Mandiri Investasi Siap Luncurkan ETF Emas Syariah 2026, Gandeng Mandiri Sekuritas

2 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) bersiap meluncurkan produk Reksa Dana ETF Emas Syariah pada kuartal pertama 2026. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT Mandiri Sekuritas.

Mandiri Sekuritas nantinya akan berperan sebagai Dealer Partisipan ETF Emas pertama di Indonesia, sehingga perdagangan ETF dapat berlangsung lebih likuid dan efisien.

Kolaborasi dua entitas dalam Mandiri Group itu bertujuan membangun ekosistem ETF syariah berbasis emas yang mudah diakses oleh investor. Nantinya, investor bisa membeli atau menjual unit penyertaan ETF tersebut layaknya transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui platform Mandiri Sekuritas.

Direktur Mandiri Investasi, Hardiyanto Pilia, menjelaskan bahwa ETF Emas Syariah yang tengah disiapkan merupakan reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang didukung emas fisik sebagai underlying. Seluruh pengelolaan produk mematuhi prinsip syariah berdasarkan Fatwa DSN MUI No. 163/DSN-MUI/VII/2025.

“Reksa Dana ETF Emas Syariah yang akan kami luncurkan diharapkan dapat menjadi solusi investasi modern dibandingkan berinvestasi di emas fisik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).

Produk ini juga dirancang mengikuti harga emas domestik maupun global dengan biaya transaksi terjangkau.

Permintaan Terus Meningkat

Mandiri Investasi optimistis produk ETF Emas Syariah akan mendapat respons positif dari investor ritel maupun institusi. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan terhadap instrumen berbasis emas terus meningkat menyusul ketidakpastian ekonomi global dan volatilitas pasar.

Tren serupa juga terlihat di pasar internasional, di mana ETF emas mencatat AUM sebesar USD 472 miliar per September 2025 menurut World Gold Council.

Di sisi lain, Mandiri Sekuritas tidak hanya bertindak sebagai perantara perdagangan di BEI, tetapi juga menjadi pihak yang membeli dan menjual emas fisik untuk kebutuhan creation dan redemption unit di pasar primer. Peran ini memastikan ketersediaan likuiditas yang memadai untuk ETF Emas Syariah Mandiri Investasi.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, menyatakan, “Kami sangat menyambut baik kerja sama untuk memperdagangkan Reksa Dana ETF Emas Syariah dengan spread kompetitif dan volatilitas harga yang lebih terkelola.”

Dorong Pertumbuhan Asset Under Management

Oki menambahkan bahwa investor tidak perlu khawatir soal likuiditas produk yang akan diluncurkan Mandiri Investasi tersebut. Menurutnya, dukungan ekosistem kuat Mandiri Group memberikan rasa aman bagi investor.

“Produk ini merupakan solusi bagi para investor… sangat cocok untuk investor yang ingin eksposur emas sebagai safe haven atau diversifikasi portofolio,” kata Oki.

Mandiri Investasi juga menargetkan produk baru ini dapat mendorong pertumbuhan Asset Under Management (AUM) pada 2026. Hingga 28 November 2025, total dana kelolaan perusahaan telah mencapai lebih dari Rp 70 triliun secara konsolidasi dan diperkirakan terus meningkat hingga akhir tahun.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |