UBS Beli 2,9 Miliar Saham BUMI, Segini Nilainya

5 days ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yakni UBS Group AG menambah kepemilikan saham BUMI pada pertengahan November 2025.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (23/11/2025), UBS Group AG membeli 2.921.668.200 saham BUMI pada 14 November 2025 dengan harga pembelian Rp 197,72.  Jumlah saham yang dibeli itu setara 0,78%. Dengan demikian, nilai pembelian saham BUMI oleh UBS Group AG sekitar Rp 577,67 miliar.

“Tujuan transaksi untuk kegiatan lindung nilai derivatif klien, dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi, UBS Group AG memiliki 30.091.179.063 saham BUMI atau setara 8,1%. Sebelumnya UBS Group AG mengenggam 27.169.510.863 atau 7,32%.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 21 November 2025, harga saham BUMI turun 2,65% ke posisi Rp 220 per saham. Harga saham BUMI dibuka merosot dua poin ke posisi Rp 224 per saham. Saham BUMI berada di level tertinggi Rp 226 dan level terendah Rp 218 per saham. Total frekuensi perdagangan 69.500 dengan volume perdagangan 38.253.364 saham. Nilai transaksi Rp 844,2 miliar.

UBS Group Tambah Kepemilikan Saham di Bumi Resources

Sebelumnya, UBS Group AG melaporkan peningkatan kepemilikan saham di PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Jumlah saham yang dikuasai naik menjadi 26,22 miliar lembar saham atau setara 7,06% dari sebelumnya 25,80 miliar lembar saham atau 6,95%.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/10/2025), transaksi dilakukan pada 22 September 2025 dengan pembelian sebanyak 421,36 juta lembar saham dengan harga Rp 119 per saham, dengan total transaksi mencapai Rp 50 miliar. UBS menyebut, aksi korporasi ini dilakukan untuk kegiatan lindung nilai derivatif klien (client derivative hedging activities).

Status Kepemilikan Saham

Dalam laporan yang ditandatangani oleh Dominic Eichrodt dan Ruby Ko selaku perwakilan UBS Group AG, disebutkan bahwa kepemilikan saham diklasifikasikan sebagai saham biasa. Status kepemilikan terdiri dari kepemilikan langsung dan tidak langsung melalui beberapa entitas UBS.

UBS AG London Branch tercatat sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) atas nama akun UBS AG London. Adapun kepemilikan tidak langsung tercatat melalui UBS AG Singapore Branch, UBS Switzerland AG, dan UBS AG Hong Kong Branch yang masing-masing menjadi pemilik terdaftar atas nama klien wealth management. 

Selain itu, UBS Fund Management (Switzerland) AG dan MultiConcept Fund Management S.A. tercatat sebagai manajer dana.

Kinerja BUMI Kuartal III 2025

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)  mencatat kinerja keuangan beragam hingga kuartal ketiga 2025. Perseroan mencatat kenaikan pendapatan, tetapi laba anjlok hingga September 2025.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Perseroan mencatat pendapatan USD 1,03 miliar hingga September 2025, tumbuh 11,91 persen dari periode sama tahun sebelumnya USD 926.88 juta.

Beban pokok pendapatan bertambah 5,24 persen menjadi USD 875,99 juta hingga kuartal ketiga 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 833,27 juta.

Namun, laba bruto naik 72,3 persen menjadi USD 161,30 juta hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 93,60 juta. Beban usaha naik 12,8 persen menjadi USD 76,93 juta hingga September 2025 dari USD 68,18 juta.

Aset Perseroan

Seiring hal itu, laba usaha bertambah 231,8 persen menjadi USD 84,36 juta dari periode sama tahun sebelumnya USD 25,42 juta. Laba sebelum pajak penghasilan naik tipis menjadi USD 88,47 juta hingga kuartal ketiga 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 88,22 juta.

Perseroan mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk merosot 76,06 persen menjadi USD 25,39 juta hingga Septemebr 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 119,63 juta.

Ekuitas perseroan tercatat USD 2,81 miliar hingga September 2025 dari Desember 2024 sesudah kuasi USD 2,86 miliar. Liabilitas perseroan turun menjadi USD 1,13 miliar hingga September 2025 dari sesudah kuasi sebesar USD 1,29 miliar.

 Aset perseroan turun menjadi USD 3,94 miliar hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar USD 4,16 miliar. Perseroan kantongi kas dan setara kas USD 112,48 juta hingga September 2025 dari Desember 2024 sesudah kuasi sebesar USD 52,49 juta.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |