Rekomendasi Saham Hari Ini 25 November 2025: BRPT, BWPT, MEDC, MLPL, hingga AUTO

4 days ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan saham Senin (25/11/2025). IHSG hari ini berpeluang naik ke kisaran 8.600-8.662. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham pada perdagangan saham Selasa pekan ini?

IHSG naik 1,85% ke 8.570 dan disertai dengan ada peningkatan volume pembelian, dan area target penguatan terdekat sudah tercapai pada perdagangan saham Senin, 24 November 2025.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menyebutkan, IHSG masih berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii] sehingga IHSG masih berpeluang menguat ke rentang area 8.600-8.662. Ia mengatakan, IHSG akan berada di level support 8.491,8.341 dan level resistance 8.578,8.616 pada perdagangan Selasa pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance di kisaran 8.440-8.625.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Barito Pacific Tbk (BRTP), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Multipolar Tbk (MLPL).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Spec Buy

Saham BRPT menguat 0,29% ke 3.500 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama saham BRPT masih mampu bertahan di atas support 3.410, posisi BRPT saat ini diperkirakan berada di awal wave C dari wave (B).

Spec Buy: 3.460-3.490

Target Price: 3.790, 4.000

Stoploss: below 3.410

Rekomendasi Teknikal Lainnya

2.PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) - Buy on Weakness

Saham BWPT menguat 10,07% ke 164 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian.

“Kami memperkirakan, posisi BWPT saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave 3 dari wave (5) pada label hitam,” kata dia.

Buy on Weakness: 155-161

Target Price: 170, 179

Stoploss: below 151

3.PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) - Buy on Weakness

Saham MEDC menguat 4,35% ke 1.320 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, tetapi penguatannya masih tertahan oleh MA60. “Kami perkirakan, posisi MEDC saat ini berada di awal wave [iii] dari wave C.

Buy on Weakness: 1.290-1.315

Target Price: 1.360, 1.435

Stoploss: below 1.280

4.PT Multipolar Tbk (MLPL) - Buy on Weakness

Saham MLPL menguat 8,09% ke 147 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Herditya menuturkan, selama masih mampu berada di atas 135 sebagai stoplossnya, posisi MLPL saat ini diperkirakan berada di awal wave (C) dari wave [B].

Buy on Weakness: 140-145

Target Price: 155, 175

Stoploss: below 135

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 24 November 2025

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak signifikan pada perdagangan Senin, (24/11/2025). IHSG hari ini menyentuh rekor baru tertinggi pada 2025. Rekor IHSG itu terjadi di tengah transaksi harian saham mencapai Rp 45,7 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 1,85% ke posisi 8.570,25. Indeks LQ45 bertambah 2,09% ke posisi 863,35. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, penguatan IHSG hari ini masih sejalan dengan report yang di sampaikan pagi tadi, di mana IHSG masih berada di fase uptrendnya dan sudah mencapai dari target yang disampaikan. “Penguatan IHSG ini kami perkirakan, seiring dengan pergerakan bursa global yang menguat dan juga penguatan nilai tukar Rupiah terhadap USD, di sisi lain juga dipengaruhi dengan adanya rebalancing MSCI,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Sektor Saham

Pada awal pekan ini, IHSG berada di posisi tertinggi 8.570,25 dan terendah 8.429,46. Sebanyak 343 saham menguat sehingga angkat IHSG. 297 saham melemah dan 172 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.551.884 kali dengan volume perdagangan 51,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 45,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.682.

Dari 11 sektor saham, sektor saham kesehatan turun 0,10%. Sementara itu, sektor saham properti meroket 3,93%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer siklikal mendaki 2,54%, sektor saham infrastruktur melambung 2,36%, dan sektor saham energi bertambah 2,33%.

Kemudian sektor saham basic naik 1,05%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,91%, sektor saham keuangan menanjak 1,14%, sektor saham teknologi naik 0,86%. Lalu sektor saham transportasi bertambah 0,04%.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |