Moody’s Pangkas Outlook 7 Perusahaan Indonesia Jadi Negatif, Ada TLKM dan ICBP

2 months ago 38

Liputan6.com, Jakarta - Moody’s Ratings merevisi outlook menjadi negatif dari sebelumnya stabil terhadap tujuh perusahaan non-keuangan di Indonesia. Langkah ini menyusul penegasan peringkat utang pemerintah Indonesia di level Baa2 sekaligus perubahan outlook sovereign menjadi negatif pada 5 Februari 2026.

Melansir laporan resmi pada situs Moody’s, Selasa (10/2/2026), perubahan prospek tersebut bukan disebabkan oleh pelemahan kinerja masing-masing perusahaan, melainkan terutama karena meningkatnya risiko terhadap kredibilitas kebijakan pemerintah Indonesia.

Moody’s menilai dalam setahun terakhir terdapat penurunan pada aspek prediktabilitas, konsistensi, dan efektivitas komunikasi kebijakan.

Jika tren ini berlanjut, kondisi tersebut berpotensi menggerus kredibilitas kebijakan yang selama ini menopang stabilitas makroekonomi, fiskal, serta sistem keuangan Indonesia.

Meski demikian, Moody’s tetap menegaskan peringkat Indonesia di Baa2 dengan mempertimbangkan ketahanan ekonomi yang masih solid. Faktor struktural seperti kekayaan sumber daya alam dan demografi yang kuat dinilai masih mendukung pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang stabil.

Daftar Perusahaan Terdampak

Tujuh perusahaan yang outlook-nya direvisi terdiri dari lima entitas terkait pemerintah (government-related issuers/GRI) dan dua perusahaan swasta. Pada saat yang sama, Moody’s menegaskan kembali peringkat kredit seluruh perusahaan tersebut.

Dua GRI dengan peringkat satu tingkat di atas sovereign (Baa1):

  • PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom)
  • PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).

Kedua entitas ini dinilai memiliki kualitas kredit mandiri yang kuat, posisi pasar dominan, serta profil keuangan yang solid. Namun, ruang kenaikan peringkat tetap terbatas karena posisi rating mereka sudah berada satu tingkat di atas peringkat Indonesia.

Tiga GRI dengan peringkat setara sovereign (Baa2):

  • PT Pertamina (Persero)
  • PT Pertamina Hulu Energi (PHE)
  • PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID).

Peringkat Pertamina didukung oleh integrasi bisnis migas dari hulu ke hilir serta dukungan sangat tinggi dari pemerintah, meski dibayangi risiko regulasi dan eksekusi proyek investasi besar.

PHE dinilai memiliki posisi strategis sebagai lengan hulu Pertamina dengan metrik keuangan yang kuat, namun tetap terekspos volatilitas harga minyak dan ekspansi agresif.

Sementara itu, MIND ID memperoleh dukungan dari perannya yang strategis dalam pengelolaan cadangan mineral nasional dan pengembangan hilirisasi, meski menghadapi risiko harga komoditas dan kebutuhan belanja modal besar.

Dua perusahaan swasta dengan peringkat Baa2:

  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
  • PT United Tractors Tbk (UT)

ICBP dinilai memiliki posisi dominan di pasar mi instan domestik serta ekspansi geografis yang memperkuat diversifikasi pendapatan. Profil keuangan konservatif dan likuiditas kuat juga menopang peringkatnya.

United Tractors didukung oleh posisi kuat di sektor alat berat dan jasa pertambangan serta likuiditas yang sangat baik, namun tetap rentan terhadap siklus industri komoditas dan risiko diversifikasi usaha.

Sensitif terhadap Peringkat Negara

Moody’s menegaskan bahwa dalam metodologi pemeringkatan mereka, kualitas kredit pemerintah menjadi faktor penting bagi entitas yang memiliki keterkaitan kuat dengan negara. Karena itu, perusahaan-perusahaan dalam daftar ini sensitif terhadap potensi penurunan lebih lanjut pada peringkat Indonesia.

Dengan outlook negatif, Moody’s menyatakan kecil kemungkinan terjadi kenaikan peringkat dalam waktu dekat. Outlook bisa kembali stabil apabila prospek sovereign Indonesia membaik dan profil kredit masing-masing perusahaan tetap terjaga.

Sebaliknya, tekanan penurunan peringkat dapat muncul jika peringkat Indonesia kembali diturunkan, dukungan pemerintah melemah, atau kinerja keuangan perusahaan memburuk secara signifikan hingga tak lagi sejalan dengan parameter peringkat saat ini.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |