Laba Bersih CLEO Tembus Rp 305,12 Miliar

6 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), menunjukkan kinerja keuangan yang sangat solid. Hingga sembilan bulan pertama tahun ini, CLEO berhasil mencatatkan penguatan penjualan sebesar 6% year-on-year (YoY) atau mencapai Rp 2,09 triliun.

Pencapaian pertumbuhan penjualan CLEO ini bahkan melampaui kinerja rata-rata industri AMDK nasional yang secara historis tumbuh di kisaran 5% per tahun. Angka ini menegaskan kemampuan CLEO untuk menjaga performa kuat di tengah dinamika dan persaingan pasar yang semakin ketat.

Fakta menariknya, seluruh segmen CLEO memberikan kontribusi positif. Segmen botol, yang menjadi kontributor utama, mencatat penjualan bersih Rp 1,15 triliun atau tumbuh 7% YoY. Sementara itu, segmen non botol juga mengalami peningkatan 4% dibandingkan periode sebelumnya, menjadi Rp 897,02 miliar.

CEO PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), Melisa Patricia, menyatakan bahwa strategi perusahaan berjalan efektif.

“Pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi kami, di mana ekspansi dan inovasi melalui peluncuran produk baru telah memberikan fondasi yang kuat bagi kinerja Perusahaan. Kami yakin, dampak positif dari strategi ini akan semakin terlihat pada tahun mendatang,” ujar Melisa Patricia dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).

Kunci Laba Murni CLEO: Ekspansi dan Efisiensi Operasional 

Di tengah strategi ekspansi dan inovasi yang agresif, CLEO tidak hanya fokus pada pertumbuhan top line (penjualan), tetapi juga berhasil mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 305,12 miliar hingga akhir September 2025.

Pencapaian laba fantastis ini ditopang oleh langkah perusahaan yang konsisten dalam memperluas jaringan pabrik dan distribusi. Melalui inisiatif inovasi, CLEO berkomitmen untuk selalu hadir memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di berbagai wilayah.

Selain memperluas jangkauan, CLEO juga terus memperkuat kinerja operasional internal. Perusahaan melakukan optimalisasi teknologi di seluruh lini bisnis, mulai dari produksi hingga distribusi. Upaya ini memastikan proses bisnis berjalan semakin efektif dan efisien, sehingga mampu menekan biaya operasional meskipun perusahaan sedang gencar melakukan perluasan pasar.

CLEO memandang bahwa ekspansi dan inovasi merupakan fondasi penting untuk mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan. Langkah strategis ini diharapkan terus memberikan nilai tambah bagi perusahaan seiring dengan meningkatnya permintaan akan produk CLEO di masa depan.

Gebrakan Produk Ramah Lingkungan dan Perluasan Pabrik Baru 

Tahun ini, CLEO kembali membuat gebrakan inisiasi baru yang menunjukkan komitmen pada sustainability lingkungan. Tepat pada perayaan ulang tahun ke-22 Perusahaan pada 14 November lalu, CLEO meluncurkan produk terbarunya: Cleo Eco Lite.

Produk ini dikemas dengan kemasan yang lebih ringan serta ramah lingkungan. Kehadiran Cleo Eco Lite bukan hanya menyegarkan pasar, tetapi juga menjadi semangat baru bagi CLEO untuk berkontribusi bagi masyarakat Indonesia sekaligus menegaskan komitmen perusahaan yang peduli pada lingkungan.

Dukungan CLEO terhadap masyarakat Indonesia juga ditegaskan melalui rencana perluasan jaringan pabrik dan distribusi. Saat ini, CLEO sudah mengoperasikan total 32 pabrik. Perusahaan berencana menambah 3 pabrik baru yang berlokasi strategis di luar pulau Jawa, yaitu di Palu, Pontianak, serta Pekanbaru.

Ketiga pabrik baru tersebut diharapkan dapat beroperasi penuh pada tahun 2026. Perluasan ini akan semakin mempermudah akses masyarakat terhadap produk CLEO sekaligus memperkuat posisi pasar perusahaan di seluruh Indonesia.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |