Liputan6.com, Jakarta - Ekonomi domestik yang diprediksi lebih baik pada 2026 dan sentimen global yang lebih positif akan menjadi katalis untuk investasi saham. Lalu bagaimana prospek saham konglomerasi pada 2026?
Fund Manager Syailendra Capital Rendy Wijaya menuturkan, pihaknya prediksi IHSG masih dapat bertumbuh positif pada 2026. Hal itu didukung sentimen global yang lebih positif, kondisi ekonomi domestik yang lebih baik pada 2026 didukung aktivitas konsumsi yang berpotensi meningkat.
Demikian juga disampaikan pengamat pasar modal Reydi Octa. Reydi menuturkan, IHSG akan cenderung positif pada 2026. Hal tersebut didorong sejumlah faktor, salah satunya pemangkasan suku bunga bank sentral. “Apalagi jika didukung oleh ekonomi gobal dan domestik yang stabil, peluang penurunan suku bunga lanjutan, inflow asing ke IHSG (saat ini IHSG masih didominasi oleh investor domestik, serta perbaikan kinerja emiten yang solid,” kata Reydi.
Seiring IHSG diprediksi positif pada 2026, bagaimana prediksi saham konglomerasi?
Mengutip berbagai sumber, saham konglomerasi merupakan saham perusahaan yang termasuk dari sebuah grup bisnis. Perusahaan induknya mengoordinasikan beragam sektor bisnis milai dari sektor keuangan keuangan, telekomunikasi, properti, energi, makanan hingga industri berat.
Untuk prospek saham konglomerasi pada 2026, Reydi menilai, saham konglomerasi masih berpotensi jadi perhatian investor. Ia menilai, minat investor di saham konglomerasi belum sepenuhnya mereda.
“Saham konglomerasi memberikan pola kenaikan harga yang signifikan dan relatif cepat. Terlepas dari valuasi sahamnya, basis narasi melalui aksi korporasi masih menjadi perhatian investor ke depan. Saham konglomerasi cenderung adaptif terhadap perubahan industri,” kata Reydi.
Sementara itu, Rendy memprediksi, saham konglomerasi masih menjadi kontributor signifikan bagi IHSG pada 2026 mempertimbangkan banyaknya agenda aksi korporasi pada emiten konglomerasi serta potensi inklusi global seperti MSCI yang dapat mengundang aliran dana investor asing.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Pasar Modal Indonesia Raih Kinerja Positif Sepanjang 2025, IHSG Tumbuh 22,1%
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pasar modal Indonesia menunjukkan capaian positif sepanjang 2025, meskipun pasar keuangan global diwarnai ketidakpastian, tensi geopolitik, hingga perlambatan ekonomi di sejumlah negara utama.
Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK Eddy Manindo Harahap menyampaikan hingga menjelang penutupan tahun, indikator utama pasar modal mencatat pertumbuhan yang signifikan. Hingga 29 Desember 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbuh 22,1 persen secara year to date dan ditutup pada level 8.644,26.
"Secara umum dapat saya sampaikan pasar modal Indonesia menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan menjelang penutupan tahun 2025,” ujar Eddy dalam konferensi pers, Selasa (30/12/2025).
Selain IHSG, nilai kapitalisasi pasar melonjak mencapai Rp 15.810 triliun atau tumbuh 28,16 persen secara year to date. Dari pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup pada posisi 440,19 atau meningkat 12,1 persen sepanjang tahun berjalan.
Penghimpunan Dana
Dari sisi penghimpunan dana, hingga 29 Desember 2025 tercatat 210 penawaran umum, termasuk 18 emiten saham baru yang telah memperoleh pernyataan efektif dari OJK, dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp 268,14 triliun. Nilai tersebut melampaui target OJK sebesar Rp 220 triliun.
"Ini menjadi bukti nyata kepercayaan yang terus menguat terhadap pasar modal Indonesia,” kata Eddy.
Kinerja positif juga terlihat pada produk investasi lainnya. Penghimpunan dana melalui securities crowdfunding (SCF) secara akumulatif hingga 23 Desember 2025 mencapai Rp 1,808 triliun dengan melibatkan 971 penerbit.
Sementara itu, aset kelolaan reksa dana per 24 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 1.039,71 triliun atau meningkat 24,16 persen secara year to date, dengan nilai aktiva bersih mencapai Rp 681,23 triliun atau tumbuh 36,45 persen.
Aktivitas Perdagangan Saham
Aktivitas perdagangan saham turut mencatatkan peningkatan, tercermin dari rata-rata nilai transaksi harian yang mencapai Rp 18,06 triliun atau naik 40,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi investor, jumlah Single Investor Identification (SID) per 23 Desember 2025 tercatat mencapai 20,2 juta, dengan penambahan 5,34 juta investor baru sepanjang tahun. Mayoritas investor individu didominasi generasi muda berusia di bawah 40 tahun yang mencapai lebih dari 79 persen dari total SID.
Di sisi pengembangan instrumen baru, perdagangan karbon secara akumulatif sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 24 Desember 2025 mencatat volume transaksi sebesar 1,6 juta ton CO₂ ekuivalen, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 80,75 miliar. Hingga periode tersebut, sebanyak 150 perusahaan telah berpartisipasi sebagai pengguna jasa, dengan unit karbon yang masih tersedia mencapai 2,67 juta ton CO₂e.
Sementara itu, transaksi keuangan derivatif dengan underlying efek, baik single stock futures maupun indeks, sejak awal tahun hingga Desember 2025 mencatatkan total volume transaksi sebesar 9.907,18 lot, dengan frekuensi transaksi mencapai 4,4 juta kali dan jumlah kontrak sebanyak 480 kontrak.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3146517/original/073532100_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4768885/original/023099200_1710144866-fotor-ai-20240311151250.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466008/original/069480300_1767787753-Baja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4834401/original/078687200_1715874903-WhatsApp_Image_2024-05-16_at_15.35.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182878/original/054164800_1744109078-20250408-Penutupan_IHSG-HER_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1801012/original/085869600_1513229647-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883222/original/037561100_1720093648-20240704-IHSG-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3103081/original/031459600_1586948198-20200415-Pergerakan-IHSG-Turun-Tajam-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2970772/original/032944800_1574070739-20191118-Perdagangan-Awal-Pekan-IHSG-Ditutup-di-Zona-Merah-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3008994/original/036183300_1577703439-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1816138/original/069258400_1514544766-20171229-ISHG-AY1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463382/original/056596000_1767610256-WhatsApp_Image_2026-01-05_at_10.42.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447215/original/087361200_1765950728-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439884/original/093529400_1765407983-Wall_street.png)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363858/original/020456500_1758978429-00004XTR_01383_BURST20250927170746.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365227/original/069533300_1759147359-WhatsApp_Image_2025-09-29_at_18.52.10.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362984/original/084412600_1758878600-IMG_20250926_133459.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349019/original/049891800_1757909694-honda-recalls-2025-acura-rdx-for-potential-loss-of-power-steering-assist_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377989/original/083133800_1760174471-Mobil_Sultan_HB_X_berhenti_di_lampu_merah_tanpa_pengawalan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345440/original/062952500_1757563718-Mercedes-Benz-EQS-solid-state-battery-prototype-012-6-1260x709.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5344823/original/006060200_1757494390-IMG-20250910-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1503744/original/055901900_1486724745-20170210--IHSG-Ditutup-Stagnan--Bursa-Efek-Indonesia-Jakarta--Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3417790/original/054559700_1617321679-lo-lo-CeVj8lPBJSc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1817919/original/067515000_1514865746-20180102-IHSG-FF5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356525/original/071853900_1611299590-20210122-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364295/original/033013800_1759056277-IMG-20250927-WA0064.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345819/original/015782700_1757574238-IMG-20250911-WA0018.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366029/original/021275400_1759214006-Daihatsu-Copen-Variants_edit_129823537549460.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349646/original/086551500_1757925976-20250915_152748.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368063/original/066099000_1759334436-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5383151/original/070161900_1760626344-Pembunuh_Wanita_Hamil_di_Kamar_Hotel_Palembang_Tertangkap.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316114/original/045112100_1755225811-BYD_ATTO_1_Semarang-Solo-Jogja__16_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4337401/original/045360700_1677308325-IMG-20230225-WA0024.jpg)