Liputan6.com, Jakarta - Warga Sulut dan sekitarnya diingatkan untuk mewaspadai potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Hal ini dipicu oleh hujan deras dan cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.
“BMKB mengimbau warga di sembilan daerah kabupaten dan kota di Sulut mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi hingga tanggal 14 Agustus 2025,” ungkap Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama pada, Selasa (12/8/2025).
Dia memaparkan, sembilan kabupaten itu adalah Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
"Berdasarkan analisa kondisi dinamika atmosfer, kami memantau berbagai fenomena atmosfer yang mempengaruhi cuaca di wilayah Sulawesi Utara," ungkap Dhira Utama.
Beberapa fenomena tersebut antara lain, nilai anomali 'Sea Surface Temperature' (SST) berada di rentang 0.5 - 2.5 derajat Celsius menunjukkan penambahan massa uap air di sekitar perairan Sulawesi Utara.
Faktor Lainnya
Selain itu, terbentuknya pola belokan angin (shearline) akibat adanya sirkulasi siklonik di perairan timur Filipina.
“Selanjutnya, faktor lokal labilitas atmosfer yang kuat dan kelembaban udara yang tinggi hingga lapisan atas mendukung pertumbuhan awan-awan hujan semakin intens,” tuturnya.
Kombinasi dari fenomena-fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah kabupaten dan kota di Sulut dalam beberapa hari ke depan.
Imbauan untuk Masyarakat
"Kami mengimbau masyarakat dan pemerintah di Sulawesi Utara agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap peningkatan curah hujan dan angin kencang secara tiba-tiba," ujarnya.
Hal ini sebagai tindakan antisipasi bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang) terlebih khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing atau rawan longsor dan banjir.
Dia berharap warga terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari BMKG Sam Ratulangi Manado.