Daftar 10 Saham Top Gainers-Losers hingga 3 Oktober 2025

3 months ago 51

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada 29 September-3 Oktober 2025. Kenaikan IHSG didorong mayoritas sektor saham yang menghijau.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (4/10/2025), IHSG sepekan naik 0,23% ke posisi 8.118,30 dari pekan lalu di posisi 8.099,33. Kenaikan IHSG itu diikuti kapitalisasi pasar saham yang naik 1,29% selama sepekan. Kapitalisasi pasar saham tercatat Rp 15.079 triliun dari pekan lalu Rp 14.888 triliun.

Kenaikan IHSG terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau. Dari 11 sektor saham, tiga sektor saham melemah. Sektor saham itu antara lain sektor saham transportasi dan logistik turun 4,39%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham perawatan kesehatan terpangkas 1,57% dan sektor saham keuangan turun 0,95%.

Sementara itu, sektor saham basic materials naik 5,88%, dan catat kenaikan terbesar. Diikuti sektor saham consumer siklikal menanjak 4,89% dan sektor saham properti dan real estate bertambah 3,76%.

Sektor saham energi menanjak 2,74%, sektor saham industri naik 0,67%, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 0,15%. Lalu sektor saham teknologi melesat 4,97% dan sektor saham infrastruktur bertambah 0,41%.

Sentimen IHSG

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, kenaikan IHSG sepekan dipicu sejumlah faktor. Pertama, ada sentimen shutdown pemerintahan Amerika Serikat (AS), tetapi hal itu cenderung diabaikan oleh investor karena masih ada harapan akan pemangkasan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) ke depan.

“Kedua, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang disebabkan oleh adanya sentimen shutdown yang akan menganggu aktivitas perekonomian AS dan tata kelola fiskalnya,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Selain itu, faktor ketiga, rilis data manufaktur China yang masih cenderung kontraksi dan masih akan berpengaruh negatif terhadap perekonomian China. “Keempat, rilis data neraca dagang Indonesia yang masih surplus dan juga adanya kenaikan inflasi pada September 2025,” kata dia.

Di tengah kenaikan IHSG sepekan, ada 10 saham yang catat kenaikan terbesar melebihi kinerja IHSG sepekan. Berikut 10 saham top gainers atau alami kenaikan terbesar selama sepekan ini:

Top Gainers Sepekan

1.PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) naik 226% menjadi Rp 163 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.

2.PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik 113,04% menjadi Rp 392 per saham dari pekan lalu Rp 184 per saham.

3.PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) naik 110,39% menjadi Rp 162 per saham dari pekan lalu Rp 77.

4.PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) naik 101,98% menjadi Rp 715 per saham dari pekan lalu Rp 354 per saham.

5.PT Pakuan Tbk (UANG) naik 98,16% menjadi Rp 5.925 per saham dari pekan lalu Rp 2.990 per saham.

6.PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) naik 81,08% menjadi Rp 1.005 per saham dari pekan lalu Rp 555 per saham.

7.PT Timah Tbk (TINS) naik 67,41% menjadi Rp 2.260 per saham dari pekan lalu Rp 1.350 per saham.

8.PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) naik 66,67% menjadi Rp 500 per saham dari pekan lalu Rp 300 per saham.

9.PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) naik 61,69% menjadi Rp 498 per saham dari pekan lalu Rp 308 per saham.

10.PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) naik 60,84% menjadi Rp 230 per saham dari pekan lalu Rp 143 per saham.

Top Losers Sepekan

Selain itu, di tengah kenaikan IHSG, ada 10 saham top losers atau catat koreksi terbesar. Berikut 10 saham top losers selama sepekan berdasarkan data BEI:

1.PT Cipta Selera Murni Tbk (CSM) merosot 29,92% menjadi Rp 424 per saham dari pekan lalu Rp 605 per saham.

2.PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) merosot 23,76% menjadi Rp 77 per saham dari pekan lalu Rp 101 per saham.

3.PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) merosot 23,64% menjadi Rp 252 per saham dari pekan lalu Rp 330 per saham.

4.PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) merosot 20,83% menjadi Rp 3.230 per saham dari pekan lalu Rp 4.080 per saham.

5.PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) merosot 19,78% menjadi Rp 73 per saham dari pekan lalu Rp 91 per saham.

6.PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) merosot 19,64% menjadi Rp 270 per saham dari pekan lalu Rp 336 per saham.

7.PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) merosot 17,68% menjadi Rp 163 per saham dari pekan lalu Rp 198 per saham.

8.PT Mega Perintis Tbk (ZONE) merosot 14,67% menjadi Rp 640 per saham dari pekan lalu Rp 750 per saham.

9.PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) merosot 14,58% menjadi Rp 615 per saham dari pekan lalu Rp 720 per saha,.

10.PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) merosot 14,17% menjadi Rp 218 per saham dari pekan lalu Rp 254 per saham.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |