Liputan6.com, Jakarta - Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), Benjie Yap, mengungkapkan bahwa pemisahan bisnis es krim telah resmi selesai pada 8 Desember 2025.
"Pemisahan bisnis es krim kami selesai pada 8 Desember 2025," kata Benjie Yap, dalam Laporan Kinerja Keuangan PT Unilever Indonesia Tahun 2025, secara virtual Kamis (12/2/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan untuk meningkatkan fokus pada kategori produk utama yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan paling besar.
Selain itu, perusahaan juga tengah menyiapkan proses divestasi (pelepasan) merek Sariwangi yang ditargetkan rampung pada Maret 2026.
"Dan kami tetap berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan divestasi Sariwangi pada Maret 2026," ungkapnya.
Lebih lanjut, Benjie menjelaskan bahwa pemisahan bisnis es krim dan rencana divestasi Sariwangi merupakan bagian dari strategi penajaman portofolio. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk memastikan sumber daya perusahaan dapat dialokasikan secara lebih efektif.
Menurutnya, dengan mengurangi fokus pada bisnis yang dinilai kurang strategis, Unilever Indonesia berupaya memperkuat posisi di kategori produk yang memiliki potensi pertumbuhan konsisten.
Dampak Pemisahan Bisnis
Disisi lain, Benjie Yap mengungkapkan dampak finansial dari penghentian dua lini bisnis utama perseroan, yakni Es Krim dan Teh Sariwangi. Ia mengatakan, langkah divestasi ini dinilai memberi penguatan pada struktur margin sekaligus mempertegas fokus strategis perusahaan ke depan.
Ia mengungkapkan bahwa operasi Es Krim dan Sariwangi menyumbang 12,2% terhadap total penjualan UNVR berdasarkan laporan keuangan tahun penuh 2025. Kontribusi tersebut menunjukkan kedua lini memiliki peran signifikan dalam struktur pendapatan perseroan.
"Operasi yang dihentikan memberikan kontribusi 12,2% terhadap penjualan kami berdasarkan laporan keuangan tahun penuh 2025," ujarnya.
Sisi Margin
Dari sisi margin, kata Benjie penghapusan dua bisnis tersebut berdampak positif. Margin kotor meningkat sebesar 21 basis poin (bps) setelah operasi yang dihentikan tidak lagi diperhitungkan. Sementara itu, profit before tax (PPT) naik 63 bps, mencerminkan profil keuntungan yang lebih kuat.
"Margin kotor kami meningkat sebesar 21 bps setelah operasi yang dihentikan dihapus, sementara PPT meningkat sebesar 63 bps, mencerminkan profil margin yang lebih kuat," ujarnya.
Kontribusi laba bersih dari dua lini tersebut tercatat sebesar 8%. Setelah divestasi, manajemen memperkirakan margin laba bersih akan meningkat sekitar 50 bps, menandakan perbaikan efisiensi dan kualitas pendapatan.
"Kontribusi laba bersih dari operasi yang dihentikan ini adalah 8%, dan kami memperkirakan peningkatan margin laba bersih sebesar 50 bps setelah divestasi," pungkasnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771351/original/095342300_1710333128-20240313-IHSG-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487883/original/066756000_1769682062-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3046084/original/091856600_1581323843-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497602/original/037620100_1770638744-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2408411/original/021376800_1542192171-Pasar-saham-Indonesia1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500009/original/096559500_1770806201-IMG_4570.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499961/original/076553500_1770802580-IMG_4575.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499891/original/031853200_1770799300-IMG_4556.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4367299/original/058924000_1679443275-22_maret_2023-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3103081/original/031459600_1586948198-20200415-Pergerakan-IHSG-Turun-Tajam-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2935920/original/023277800_1570705755-20191010-IHSG-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883221/original/070679200_1720093647-20240704-IHSG-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1817919/original/067515000_1514865746-20180102-IHSG-FF5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487880/original/076464300_1769682052-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5167904/original/050730100_1742374600-20250319-OJK-ANG_6.jpg)










:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5383151/original/070161900_1760626344-Pembunuh_Wanita_Hamil_di_Kamar_Hotel_Palembang_Tertangkap.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384884/original/040171600_1760851296-IMG_5959-01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366212/original/085532900_1759220340-673x373.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380695/original/000808900_1760429712-IMG-20251014-WA0146.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356525/original/071853900_1611299590-20210122-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4768885/original/023099200_1710144866-fotor-ai-20240311151250.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958687/original/064386000_1727872149-20241002-Harga_Saham-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384979/original/080925900_1760860746-1000687629.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384077/original/020329200_1760742449-Screenshot_2025-10-18_054340.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394587/original/035514900_1761635483-IMG-20251026-WA0103_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4663031/original/094130800_1700896204-IMG-20231125-WA0062.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1694577/original/055475300_1503994464-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5281147/original/061238800_1752319708-20250712-Moto_GP-AFP_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1694576/original/098412300_1503994463-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384582/original/058306400_1760796751-Kepala_BNN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386201/original/002766600_1760959494-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395219/original/012800400_1761666242-WhatsApp_Image_2025-10-28_at_22.27.20.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)