IHSG Hari Ini 28 November 2025 Diprediksi Menghijau, Cek Rekomendasi Sahamnya

22 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Jumat, (28/11/2025). Potensi kenaikan IHSG hari ini dapat terjaga jika indeks bertahan di 8.442. Dengan prediksi IHSG menguat tersebut, apa saja rekomendasi saham-nya?

Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar menuturkan, momentum melemah, tren IHSG masih kuat. Ia mengatakan, selama IHSg bertahan di atas 8.442, bias bullish tetap terjaga, dengan area 8.5008.450 menjadi zona konsolidasi sehat. "Penembusat di bawah 8.442 baru membuka risiko perubahan tren,” kata dia.

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,65% disertai aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp 884 miliar pada perdagangan saham Kamis, 27 November 2025. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing antara lain BUMI, BBRI, BBCA, INET dan BMRI.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, IHSG berpotensi menguat pada perdagangan saham Jumat pekan ini. IHSG akan berada di level support 8.480-8.520 dan level resistance 8.570-8.600.

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU).

Rekomendasi Saham

Trading Idea hari ini: BUMI, BKSL, BBYB, INET, CUAN, dan RATU:

  • BUMI Buy on Weakness dengan area beli di 236-242, cutloss di bawah 230. Target dekat di 248-254.
  • BKSL Buy on Weakness dengan area beli di 136-141, cutloss di bawah 132. Target dekat di 148-151.
  • BBYB Spec Buy dengan area beli di 482-494, cutloss di bawah 478. Target dekat di 510-535.
  • INET Spec Buy dengan area beli di 615-630, cutloss di bawah 600. Target dekat di 645-665.
  • CUAN Buy on Weakness dengan area beli di 2510-2580, cutloss di bawah 2500. Target dekat di 2610-2660.
  • RATU Buy on Weakness dengan area beli di 11850-12000, cutloss di bawah 11800. Target dekat di 12225-12575. 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 27 November 2025

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham Kamis, (27/11/2025).Koreksi IHSG terjadi di tengah mayoritas sektor saham melemah dan transaksi harian saham mencapai Rp 27,7 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup  melemah 0,65% ke posisi 8.545,86. Indeks LQ45 turun 1,47% ke posisi 852,02. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, koreksi IHSG ini terjadi di tengah penguatan mayoritas bursa global dan regional, serta nilai tukar Rupiah yang menguat terhada dolar Amerika Serikat.

Sektor Saham

"Kami mencermati pelemahan IHSG dibebani oleh sektor finansial dan teknologi, nampaknya hal ini cukup wajar mengingat IHSG telah membentuk all time high (ATH) baru di  mana diperkirakan adanya aksi profit taking meskipun tidak menutup kemungkinan adanya outflow asing pada emiten perbankan,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.622,26 dan level terendah 8.521,49. Sebanyak 382 saham melemah sehingga bebani IHSG. Namun, 283 saham menguat sehingga tahan koreksi IHSG. 144 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.962.871 kali dengan volume perdagangan 51,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 27,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.625.

Sektor saham bervariasi dengan kecenderungan melemah pada Kamis pekan ini. Sektor saham consumer nonsiklikal turun 0,74%, dan mencatat koreksi terbesar. Sektor saham kesehatan merosot 0,52%. Sektor saham energi terpangkas 0,25%, sektor saham consumer siklikal turun 0,12%, sektor saham keuangan terpangkas 0,15% dan sektor saham teknologi melemah 0,27%.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |