Rekomendasi Saham Hari Ini 2 Januari 2026: ADRO, IMPC, PTRO, UNVR

21 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Jumat, (2/1/2026). IHSG hari ini akan menguji posisi 8.730-8.905. Bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG ditutup naik terbatas 0,03% ke posisi 8.646 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penutupan pun mampu berada di atas moving average (MA) 20 harian.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, ada beberapa skenario yang memungkinkan terjadi untuk IHSG, di mana pada best case (biru), IHSG sudah menyelesaikan wave [iv] dari wave 5 sehingga IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji rentang 8.730-8.905.

“Namun, pada dua skenario lain (hitam dan merah), IHSG masih rawan terkoreksi dahulu,” kata Herditya.

Ia mengatakan, IHSG berada di level support 8.525,8.493 dan level resistance 8.656,8.714 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)

Saham ADRO melemah 6,94% ke 1.810 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Herditya menuturkan, selama saham ADRO masih mampu berada di atas 1.765 sebagai stoplossnya, posisi ADRO sedang berada pada akhir wave [ii] dari wave C.

Spec buy: 1.795,1.810

Target price: 1.870,1.910

Stoploss: below 1.765

2.PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC)

Saham IMPC terkoreksi 2,24% ke posisi 3.930 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Saat ini kami memperkirakan posisi IMPC sedang berada pada bagian awal dari wave 5 dari wave (5),” kata Herditya.

Buy on Weakness: 3.760,3.880

Target price: 4.230,4.440

Stoploss: below 3.720

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Petrosea Tbk (PTRO)

Saham PTRO menguat 1,16% ke posisi 10.925 dan masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20.

“Kami memperkirakan, posisi PTRO sedang berada pada awal wave [v] dari wave (3) pada label hitam,” kata dia.

Buy on weakness: 10.650,10.875

Target price: 11.575,11.850

Stoploss: below 10.150

4.PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Saham UNVR bergerak flat di 2.600 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih belum mampu menembus MA20.

“Kami memperkirakan, posisi UNVR saat ini berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (3),” ujar dia.

Buy on weakness: 2.530,2.590

Target price: 2.870,3.060

Stoploss; below 2.460

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 30 Desember 2025

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan saham terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, (30/12/2025). IHSG hari ini ditutup menguat terbatas di tengah sektor saham consumer siklikal pimpin kenaikan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,03% ke posisi 8.646,93. Indeks saham LQ45 melemah 0,64% ke posisi 846,57. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.663,66 dan level terendah 8.584,86. Sebanyak 346 saham menguat sehingga angkat IHSG. 317 saham melemah dan 146 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.607.631 kali dengan volume perdagangan saham 39,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 20,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.755.

Sektor Saham

Dari 11 sektor saham, enam sektor saham menghijau. Sektor saham consumer siklikal naik 3,03%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham infrastruktur bertambah 2,04%, sektor saham keuangan menanjak 0,97%. Lalu sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,51%, sektor saham properti bertambah 0,36%, sektor saham industri naik 0,19%.

Sementara itu, sektor saham kesehatan merosot 1,53%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic susut 1,17%, sektor saham teknologi melemah 0,98%, sektor saham energi terpangkas 0,19%, sektor saham transportasi susut 0,11%.

Pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, investor pada hari terakhir perdagangan di BEI pada 2025 lebih wait and see seiring banyak investor yang tidak ingin posisi hold melewati masa libur panjang karena khawatir ada kejutan atau sentimen negatif saat hari libur.

“Sehingga jika investor portofolionya sudah ada keuntungan, investor bisa mengunci keuntungannya terlebih dahulu lalu mulai buyback pada awal tahun,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menambahkan, pada hari ini juga ex date dividen dari BBRI dan ADRO sehingga menghambat IHSG.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |