 25 Mei 2026
  • Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar regular dan pasar negosiasi pada 26 Mei 2026

Pada perdagangan saham Selasa, 10 Maret 2026, harga saham CYBR naik 6,27% ke posisi Rp 1.440 per saham. Harga saham CYBR naik 145 poin ke posisi Rp 1.500 per saham. Saham CYBR berada di level tertinggi Rp 1.510 dan terendah Rp 1.395 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.594 kali dengan volume perdagangan saham 167.503 saham. Nilai transaksi Rp 23,9 miliar.

Kinerja Keuangan Perseroan

Sebelumnya, PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) mencatat kinerja kuat di industri layanan keamanan siber hingga September 2025. Dengan pertumbuhan pendapatan, margin yang lebih tinggi, dan profitabilitas terjaga.

CYBR membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp 297,2 miliar, meningkat 78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, serta mempertahankan laba bersih sebesar Rp 11,5 miliar.

Margin kotor mencapai 46 persen, total liabilitas turun 28 persen, sementara total aset meningkat 24 persen, menghasilkan posisi ekuitas yang lebih kuat senilai Rp 316,8 miliar.

Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher menyampaikan, posisi kas dan setara kas perusahaan naik 105 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp 22,9 miliar.

"Kami bangga dapat kembali mencatat pertumbuhan yang sehat dengan profitabilitas yang terjaga, didorong oleh pelaksanaan strategi yang disiplin serta kesuksesan ekspansi platform Intellibron," ujar Dannacher, Jumat (7/11/2025).

"Keamanan siber terus menjadi pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Tujuan kami empowering a safer digital future, menjadi panduan dalam setiap langkah inovasi, investasi, dan ekspansi," ungkapnya.

Pendorong Utama Pertumbuhan

Pertumbuhan ITSEC pada kuartal III 2025 didorong oleh kinerja kuat di segmen Managed Security Services, Operational Technology (OT) Security, serta kesuksesan komersial Intellibron, platform intelijen ancaman berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan sepenuhnya oleh perusahaan.

Awalnya dirancang untuk mendukung 60 juta pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia, kini Intellibron menjadi kontributor pendapatan terbesar ITSEC pada 2025. Lantaran telah memperluas jangkauannya ke India, Afrika, dan Timur Tengah.

"Intellibron lahir dari inovasi Indonesia dan kini menjadi motor pertumbuhan global kami. Ini membuktikan bahwa solusi keamanan siber berstandar internasional dapat dibangun di Indonesia dan dipercaya oleh dunia," kata Danancher.

Outlook dan Rencana Ekspansi

Bertumpu pada hasil sembilan bulan pertama tahun ini, ITSEC Asia memasuki kuartal terakhir 2025 dengan fokus pada inovasi dan ekspansi regional. Perusahaan akan meluncurkan modul-modul Intellibron berbasis kecerdasan buatan, serta meningkatkan kapasitas layanan Managed Security di Singapura, Australia, Mauritius, dan Uni Emirat Arab.

ITSEC juga memperbesar investasi riset dan pengembangan untuk menciptakan solusi pertahanan siber berbasis kecerdasan buatan dan manajemen risiko digital generasi berikutnya. Guna memastikan inovasi tetap menjadi proses berkelanjutan yang mendukung pertumbuhan jangka panjang.

"Tahun 2025 menjadi tahun yang penting bagi ITSEC. Pertumbuhan dan inovasi kami dibangun atas dasar kepercayaan dari klien, mitra, dan industri yang kami lindungi," pungkas Danancher.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |