Liputan6.com, Blora - Kasus pengeroyokan terhadap seniman organ tunggal bernama Asyik Nurdiansyah, warga Dukuh Karanglegi, Desa Patalan, Kecamatan Blora, terus berkembang dan menjadi perhatian luas masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pengusutan pelaku, Polres Blora juga mulai membahas berbagai persoalan yang muncul di sekitar lokasi kejadian, sekaligus menyiapkan formulasi baru terkait penyelenggaraan hiburan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Perkembangan tersebut mengemuka dalam audiensi antara jajaran Polres Blora dengan perwakilan Pekerja Seni Budaya Blora yang digelar di Mapolres, Kamis (18/6/2026). Audiensi dihadiri langsung Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, Kasatreskrim AKP Zaenul Arifin, Kapolsek Tunjungan AKP Subiyono, serta sejumlah perwakilan pekerja seni dari berbagai wilayah di Kabupaten Blora.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Asyik Nurdiansyah diduga menjadi korban pengeroyokan saat tampil menghibur masyarakat dalam sebuah acara hajatan di Dukuh Sukorame, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, pada Jumat (12/6/2026).
Peristiwa tersebut memicu reaksi keras dari kalangan pekerja seni budaya yang kemudian mendatangi Polres Blora untuk mengawal proses hukum, sekaligus meminta adanya jaminan keamanan bagi para seniman yang bekerja di lapangan.
Dalam audiensi itu, Kapolsek Tunjungan AKP Subiyono menjelaskan bahwa proses hukum telah berjalan. Korban sudah diperiksa, sedikitnya enam orang saksi telah dimintai keterangan, dan perkara tersebut telah ditingkatkan ke laporan polisi.
Selain itu, penyidik juga masih melengkapi alat bukti, termasuk menunggu hasil visum dari rumah sakit untuk memperkuat proses penyelidikan.
Namun pembahasan tidak hanya berhenti pada perkara pengeroyokan. Dalam forum tersebut muncul berbagai informasi yang berkembang di masyarakat terkait kondisi Desa Tutup yang belakangan menjadi sorotan.
Kapolsek Tunjungan sebelumnya mengungkapkan bahwa pihaknya pernah melakukan penindakan terhadap arena adu ayam yang berada di wilayah tersebut. Bahkan bangunan yang digunakan untuk aktivitas tersebut pernah dibongkar atas perintah Kapolres Blora.
Selain itu, operasi penyakit masyarakat atau operasi pekat juga pernah dilakukan untuk menekan peredaran minuman keras di wilayah tersebut.
Di tengah berkembangnya kasus pengeroyokan, muncul pula informasi dari sejumlah narasumber yang menyebut adanya aktivitas penjualan minuman keras di beberapa titik di Desa Tutup. Bahkan seorang mantan anggota DPRD Blora menyebut pihak yang memiliki hajat di lokasi kejadian disebut-sebut berprofesi sebagai penjual minuman keras.
Informasi tersebut hingga kini masih berupa keterangan narasumber dan belum menjadi kesimpulan resmi aparat penegak hukum.
Selain itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari seorang anggota kepolisian yang pernah bertugas di wilayah hukum Polres Blora, Desa Tutup juga disebut memiliki sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi penjualan minuman keras. Beredar pula informasi mengenai aktivitas penjualan makanan yang dikenal dengan istilah "nyambik", yang selama ini kerap menjadi perbincangan masyarakat.
Menanggapi berbagai informasi tersebut, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto memastikan pihaknya akan melakukan langkah konkret di lapangan.
"Kasat Reskrim sama Kasat Narkoba gabungan kita laksanakan razia. Ajak teman-teman media, mungkin kalau nggak bisa minggu ini karena banyak kegiatan, minggu depan," ujarnya, ditulis Jumat (19/6/2026).
Rencana razia gabungan tersebut menjadi salah satu tindak lanjut kepolisian dalam merespons berbagai informasi yang berkembang setelah kasus pengeroyokan terhadap Asyik Nurdiansyah mencuat ke publik.
AKBP Wawan juga menyampaikan bahwa Polres Blora akan melakukan evaluasi terhadap mekanisme perizinan kegiatan hiburan masyarakat. Evaluasi tersebut lahir dari berbagai masukan yang disampaikan kalangan pekerja seni selama audiensi berlangsung.
"Terima kasih saran masukan dari teman-teman seni yang akan kita formulasikan," katanya.
Menurut Kapolres Blora, ke depan setiap pemohon izin hiburan akan diwajibkan membuat surat pernyataan yang berisi komitmen menjaga keamanan para pekerja seni yang tampil dalam kegiatan tersebut.
"Bagi seluruh pemohon perizinan hiburan itu, si pemohon harus membuat surat pernyataan. Satu, bersedia untuk menjamin keamanan pekerja seni itu dari si pembuat hajat," tegasnya.
Selain aspek keamanan, Polres Blora juga akan mempertegas aturan mengenai batas waktu pelaksanaan hiburan.
"Yang kedua batas waktu terkait hiburan dilaksanakan. Bagusnya jam 11 malam atau jam 23.00 selesai," ujarnya.
AKBP Wawan menegaskan penghentian kegiatan hiburan nantinya harus menjadi tanggung jawab pemilik hajat, bukan pekerja seni maupun aparat kepolisian.
"Dan itu harus yang menghentikan adalah dari posisi pemilik hajat. Bukan dari pekerja seni, bukan dari aparat," katanya.
Apabila seluruh persyaratan tersebut disepakati oleh penyelenggara, maka kepolisian akan menerbitkan izin dan menyiapkan personel pengamanan.
"Kalau itu disepakati baru keluarkan surat izin, baru dilaksanakan, terus diarahkan anggota untuk pengamanan," jelasnya.
Menurut Kapolres Blora, pola tersebut diharapkan mampu mengurangi potensi konflik dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan hiburan masyarakat.
Sementara itu, kalangan pekerja seni menyambut positif berbagai langkah yang disampaikan kepolisian. Namun mereka menegaskan bahwa fokus utama tetap pada pengungkapan kasus pengeroyokan yang menimpa Asyik Nurdiansyah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263258/original/041334300_1781872296-365533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262166/original/087364900_1781773654-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_3.58.57_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262856/original/072721800_1781851273-1000861185.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262446/original/023114400_1781795444-ChatGPT_Image_Jun_18__2026__10_09_20_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262427/original/038502900_1781790224-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_20.35.13__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262431/original/080013000_1781790387-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_20.35.12.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262416/original/015658300_1781788900-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_19.51.34__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260700/original/006703800_1781624492-geliefde.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262255/original/098070600_1781776552-1000860388.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/4936759/original/084695800_1725472469-IMG_20240905_005417.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262132/original/019625000_1781771651-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_3.21.35_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261871/original/084253600_1781761058-1001371513.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260677/original/056641500_1781620086-tjahnom__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258560/original/032137000_1781360439-somah__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261304/original/063773700_1781694394-766806.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2370239/original/096295400_1538190133-20180929-Setelah-Gempa-dan-Tsunami-Melanda-Palu-AFP-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261112/original/050119800_1781681409-20260617_095218.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258578/original/046027800_1781365644-elis_kumara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260650/original/038398400_1781618153-tjahnom__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260707/original/033259800_1781627607-dalang2.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5280801/original/097453400_1752281943-AP25189527502082__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509994/original/069472800_1771813365-IMG-20260223-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509252/original/080084700_1771669777-Lokasi_anggota_Brimob_diduga_aniaya_pelajar_MTs_di_Tual_Maluku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5873691/original/093224900_1778774366-Bukan_lilin_biasa____tapi_apa_yang_membuatnya_istimewa_____Swipe_dan_temukan_jawabannya______scentedca__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1285023/original/047248200_1468217217-20160711-Layanan-Samsat-Keliling-HEL3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4140041/original/079196900_1661823451-30_agustus_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537841/original/020270100_1774468938-IMG_20260313_113512_559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1817916/original/096432200_1514865744-20180102-IHSG-FF2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539459/original/042034000_1774601091-Depositphotos_233856638_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5359436/original/029861900_1758670607-WhatsApp_Image_2025-09-24_at_06.35.24_209b2d99.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1401511/original/009072700_1478763262-20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444_04-AY2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356528/original/090932500_1611299592-20210122-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4173636/original/078085200_1664337307-bbm32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551789/original/055789600_1775743244-1001152736.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1692439/original/063200800_1503805346-20170827-Samsat-Keliling-AY1.jpg)